Ambisi Ilmuwan Israel Mendaratkan Pesawat Kecil di Bulan

admin

Jum'at, 07 Maret 2014 | 13:46 WIB
Ambisi Ilmuwan Israel Mendaratkan Pesawat Kecil di Bulan
Para pendiri SpaceIL, Yariv Bash (kiri), Kfir Damari (tengah) dan Yonatan Winetraub, bersama prototipe "pesawat ruang angkasa" mereka. (Foto: Reuters/Nir Elias)

Suara.com - Ukurannya hanya kurang lebih sebesar mesin pencuci piring, sementara beratnya kira-kira seberat seekor panda besar. Namun begitu, para pembuatnya berharap pesawat ini dapat terbang ke tempat yang belum pernah dicapai orang Israel sebelumnya, yaitu permukaan bulan.

Bekerja dengan anggaran yang tak begitu besar, para teknisi dan ilmuwan Israel yang mengerjakan pesawat sederhana ini --sementara diberi nama Sparrow-- meyakini karya mereka akan mampu mendarat di bulan menjelang akhir 2015. Untuk diketahui, pendaratan kendaraan di bulan sejauh ini baru bisa dilakukan oleh Amerika Serikat (AS), Rusia, serta Cina.

Yariv Bash, seorang insinyur elektronik yang juga merupakan pendiri SpaceIL, nama kelompok yang kini membuat pesawat itu, mengakui bahwa pendaratan di permukaan bulan akan menjadi tugas terberat Sparrow. Salah satu sebabnya tentu adalah permukaan bulan yang dipenuhi pegunungan dan lembah.

"Pendaratan akan menjadi 15 menit tragedi, atau sebaliknya 15 menit ketenaran; tergantung bagaimana hasilnya (kelak)," ungkapnya kepada Reuters.

SpaceIL yang terutama didukung sejumlah pendonor, sengaja didirikan dalam rangka mengikuti ajang LunarX Prize-nya Google, yang dimulai pada 2007 lalu. Kompetisi ini menyediakan hadiah 20 juta dolar AS (Rp229,4 miliar) bagi tim pertama yang mampu mendaratkan pesawatnya di bulan, membuatnya melompat 500 meter, serta mengirim gambar dan video ke bumi.

Sebanyak 33 tim ikut serta awalnya dalam kompetisi ini. Saat ini jumlahnya tersisa 18 tim saja, termasuk di antaranya pesaing SpaceIL dari AS, Italia, Jepang, Jerman, Brasil, Kanada, hingga Cile dan India. Walau begitu, SpaceIL meyakini mereka punya keuntungan tersendiri karena ukuran pesawatnya yang demikian kecil, hanya seukuran mesin pencuci piring ditambah kaki-kaki.

Apalagi, berat pesawat itu hanya sekitar 140 kg, dengan sebagian besarnya terdiri dari berat bahan bakar dan sistem roket pendorong. Makanya, sesuai rancangan, pada saat pendaratan di bulan kelak, beratnya hanya akan tinggal 40 kg saja.

"Semakin kecil ukuran Anda, maka akan semakin sedikit (biaya) yang dibutuhkan untuk pergi ke luar angkasa," ungkap Bash pula.

Pesawat berwarna abu-abu bersegi enam itu juga akan dlengkapi dengan sembilan komputer dan delapan kamera, yang jika berhasil, akan membuatnya menjadi pesawat terkecil dan "terpintar" yang bisa mendarat di bulan. Pesawat ini sendiri masih berupa prototipe, dengan rencana pembuatan mesin sebenarnya akan dilakukan pertengahan tahun ini hingga sekitar 12-18 bulan ke depan. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli

3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:15 WIB

Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia

Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:06 WIB

5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang

5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:32 WIB

7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking

7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:19 WIB

Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh

Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:02 WIB

4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan

4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:17 WIB

Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI

Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:57 WIB

Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud

Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

Pre Order GTA 6 Resmi Dibuka, Cek Detail Harganya di Indonesia

Pre Order GTA 6 Resmi Dibuka, Cek Detail Harganya di Indonesia

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:34 WIB

8 Lampu Emergency Portable Terbaik Bisa Dijadikan Power Bank, Solusi Praktis saat Mati Listrik

8 Lampu Emergency Portable Terbaik Bisa Dijadikan Power Bank, Solusi Praktis saat Mati Listrik

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:35 WIB