Yang Bercinta Dua Kali Sepekan, Penghasilannya 4,5% Lebih Besar

Liberty Jemadu

Rabu, 22 April 2015 | 12:45 WIB
Yang Bercinta Dua Kali Sepekan, Penghasilannya 4,5% Lebih Besar
Ilustrasi pasangan kekasih (Shutterstock).

Suara.com - Jumlah penghasilan yang masuk ke kantong setiap bulan rupanya tak semata-mata buah upaya keras di tempat kerja, tetapi juga keuletan di tempat tidur, demikian hasil penelitian para ilmuwan di Inggris.

Dalam studi yang digelar di Yunani itu para peneliti dari Anglia Ruskin University menemukan bahwa orang yang berhubungan seks dua atau tiga kali selama sepekan akan punya penghasilan 4,5 persen lebih besar ketimbang mereka yang kurang aktif secara seksual.

Secara umum studi itu hanya menemukan kaitan jelas antara penghasilan yang lebih besar dan frekuensi hubungan seks.

Studi itu tidak menunjukkan bahwa hubungan seks bisa mendorong kinerja di tempat kerja, yang berujung pada naiknya penghasilan - atau sebaliknya bahwa orang yang berpenghasilan tinggi punya peluang lebih besar untuk menemukan pasangan untuk berhubungan seks.

Untuk tiba pada kesimpulan itu para peneliti menganalisis data 7.500 warga negara Yunani yang terlibat dalam survei perilaku, khususnya soal dampak aktivitas seksual terhadap gaji seseorang.

Nick Drydakis, ekonom dari Anglia Ruskin University, mengatakan teori-teori psikologi umumnya mengatakan bahwa orang-orang yang kebutuhan terpenuhi di rumah akan lebih sukses di lingkungan kerja.

"Teori hierarki Maslow mengklaim bahwa semakin bahagia dan semakin terpenuhi kebutuhan seseorang dalam hidupnya, maka semakin produktif dan makin sukses ia dalam pekerjaan, yang berujung pada semakin tinggi penghasilannya," kata Drydakis, pemimpin studi itu.

"Teori itu menyimpulkan bahwa manusia harus mencintai dan dicintai, baik secara seksual maupun nonseksual, oleh orang lain. Absennya elemen-elemen ini bisa membuat manusia merasa kesepian, cemas, dan depresi - faktor-faktor yang bisa memengaruhi kinerja mereka di lingkungan kerja," beber dia lebih lanjut.

Meski demikian Drydakis menjelaskan bahwa beberapa studi sebelumnya menunjukkan bahwa kurangnya berhubungan seks berhubungan dengan rendahnya penghasilan. Sebaliknya rendahnya penghasilan juga menyebabkan kecilnya peluang berhubungan seks.

Studi Drydakis juga menemukan bahwa pekerja yang sakit-sakitan tidak aktif secara seksual. Mereka yang mengonsumsi obat-obatan, menderita diabetes, kanker, jantung, dan reumatik jarang berhubungan seksual.

Studi Drydakis ini akan diterbitkan dalam International Journal of Manpower. (The Telegraph)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perempuan  yang Tidur Lebih Lama Lebih Sering Berhubungan Seks

Perempuan yang Tidur Lebih Lama Lebih Sering Berhubungan Seks

Health | Senin, 30 Maret 2015 | 07:46 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

×