Virus Berusia 30.000 Tahun Hidup Kembali

admin

Selasa, 04 Maret 2014 | 22:40 WIB
Virus Berusia 30.000 Tahun Hidup Kembali
Ilustrasi virus (Sumber: Free Digital Photos)

Suara.com - Sebuah virus purba hidup kembali setelah "tertidur" selama setidaknya 30.000 tahun, demikian hasil temuan sejumlah peneliti Prancis yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) edisi 3 Maret.

Para peneliti mengatakan virus itu tidak berbahaya bagi kesehatan manusia atau binatang.

"Ini pertama kalinya kami melihat virus yang masih bisa menjangkit setelah ribuan tahun," kata Profesor Jean-Michel Claverie dari National Centre of Scientific Research, University of Aix-Marseille, Prancis seperti dikutip BBC, Selasa (4/3).

Virus itu sendiri ditemukan terkubur 30 meter di dalam tanah beku Siberia, Rusia. Disebut Pithovirus sibericum, virus itu berasal dari kelas virus raksasa yang ditemukan 10 tahun lalu.

Karena ukurannya yang besar, virus-virus itu bisa dilihat menggunakan mikroskop. Pithovirus sibericum sendiri panjangnya 1,5 micrometer dan merupakan yang terbesar yang pernah ditemukan.

Meski tidak berbahaya bagi manusia atau binatang, tetapi virus itu bisa menyerang amuba, organisme bersel satu.

"Virus itu menyerang sel, membelah diri dan akhirnya membunuh sel itu. Ia bisa membunuh amuba, tetapi tiak akan menyerang sel manusia," jelas Dr Chantal Abergel, salah satu ilmuwan yang terlibat dalam penelitian itu.

Meski demikian para peneliti yakin bahwa masih ada jenis virus mematikan lain yang terkubur di bawah lapisan es Siberia.

Para peneliti itu yakin Siberia sedang dalam bahaya. Sebabnya sejak 1970an lapisan es di wilayah Rusia itu terus mencair dan menipis, sehingga sumber daya alam yang terkubur di dalamnya semakin mudah diakses - seperti yang mulai dilakukan Rusia belakangan.

Tetapi tanah itu juga mengandung virus-virus berbahaya, yang pada saat yang sama bisa menjangkit para manusia yang mengakses tempat tersebut.

"Ini adalah awal bencana. Jika terjadi eksplorasi industrial, orang akan mulai menempati lapisan-lapisan tanah beku. Dengan pertambangan dan pengeboran, lapisan-lapisan tanah purba akan ditembus dan dari sini bencana akan dimulai," jelas Claverie.

Dengan menambang di lokasi itu, Claverie memberi contoh, manusia bisa beresiko terjangkit virus cacar purba, yang sudah dinyatakan musnah tiga dekade silam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:18 WIB

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

Batam | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Sisi Gelap Adulthood: Pergulatan Mental Gen Z Hadapi Ketidakpastian Hidup

Sisi Gelap Adulthood: Pergulatan Mental Gen Z Hadapi Ketidakpastian Hidup

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Airbag Mobil Listrik Xpeng X9 Tidak Mengembang saat Terjadi Kecelakaan Fatal

Airbag Mobil Listrik Xpeng X9 Tidak Mengembang saat Terjadi Kecelakaan Fatal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:15 WIB

BRI Borong 4 Penghargaan di The Finance 2026, Bukti Kinerja Solid & Komitmen Dukung UMKM

BRI Borong 4 Penghargaan di The Finance 2026, Bukti Kinerja Solid & Komitmen Dukung UMKM

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Demi Jaga Kualitas Lapangan GBK, Struktur Kandang Timnas Indonesia Diperkuat

Demi Jaga Kualitas Lapangan GBK, Struktur Kandang Timnas Indonesia Diperkuat

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:12 WIB

BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM

BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM

Kalbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi

Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi

Sumbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:10 WIB

BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Raih 4 Penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2026, BRI Perkuat Posisi di Industri Keuangan

Raih 4 Penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2026, BRI Perkuat Posisi di Industri Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:07 WIB

×