-
Asus dan Lenovo meluncurkan laptop tipis baru untuk menantang MacBook Neo.
-
Lenovo mengandalkan Lecoo Air 2026 dengan layar tajam untuk kreator.
-
Asus merilis Vivobook 16SE dan laptop gaming premium ROG Strix G18.
Suara.com - Apple MacBook Neo meluncur dengan menawarkan fitur kompetitif pada segmen Rp10,7 juta hingga Rp13 juta.
Persaingan laptop premium tipis sekarang diramaikan oleh Asus dan Lenovo.
Asus resmi meluncurkan laptop Vivobook 16SE sebagai penantang tangguh Apple MacBook Neo.
Tak mau ketinggalan, Lenovo turut menyiapkan laptop ultra-tipis Lenovo Lecoo Air 2026.
Lenovo Lecoo Air 2026 atau Lenovo Air diharapkan dapat bersaing dengan MacBook Neo dalam hal harga belasan juta rupiah.
Perusahaan menghadirkan tiga varian utama, yakni Lenovo Air 13, Air 14, dan Air 15.

Seri Air 13 menjadi yang paling mencolok dengan layar 13,3 inci beresolusi 2560x1600 piksel dan refresh rate 120Hz.
Meski Lenovo mengakui layar matte anti-silau miliknya masih sedikit di bawah layar Liquid Retina MacBook Neo dalam hal tingkat kecerahan, namun dukungan sRGB 100 persen dan 400 nits sudah sangat mumpuni untuk kreator konten muda.
Dapur pacunya mengandalkan Intel Core 5 320 yang dipadukan dengan RAM 16 GB dan penyimpanan PCIe 4.0 512 GB, memberikan performa stabil pada konsumsi daya 24 W.
Bagi pengguna yang memprioritaskan portabilitas ekstrem, Lenovo Air 14 hadir dengan ketebalan hanya 12,95 mm dan berat 1 kg saja.
Menariknya, meski ditenagai Core 5 315 yang lebih hemat daya, laptop ini tetap membawa RAM 12 GB. Itu lebih tinggi daripada RAM 8 GB yang dimiliki MacBook Neo standar.
Seluruh lini dijadwalkan memulai masa pre-order pada 26 Mei 2026 dan diperkirakan akan menyapa pasar global dengan nama IdeaPad.
Mengutip Notebookcheck, Asus tidak tinggal diam dengan merilis Vivobook 14SE dan 16SE model 2026.

Asus mengklaim bahwa "panel memberikan pengalaman visual yang lebih tajam serta mulus" berkat penggunaan layar 16 inci 144Hz.
Dengan harga sekitar Rp13,01 juta di pasar China, Asus menawarkan paket lengkap termasuk port USB-C dengan Power Delivery yang lebih fleksibel.