Wayang Punakawan Hadir di Aplikasi Pesan Instan Finlandia

Liberty Jemadu, Deni Yuliansari

Rabu, 10 Juni 2015 | 15:20 WIB
Wayang Punakawan Hadir di Aplikasi Pesan Instan Finlandia
Aplikasi pesan instan, Jongla meluncurkan sticker punakawan di Jakarta, Rabu (10/6) [Suara.com/Deny Yuliansari).

Suara.com - Aplikasi pesan instan asal Finlandia, Jongla menghadirkan sticker interaktif baru bernuansa lokal dari karakter pewayangan Punakawan yang terdiri dari Gareng, Petruk, Bagong dan Semar.

Menurut CEO Jongla, Riku Salminen, karakter ini dipilih karena unik, asli Indonesia dan masing-masing memiliki karakter yang berbeda.

"Mereka juga memiliki karakter yang berbeda namun bisa bersinergi dengan baik, sama seperti Jongla," katanya di Jakarta, Rabu (10/6/2015).

Kehadiran sticker yang diambil dari budaya asli Indonesia ini, menurutnya, memperkuat komitmen Jongla di Indonesia. Untuk menarik pengguna, Jongla bekerjasama dengan desainer visual dan mendesain karakter Punakawan lebih modern dengan interaksi yang kekinian.

"Kombinasi yang tepat dari budaya Indonesia dan fun," kata pecipta desain Punakawan dari Visual Expert Animation, Patrick Effendy dalam kesempatan yang sama.

Patrick menyebut bahwa ini tidak akan menjadi sticker pertama dengan nuansa lokal. Dia bahkan menyebut bahwa pihaknya sudah mulai mendesain beberapa paket sticker dengan nuansa lokal.

"Ada yang temanya kebun binatang dan hewan," katanya.

Sebelumnya, Jongla adalah aplikasi pesan instan asal Finlandia yang hadir di Indonesia pada akhir tahun 2014 silam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wayang Kulit Jadi 'Santapan' Baru Warga Amerika

Wayang Kulit Jadi 'Santapan' Baru Warga Amerika

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2015 | 14:00 WIB

Wayang dan Batik Diminati Peserta KAA

Wayang dan Batik Diminati Peserta KAA

Foto | Senin, 20 April 2015 | 15:43 WIB

Kain Songket dan Wayang Golek Diminati  Peserta KAA

Kain Songket dan Wayang Golek Diminati Peserta KAA

News | Minggu, 19 April 2015 | 17:54 WIB

Wayang Kulit Pukau Warga London

Wayang Kulit Pukau Warga London

Lifestyle | Senin, 15 Desember 2014 | 06:20 WIB

Museum Wayang Didaftarkan ke UNESCO

Museum Wayang Didaftarkan ke UNESCO

Foto | Sabtu, 06 Desember 2014 | 16:08 WIB

Beli Paket Jongla, Pengguna Tak Perlu Kartu Kredit

Beli Paket Jongla, Pengguna Tak Perlu Kartu Kredit

Tekno | Rabu, 05 November 2014 | 20:21 WIB

Bidik Pasar Indonesia, Ini Andalan Jongla

Bidik Pasar Indonesia, Ini Andalan Jongla

Tekno | Rabu, 05 November 2014 | 15:10 WIB

Wayang Golek Tak Hanya Ada di Jawa Barat

Wayang Golek Tak Hanya Ada di Jawa Barat

Lifestyle | Sabtu, 11 Oktober 2014 | 14:04 WIB

Terkini

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:53 WIB

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:50 WIB

×