Australia Akan Bantai Ratusan Koala

Liberty Jemadu

Selasa, 26 Mei 2015 | 14:00 WIB
Australia Akan Bantai Ratusan Koala
Ilustrasi seekor induk koala dan anaknya (Shutterstock).

Suara.com - Pemerintah di negara bagian Victoria, Australia akan meenyembelih ratusan koala di wilayahnya. Alasan pembantaian itu karena jumlah binatang berkantung itu sudah terlalu banyak, sehingga tak mampu lagi ditopang oleh lingkungan liar yang menjadi habitatnya.

Departemen perencanaan lingkungan hidup Victoria mengatakan akan menggelar "evaluasi kesehatan koala" di hutan Manna Gum. Mereka mengatakan ada ledakan populasi koala di wilayah itu, sehingga lingkungan liar tak lagi bisa menyediakan cukup makanan bagi hewan langka itu.

"Setiap koala yang sakit akan dieutanasia, agar mereka tak menderita terlalu lama," kata Mandy Watson, juru bicara departemen tersebut, Senin (25/5/2015).

Adapun pada 2013 dan 2014 pemerintah Victoria juga telah menyembelih 700 ekor koala di Cape Otway, wilayah selatan negara bagian itu.

Rencana pemerintah ini dikritik dan ditentang oleh para pegiat lingkungan hidup dan pecinta alam. Mereka mengatakan bahwa yang menjadi masalah saat ini bukanlah ledakan populasi koala, tetapi berkurangnya populasi pohon karet, tempat koala hidup dan mencari makan.

Koala sendiri hidup di hutan pohon karet dan mengonsumsi beberapa jenis daun pohon karet yang tumbuh di Australia.

"Pemerintah tak berusaha untuk menanam pohon, mereka tidak mencari cara untuk merawat koala dalam jangka panjang," kata Deborah Tabart dari Australian Koala Foundation.

"Yang terjadi bukan ledakan populasi koala, tetapi kurangnya jumlah pohon," lanjut dia.

Pada 2012 pemerintah Australia, lewat undang-undang pelesatarian lingkungan hidup dan keragaman hayati, menetapkan koala sebagai binatang yang terancam punah.  Akan tetapi tak ada aturan khusus yang melindungi habitat koala, yang terus terancam akibat pembangunan pemukiman dan perkotaan. (BBC)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Habitat Terakhir Gajah Sumatera Dikepung 7 Tambang Batubara

Habitat Terakhir Gajah Sumatera Dikepung 7 Tambang Batubara

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 06:16 WIB

Kakaktua Jambul Kuning Ini Hanya Mau Minum Susu Cokelat

Kakaktua Jambul Kuning Ini Hanya Mau Minum Susu Cokelat

News | Kamis, 14 Mei 2015 | 23:03 WIB

Setelah 20 Tahun, Binatang Langka Mirip Teddy Bear Muncul Lagi

Setelah 20 Tahun, Binatang Langka Mirip Teddy Bear Muncul Lagi

Tekno | Jum'at, 27 Maret 2015 | 06:48 WIB

Jimbelung, Tamu Istimewa di KTT G-20

Jimbelung, Tamu Istimewa di KTT G-20

News | Sabtu, 15 November 2014 | 14:57 WIB

Ilmuwan Dunia Luncurkan Daftar 10 Spesies Baru 2013

Ilmuwan Dunia Luncurkan Daftar 10 Spesies Baru 2013

Tekno | Kamis, 22 Mei 2014 | 15:07 WIB

Cina Bakal Penjarakan Para Pengonsumsi Daging Hewan Langka

Cina Bakal Penjarakan Para Pengonsumsi Daging Hewan Langka

News | Jum'at, 25 April 2014 | 20:55 WIB

Terkini

Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara

Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:21 WIB

GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya

GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL

Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:19 WIB

Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:13 WIB

Danantara Housing Expo 2026 Hadir untuk Wujudkan Rumah Idaman, Tawarkan DP Mulai 1%

Danantara Housing Expo 2026 Hadir untuk Wujudkan Rumah Idaman, Tawarkan DP Mulai 1%

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:12 WIB

5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama

5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:12 WIB

5 Serum Vitamin C dan Niacinamide untuk Cerahkan Kulit Kusam, Mulai Rp20 Ribuan

5 Serum Vitamin C dan Niacinamide untuk Cerahkan Kulit Kusam, Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:12 WIB

BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan

BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan

Surakarta | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:11 WIB

Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Golkar Tegaskan Komitmen Sanksi Bagi Kader Bermasalah

Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Golkar Tegaskan Komitmen Sanksi Bagi Kader Bermasalah

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:07 WIB

Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI

Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI

Jabar | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:06 WIB

×