"Smartphone" Apa yang Paling Aman dari Virus?

Liberty Jemadu

Kamis, 01 Mei 2014 | 17:11 WIB
"Smartphone" Apa yang Paling Aman dari Virus?
Ilustrasi (Shutterstock).

Suara.com - Virus komputer kian banyak jenisnya dan kini sudah banyak menginfeksi telepon seluler pintar. Tiap orang punya cara sendiri untuk melawan serangan virus atau program jahat, biasanya dengan memasang aplikasi antivirus. Tetapi banyak yang lupa bahwa jenis ponsel pintar yang digunakan banyak berpengaruh.

Android, iOS, Blackberry, atau Windows Phone - empat sistem operasi ponsel pintar utama dunia - sama-sama rentan terhadap serangan virus. Di Android misalnya, menurut analisis Kaspersky, ada sekitar 200.000 virus unik yang mengintai.

Lalu sistem operasi mana yang paling aman?

Android
Sistem operasi milik Google ini adalah penguasa pasar ponsel dunia. Sekitar 80 persen pengguna ponsel pintar dunia menggunakan Android. Itu mustahil karena harga yang murah dan beragam merek yang menggunakan sistem itu.

Sayangnya Android adalah sistem yang paling lemah dalam soal virus. Google memang mengontrol aplikasi yang dijual di Google Play, tetapi banyak situs Google Play bodong yang menawarkan banyak aplikasi "beracun" secara cuma-cuma. Masalah utama Android adalah popularitasnya yang mengundang peretas dan sifatnya yang open source.

Karenanya para pengguna Android sangat disarankan untuk meng-install aplikasi antivirus.

Apple
Jika Anda belum melakukan "jailbreak" terhadap iPhone Anda, maka gadget itu boleh dikatakan lebih aman, meski tidak aman sama sekali. "Jailbreak" akan menyebabkan Anda kehilangan perlindungan dari Apple dan membuka celah bagi virus, meski dengan itu juga Anda bisa lebih bebas memasang aplikasi di ponsel Anda.

Sistem iOS yang digunakan Apple punya banyak fitur internal yang bisa mengurangi risiko terjangkit virus dan sistem yang dengan cepat menemukan serta memperbaiki masalah jika ada virus yang terdeteksi. Karenanya salah satu cara sederhana untuk melindungi iPhone dari virus adalah dengan menaati saran Apple untuk meng-upgrade sistem.

Windows Phone
Jika Anda menggunakan sistem bikinan Microsoft ini, maka Anda boleh tidak panik sekarang. Jumlah pengguna yang kecil, sekitar 2,3 persen dari pasar dunia, menjadikan ponsel dengan sistem ini target yang tidak menarik bagi peretas.

Tetapi Microsoft juga belajar dari Apple dan mengendalikan dengan ketat konten apa saja yang boleh masuk dalam sistemnya.

Blackberry
Pernah menjadi raja ponsel pintar dunia, Blackberry kini kehilangan banyak penggemar, sekaligus kehilangan minat bagi para peretas dan kreator virus. Jumlah pengguna yang kian sedikit membuat Blackberry lebih aman digunakan.

Tetapi karena Blackberry menggunakan platform Java, sistemnya rentan terhadap serangan virus yang bersembunyi di balik kedok spam. Pengguna Blackberry berisiko mengunduh Trojan yang bisa mencuri informasi penting dari ponsel.

Saran untuk para pengguna Blackberry: berhati-hatilah ketika membuka email atau tautan yang dikirim dalam email karena bisa saja mengandung virus. (Phys.org)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekitar 50 Juta Ponsel Android Terpapar Bahaya "Heartbleed"

Sekitar 50 Juta Ponsel Android Terpapar Bahaya "Heartbleed"

Tekno | Rabu, 16 April 2014 | 17:43 WIB

Ternyata Heartbleed Juga Mengancam Android

Ternyata Heartbleed Juga Mengancam Android

Tekno | Minggu, 13 April 2014 | 11:55 WIB

Terkini

Pasar Forex Lagi Tenang, Tapi Ada Sinyal Bahaya yang Diincar Investor Besar

Pasar Forex Lagi Tenang, Tapi Ada Sinyal Bahaya yang Diincar Investor Besar

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:37 WIB

22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II

22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II

Sulsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Punya Rumah Makin Mudah, KPR BRI di Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan DP 1%

Punya Rumah Makin Mudah, KPR BRI di Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan DP 1%

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Sumbar | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:26 WIB

Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri

Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri

Malang | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut

Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar

Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump

Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:17 WIB

BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif

BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:17 WIB

BRI Tegaskan Komitmen Pemerataan Layanan Perbankan di Daerah 3T Lewat Peran Aktif Mantri

BRI Tegaskan Komitmen Pemerataan Layanan Perbankan di Daerah 3T Lewat Peran Aktif Mantri

Bri | Senin, 03 Agustus 2026 | 14:15 WIB

×