Gunakan Nama "Allah", Pengguna Twitter Ini Dipenjara 15 Tahun

Ruben Setiawan

Jum'at, 30 Mei 2014 | 11:44 WIB
Gunakan Nama "Allah", Pengguna Twitter Ini Dipenjara 15 Tahun
Logo Twitter di iPad di samping bendera Turki. (Reuters/Murad Sezer)

Suara.com - Seorang tweep (pengguna Twitter) asal Turki divonis 15 tahun penjara karena menggunakan kata "Allah" pada akunnya. Si pengguna Twitter dipenjara karena dianggap melecehkan nilai-nilai keagamaan.

Seperti dilansir Hurriyet Daily News, si pengguna Twitter itu memakai nama Allah (c.c.) atau @CenabiAllah. Dirinya didakwa "mempermalukan nilai-nilai keagamaan yang diterima oleh sebagian masyarakat.

Akun itu dimiliki oleh seorang guru yang bernama Ertan P. Jaksa Penuntut Umum di Provinsi Mus menangkap si pengguna setelah menggunakan nama sakral itu sebagai nama akunnya. Ertan juga menggunakan akun itu untuk melontarkan kritikan-kritikan terhadap pemerintahan Turki. Tidak jelas apakah penangkapan dirinya ada kaitannya dengan kicauan-kicauannya itu.

Pernah beberapa kali, tweep itu melontarkan kritik saat berlangsungnya protes berujung bentrok antara massa demonstran dengan pasukan keamanan pemerintah. Seperti tweet yang ia tulis pada bulan Juni 2013 misalnya.

"Di sini [Surga] sangat aman karena tidak ada polisi," kicau @CenabiAllah di Twitter.

Ertan P, si pemilik akun membantah melontarkan tweet itu. Ia mengaku akunnya diretas pada saat protes anti-pemerintah berlangsung. Namun, pengadilan tidak begitu saja menerima alasan tersebut.

Beberapa bulan belakangan, Turki memang cenderung keras terhadap Twitter. Pada bulan Maret contohnya, Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan bertekad untuk "membasmi" Twitter dari negara tersebut setelah pemerintah menuduh situs jejaring sosial itu menyebarkan hasutan. Setelah sempat diblokir dua minggu, Mahkamah Agung Turki mencabut pemblokiran itu karena dianggap melanggar hak asasi warga. (Mashable)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia, Pasar Twitter Terbesar Keempat di Dunia

Indonesia, Pasar Twitter Terbesar Keempat di Dunia

Tekno | Selasa, 27 Mei 2014 | 15:40 WIB

Jutawan Ini Sebar Amplop Isi Uang di Seluruh Kota

Jutawan Ini Sebar Amplop Isi Uang di Seluruh Kota

Tekno | Selasa, 27 Mei 2014 | 15:06 WIB

Sosmed Bisa Bikin Perempuan Minder

Sosmed Bisa Bikin Perempuan Minder

Tekno | Selasa, 20 Mei 2014 | 05:40 WIB

Studi: Media Sosial Jadi Instrumen Kesayangan Kelompok Teroris

Studi: Media Sosial Jadi Instrumen Kesayangan Kelompok Teroris

Tekno | Kamis, 15 Mei 2014 | 14:06 WIB

Akhirnya Twitter Resmikan "Mute"

Akhirnya Twitter Resmikan "Mute"

Tekno | Selasa, 13 Mei 2014 | 15:39 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×