Studi: Mayoritas Orang Tua Yakin Sosmed Berbahaya

Liberty Jemadu

Rabu, 12 November 2014 | 20:51 WIB
Studi: Mayoritas Orang Tua Yakin Sosmed Berbahaya
Anak-anak sedang menggunakan telepon seluler pintar (Shutterstock).

Suara.com - Orang tua lebih khawatir dengan aktivitas anak-anak mereka di media sosial ketimbang aktivitas online lainnya, demikian hasil temuan survei sebuah organisasi keamanan digital di Amerika Serikat.

Studi yang digelar Family Online Safety Insititute (FOSI) menunjukkan bahwa mayoritas orang tua yakin media sosial lebih banyak mudaratnya pada anak-anak meereka.

Sekitar 43 persen orang tua yang diwawancarai dalam survei itu mengatakan bahwa media sosial lebih punya dampak negatif terhadap anak-anak. Hanya 26 persen yang yakin media sosial lebih banyak manfaatnya dan 31 persen yakin manfaat dan mudarat media sosial terhadap anak sama besar.

Dari 53 persen orang tua yang mengatakan anaknya punya akun media sosial,  tiga perempat di antaranya mengaku pernah menyusup ke akun anak mereka untuk memeriksa perilaku sang buah hati di dunia maya.

Jen Hanley, direktur kebijakan dan hukum FOSI, mengatakan bahwa orang tua khawatir anak-anak mereka terlalu banyak mengunggah informasi pribadi di media sosial, mengakses konten berbahaya, dan berkomunikasi dengan orang asing.

Sekitar 76 persen orang tua cemas anak-anak mereka bisa menyaksikan konten-konten yang tidak pantas dan 69 persen orang tua takut anak mereka berkomunikasi dengan orang yang baru mereka kenal di dunia maya.

Studi itu juga mengungkap bahwa orang-orang tua yang mengizinkan anak mereka menggunakan perangkat mobile, 71 persen di antaranya mengaku pernah memeriksa pesan yang diterima dan dikirim oleh putera-puterinya. Sekitar 45 persen membatasi jumlah pesan yang bisa dikirim oleh anak-anak mereka.

Hanley mengatakan FOSI mendorong lebih banyak orang tua untuk menggunakan teknologi parental control yang banyak tersedia agar tidak terlalu cemas dengan kegiatan anak-anak mereka di dunia maya, khususnya media sosial.

Studi itu sendiri digelar dalam tiga diskusi kelompok (focus group). Pertama melibatkan orang tua yang mempunyai anak-anak usia enam hingga sembilan tahun, kedua digelar dengan melibatkan orang tua yang memiliki anak berusia 10 sampai 13 tahun, dan yang terakhir dengan orang tua dari anak-anak berusia 14 sampai 17 tahun.

Survei juga dilakukan secara online terhadap 584 orang tua yang berusia 6 sampai 17 tahun. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saatnya Media Sosial Diajarkan di Kampus

Saatnya Media Sosial Diajarkan di Kampus

Tekno | Senin, 04 Agustus 2014 | 16:24 WIB

Era Baru Media Sosial: Dibayar Karena Postingan

Era Baru Media Sosial: Dibayar Karena Postingan

Tekno | Jum'at, 25 Juli 2014 | 14:53 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×