Tim Cook Pernah Tawarkan Hatinya untuk Steve Jobs

Liberty Jemadu

Minggu, 15 Maret 2015 | 14:32 WIB
Tim Cook Pernah Tawarkan Hatinya untuk Steve Jobs
CEO Apple, Tim Cook, dalam sebuah seminar di California, Amerika Serikat pada 27 Oktober lalu (Reuters/Lucy Nicholson).

Suara.com - Pemimpin eksekutif Apple, Tim Cook, pernah menawarkan sebagian organ hatinya untuk Steve Jobs, demikian diungkap oleh sebuah buku yang akan diterbitkan bulan ini.

Buku berjudul "Becoming Steve Jobs" itu bercerita tentang kehidupan di dalam Apple, ketika perusahaan itu bertumbuh menjadi salah satu perusahaan teknologi paling berpengaruh di dunia. Termasuk di dalamnya menyuguhkan kisah antara Jobs dan penerusnya, Cook.

Adapun tawaran tranplantasi hati dari Cook ditolak mentah-mentah oleh Jobs. Mendiang Jobs bahkan marah menerima tawaran itu.

Jobs sendiri pada 2004 mengumumkan bahwa dirinya menderita kanker pankreas dan pada 2009 salah satu pendirinya menderita sakit parah, tak bisa berkantor, dan menunggu donor hati untuk dicangkokan ke tubuhnya.

Cook sendiri secara teratur mengunjungi Jobs di rumahnya dan sempat menjalani tes darah di kediaman bosnya itu. Hasil tes darah itu menunjukkan bahwa ia dan Jobs mempuyai tipe darah yang sama, yang kebetulan sangat langka.

Tes lebih lanjut menunjukkan bahwa Cook bisa memberikan sebagian hatinya kepada Jobs. Tetapi ketika memberitahukan kabar itu kepada Jobs, yang diterimanya malah kemarahan.

"Ia memotong pembicaraan saya, nyaris sebelum saya berbicara apa-apa. 'Tidak,' kata dia. 'Saya tak akan membiarkan kamu melakukan itu. Saya tak akan melakukannya,'" cerita Cook, dalam buku itu, sambil menirukan perkataan Jobs.

"Selama 13 tahun berkenalan dengan Steve, ia hanya pernah empat atau lima kali membentak saya. Dan saat itu adalah salah satu darinya," kenang Cook.

Jobs sendiri menjalani operasi cangkok hati pada Maret 2009. Ia mengundurkan diri sebagai CEO Apple pada Agustus 2011 dan wafat pada Oktober, pada usia 56 tahun.

Buku itu ditulis oleh Brent Schlender, seorang jurnalis yang pernah beberapa kali mewawancarai Jobs di masa hidupnya.

Scheleder, dalam bukunya juga membeberkan ambisi Jobs untuk membeli Yahoo, sebagai upaya Apple masuk ke bisnis mesin pencari untuk bersaing dengan Google. (BBC)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wow, Di Cina 'Apple Watch' Cuma Rp400 Ribuan

Wow, Di Cina 'Apple Watch' Cuma Rp400 Ribuan

Tekno | Sabtu, 14 Maret 2015 | 21:00 WIB

Ini 9 Negara yang Kebagian Penjualan Perdana Apple Watch

Ini 9 Negara yang Kebagian Penjualan Perdana Apple Watch

Tekno | Selasa, 10 Maret 2015 | 14:19 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×