Gojek dan Transjakarta Segera Luncurkan Aplikasi Go Busway

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 30 Juni 2015 | 19:25 WIB
Gojek dan Transjakarta Segera Luncurkan Aplikasi Go Busway
Bus Transjakarta merek Scania asal Swedia di Silang Monas, Jakarta, Senin (22/6). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - CEO PT. Gojek Indonesia Nadiem Makarim mengatakan dalam waktu dekat akan meluncurkan aplikasi baru untuk mempermudah penumpang bus Transjakarta mengetahui jadwal layanan Transjakarta sekaligus memesan ojek sepeda motor anggota Gojek. Ia mengatakan aplikasi ini merupakan hasil kerjasama dengan PT. Transportasi Jakarta.

"Jadi sebentar lagi kita akan mengumumkan suatu produk di dalam aplikasi kita yang bisa membantu para pengguna busway," kata Nadiem di Jalan Tulodong Atas No.28, SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2015).

"Yang terpenting itu adalah karena Pak gubernur maupun banyak sekali pemda dan juga kami percaya bahwa ojek itu adalah salah satu potensi feeder yang efektif. Karena bisa langsung cepat, hemat waktu dan hemat cost. Itu adalah satu cara untuk mendukung transportasi publik," Nadiem menambahkan.

Beberapa waktu lalu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan PT. Transportasi Jakarta akan bekerjasama dengan Gojek Indonesia untuk meluncurkan aplikasi bersama bernama Go Busway.

"Iya kita minta begitu, supaya jadi salah satu feeder kita pingin yang naik Gojek bisa baca. Kita pengen bisa kelihatan busway sampe jam berapa, jadi kita bisa hitung, jadi semacam Waze. Nanti yang bikin (aplikasinya) anak-anak muda pemenang cities summit kemarin," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Dengan adanya sistem tersebut, para pengguna Transjakarta akan lebih mudah meneruskan perjalanan setelah turun dari Transjakarta dengan langsung menyewa Gojek.

"Saya mau kalau ke Jakarta, misalnya ke Ancol, jadi dengan sistem yang baru bisa kasih tahu posisi jalan kaki, naik bus, naik Transjakarta, nyebrang jalan, naik ojek dan lain-lain, jadi bisa ngitung waktu buat kita jadi harus ada kombinasi bus, ojek, taksi, kereta sampai ke jalan kaki. bisa lihat gang-gang juga karena banyak gang di Jakarta," kata Ahok.

Sebelumnya, Direktur Utama PT. Transportasi Jakarta Antonius Kosasih mengatakan Go Busway merupakan aplikasi khusus yang bersinergi dengan aplikasi Gojek.

Nota kerjasama antara pemerintah dan Gojek rencananya diteken Juli 2015. Sedangkan penerapannya ditargetkan mulai akhir tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bos Gojek: Bisnis Tak Selalu Soal Cari Duit

Bos Gojek: Bisnis Tak Selalu Soal Cari Duit

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2015 | 18:39 WIB

Sering Gesekan Di Lapangan, Satgas Gojek Diturunkan

Sering Gesekan Di Lapangan, Satgas Gojek Diturunkan

News | Selasa, 30 Juni 2015 | 18:10 WIB

Kini, Gojek Miliki 10 Ribu Driver di Jabodetabek

Kini, Gojek Miliki 10 Ribu Driver di Jabodetabek

News | Selasa, 30 Juni 2015 | 17:00 WIB

Bos Gojek Sebut Grab Bike Cuma Bisa Meniru

Bos Gojek Sebut Grab Bike Cuma Bisa Meniru

News | Selasa, 30 Juni 2015 | 16:32 WIB

Ahok Buang dan Kubur Metromini Kalau Tak Mau Gabung Transjakarta

Ahok Buang dan Kubur Metromini Kalau Tak Mau Gabung Transjakarta

News | Selasa, 30 Juni 2015 | 11:24 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×