Robot NASA Temukan Bukti Air Bisa Bertahan di Mars

Liberty Jemadu

Selasa, 14 April 2015 | 17:09 WIB
Robot NASA Temukan Bukti Air Bisa Bertahan di Mars
Planet Mars. [Shutterstock]
Curiosity, robot milik badan antariksa Amerika Serikat (NASA), di Mars berhasil menemukan bukti-bukti yang menguatkan dugaan bahwa planet merah itu bisa menampung air dalam bentuk cair.

Sejumlah pakar astrofisika NASA, yang bertanggung jawab atas data-data yang dikumpulkan Curiosity, pasa Senin (13/4/2015), mengatakan bahwa telah ditemukan calcium perchlorate di permukaan tanah Mars.

Zat itu adalah sejenis garam yang punya daya serap tinggi dan titik bekunya berada jauh di bawah titik beku air. Dengan demikian zat itu akan tetap dalam bentuk cair di sekitar permukaan Mars yang dikenal sangat dingin.

Garam itu, yang masih dalam bentuk cair dalam suhu -70 derajat Celcius, bisa menyerap uap air di atmosfer Mars, beber para peneliti yang hasil analisisnya diterbitkan dalam jurnal Nature.

"Saat malam tiba, sejumlah uap air di atmosfer berubah menjadi es di permukaan planet," kata Morten Bo Madsen, salah satu peneliti yang terlibat dalam studi itu.

"Tetapi karena calcium perchlorate berdaya serap tinggi, maka ia bisa menciptakan lapisan air asin dengan air, jadi titik bekunya diturunkan dan es tadi berubah ke dalam bentuk cair," imbuh dia.

"Permukaan tanah Mars berpori-pori, sehingga air tadi diserap oleh tanah," jelas Madsen lagi.

Selain bukti keberadaan air, Curiosity juga mengirim beberapa gambar sebuah lokasi di Mars yang dinamai Mount Sharp. Kawasan itu dipenuhi dengan deposit sedimen yang pada masa lalu diduga dialiri oleh air. Diduga kaki gunung Mount Sharp tadinya adalah sebuah danau raksasa.

Sebelumnya pada Maret lalu Mars mengatakan bahwa sebagian besar dari belahan bagian utara serta selatan Mars dalah bekas lautan dengan kedalama 1,6 kilometer. Tapi kini 87 persen dari air itu sudah hilang di angkasa.

Para ilmuwan mengatakan bahwa penyebab hilangnya air dari Mars adalah karena raibnya medan magnet dari planet itu. Medan magnet itu berfungsi untuk melindungi permukaan Mars dari partikel-partikel energi Matahari. Tanpa medan magnet, proton-proton Matahari dengan mudah menghancurkan atmosfer Mars.

Tetapi para ilmuwan mengingatkan bahwa meski ada air di dekat permukaan Mars, kondisi di planet itu belum bisa mendukung kehidupan mahluk hidup di Bumi.

"Planet itu terlalu kering, terlalu dingin, dan radisasi kosmisnya terlalu kuat, yang mampu menembus setidaknya kedalaman satu meter di bawah permukaan tanah dan membunuh semua kehidupan yang ada," kata para peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Gletser Tersembunyi di Planet Mars

Ada Gletser Tersembunyi di Planet Mars

Tekno | Kamis, 09 April 2015 | 17:05 WIB

Ini Saat Terbaik Melihat Uranus, Venus dan Mars

Ini Saat Terbaik Melihat Uranus, Venus dan Mars

Tekno | Senin, 09 Maret 2015 | 16:06 WIB

Planet Ini Pernah Punya Lautan Lebih Luas daripada Samudra Arktik

Planet Ini Pernah Punya Lautan Lebih Luas daripada Samudra Arktik

Tekno | Sabtu, 07 Maret 2015 | 16:17 WIB

Calon Penghuni Mars Berlatih Makan Serangga dan Ternak Semut

Calon Penghuni Mars Berlatih Makan Serangga dan Ternak Semut

Tekno | Selasa, 17 Februari 2015 | 19:27 WIB

Perempuan Ini Ingin Melahirkan di Mars

Perempuan Ini Ingin Melahirkan di Mars

Tekno | Selasa, 17 Februari 2015 | 18:41 WIB

Ini 100 Orang Calon Penghuni Mars

Ini 100 Orang Calon Penghuni Mars

Tekno | Selasa, 17 Februari 2015 | 17:01 WIB

Terungkap, Bukti Baru Keberadaan Air di Planet Mars

Terungkap, Bukti Baru Keberadaan Air di Planet Mars

Tekno | Selasa, 04 Maret 2014 | 16:44 WIB

Terkini

Bocoran! Oppo Reno16 Series Meluncur 3 Juli 2026, Usung Desain Planet 3D dan Fitur AI Unik

Bocoran! Oppo Reno16 Series Meluncur 3 Juli 2026, Usung Desain Planet 3D dan Fitur AI Unik

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:35 WIB

Honor Siapkan HP Gahar dengan Baterai 14.000 mAh, Bye-bye Powerbank

Honor Siapkan HP Gahar dengan Baterai 14.000 mAh, Bye-bye Powerbank

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:16 WIB

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:23 WIB

4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol

4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:05 WIB

3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet

3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei

Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:03 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:43 WIB

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:29 WIB

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22 WIB

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:56 WIB