Penerapan Teknologi di Pendidikan, PSTI UPI Purwakarta Gelar Workshop Dihadiri Guru PAUD dan SMK

tasikmalaya

Kamis, 24 Agustus 2023 | 22:41 WIB
Penerapan Teknologi di Pendidikan, PSTI UPI Purwakarta Gelar Workshop Dihadiri Guru PAUD dan SMK
Potret jajaran PSTI UPI Purwakarta dan pembicara workshop Microlearning untuk pendidikan. (Istimewa)

SUARA TASIKMALAYA - Program Studi (Prodi) Pendidikan Sistem dan Teknologi Informasi (PSTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta. Menggelar tema workshop "Pengembangan Media Digital Berbasis Microlearning Bagi Guru Satuan Pendidikan di Kabupaten Purwakarta".

Perihal tujuannya untuk penerapan dan meningkatkan pemahaman teknologi dalam dunia pendidikan yang dihadiri oleh guru PAUD hingga SMK.

Urgensi adaptasi teknologi pada semua tingkatan. Terutama dalam pemanfaatan teknologi yang berfungsi untuk proses pembelajaran.

Pembicara workshop tersebut di antaranya Dr. Suprih Widodo, Dian Permata Sari, Rizki Hikmawan, Liptia Venica, Hafiyyan Putra Pratama, dan Syifaul Fuada.

Ketua Program Studi (Kaprodi) PSTI, Ir. Nuur Wachid Abdul Majid menyampaikan, ucapan rasa terima kasihnya karena guru yang hadir terlihat sangat antusias mengikuti workshop tersebut.

"Dengan adanya muatan pelajaran Informatika di SMP dan SMA serta ekstrakurikuler TIK di semua jenjang, workshop ini menjadi langkah tepat untuk membahas dan merancang penerapan teknologi secara efektif dan terarah," ungkap Nuur Wachid.

Konsep yang jadi perhatian utama dari workshop ini yakni "microlearning".

Microlearning adalah pendekatan pengembangan materi ajar dalam bentuk yang singkat. Salah satu contohnya yaitu video durasi sekitar 3-5 menit.

"Kita semua tahu bahwa dalam era digital ini, perhatian kita cenderung singkat. Oleh karena itu, metode microlearning menjadi solusi untuk menyampaikan informasi dengan efektif tanpa membuat peserta didik merasa jenuh," paparnya.

Ketua pelaksana yang juga sebagai Kaprodi itu juga sebut terkait pengembangan microlearning tidak hanya perihal durasi pendek, tetapi juga dampak yang dihasilkan.

"Pendekatan ini mendorong pembuatan materi pembelajaran yang padat informasi, relevan, dan mudah dipahami. Hal ini akan memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa dan efisiensi waktu dalam proses pembelajaran," pungkasnya.

Oleh karena itu, guru PAUD hingga SMK yang berpartisipasi pada acara yang bertema dalam menekankan teknologi untuk pendidikan berhasil digelar dengan lancar.(*)

Kontributor: Agit Wisnu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Bandung Barat, Mahasiswa KKN UPI RPI Institute Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Senam Sehat

Di Bandung Barat, Mahasiswa KKN UPI RPI Institute Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Senam Sehat

Tasikmalaya | Kamis, 24 Agustus 2023 | 22:20 WIB

Bikin Haru, Jimin BTS Diam-Diam Donasikan 100 Juta Won ke Kantor Pendidikan

Bikin Haru, Jimin BTS Diam-Diam Donasikan 100 Juta Won ke Kantor Pendidikan

Your Say | Kamis, 24 Agustus 2023 | 19:27 WIB

Ungkap Sisi Gelap, Ini 4 Rekomendasi Drama Korea dengan Tema Pendidikan

Ungkap Sisi Gelap, Ini 4 Rekomendasi Drama Korea dengan Tema Pendidikan

Your Say | Kamis, 24 Agustus 2023 | 19:20 WIB

Terkini

Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis

Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis

Banten | Senin, 15 Juni 2026 | 23:50 WIB

12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?

12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:50 WIB

6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes

6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes

Bogor | Senin, 15 Juni 2026 | 23:42 WIB

Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama

Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:35 WIB

6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak

6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak

Jabar | Senin, 15 Juni 2026 | 23:28 WIB

Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung

Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung

Sport | Senin, 15 Juni 2026 | 23:20 WIB

Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh

Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:18 WIB

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 23:15 WIB

Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup

Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup

Bogor | Senin, 15 Juni 2026 | 23:04 WIB

PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi

PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:04 WIB