Jokowi Akan Minta Google Terbangkan Balon Internet di Papua

Liberty Jemadu

Jum'at, 16 Oktober 2015 | 20:28 WIB
Jokowi Akan Minta Google Terbangkan Balon Internet di Papua
Salah satu balon udara yang termasuk dalam Project Loon, Google. Proyek ini bertujuan menyediakan internet di pelosok dunia mengunakan balon udara (YouTube/Project Loon).

Suara.com - Presiden Joko Widodo akan berkunjung ke Amerika Serikat pada 25 Oktober mendatang untuk mencari investasi di bidang pertambangan dan internet. Dalam lawatan selama lima hari itu dia dijadwalkan bertemu dengan sejumlah petinggi perusahaan interenet di negara Abang Sam itu.

Salah satu raksasa teknologi yang akan dijumpai Jokowi, sapaan akrab Presiden, adalah Google, demikian dikatakan Menteri Kordinator Politik, Hukum, dan Hak Asasi Manusia, Luhut Binsar Pandjaitan kepada Reuters, Jumat (16/10/2015).

Luhut, yang akan mendampingi Jokowi dalam lawatannya itu, membeberkan bahwa Presiden akan membicarakan soal penyediaan akses internet di Papua dan wilayah terpencil lainnya di Nusantara dengan Google. Ia tertarik dengan gagasan Google untuk menyediakan akses internet di wilayah terpencil menggunakan balon udara.

Baca juga: Google Uji Balon Pemancar Internet di Australia

Google sejak November 2014 silam memang sudah memperkenalkan "Project Loon", sebuah proyek yang bertujuan untuk menyediakan akses internet di wilayah-wilayah terpencil di dunia menggunakan balon udara.

Pernah Melintas di Udara Indonesia

Pada Maret 2015 salah satu balon internet Google bahkan diketahui melintas di wilayah udara Indonesia, tepatnya di atas perairan Laut Jawa pada hari Minggu (22/3/2015) pukul 16.45 WIB.

Situs pemantau penerbangan Flightradar24 mendeteksi balon, yang berkode panggilan terbang HBAL436 itu, sedang melayang di atas Laut Jawa pada ketinggian 67.200 kaki atau 20,4 kilometer di atas permukaan laut. Kecepatannya bervariasi, antara 33-34 knot. Balon itu bergerak ke arah barat laut.

Baca juga: Wow, Balon Internet Google Terbang di Atas Laut Jawa

Menurut lintasan terbang yang tergambar di peta Flightradar24, balon tersebut bergerak dari arah timur, yakni Pulau Sulawesi.

Balon pemancar internet Google sendiri bekerja dengan cara sederhana. Stasiun di darat yang menjadi pusat sinyal internet akan memantulkan sinyal internet ke balon-balon yang melayang di ketinggian dua kali lipat ketinggian terbang pesawat jet penumpang.

Sinyal itu akan dipantulkan dari satu balon ke balon lain dan akhirnya ditembakkan ke wilayah yang disasar. Akan tersedia panel surya seukuran meja yang menjadi sumber listrik bagi perangkat teknologi di dalam balon. Balon udara bisa bertahan selama 100 hari di angkasa.

Project Loon dikembangkan Google sejak 2011 oleh para ilmuwan dari Google X, laboratorium rahasia yang juga mengembangkan Google Glass dan mobil nirawak. Selain menggunakan balon udara, Google juga diketahui berambisi menyediakan akses internet di pelosok Bumi menggunakan pesawat nirawak (drone)

Sambangi Markas Apple

Selain bertemu Google, Luhut juga mengatakan bahwa Jokowi akan dijamu makan malam oleh CEO Apple, Tim Cook, di Cupertino, California, AS. Mereka rencananya akan berbicara tentang rencana investasi Apple di industri timah, material yang dibutuhkan Apple dalam memproduksi iPhone dan gadget lainnya.

Indonesia adalah pengekspor timah terbesar di dunia. Sumber timah di Tanah Air banyak terdapat di Bangka dan Belitung.

Baca juga: Kunjungi Markas Apple, Jokowi Akan Makan Malam dengan Tim Cook

Apple sendiri terus berupaya agar material yang digunakan dalam produknya bebas dari masalah hukum. Mereka menghindari material yang diperoleh dari tambang yang mempekerjakan tenaga kerja anak-anak dan yang tidak ramah lingkungan.

"Apple ingin berinvestasi... di industri timah di Bangka-Belitung," kata Luhut, "Mereka ingin timah yang langsung dari sumbernya."

Jokowi, yang juga akan bertemu dengan pimpinan Facebook dan Microsoft, ingin agar raksasa-raksasa teknologi asal AS itu bekerja sama dengan universitas-universitas di Indonesia dalam mengembangkan pusat-pusat edukasi, sehingga Indonesia bisa menjadi pusat perkembangan teknologi di kawasan Asia Tenggara. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunjungi Markas Apple, Jokowi Akan Makan Malam dengan Tim Cook

Kunjungi Markas Apple, Jokowi Akan Makan Malam dengan Tim Cook

News | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 09:34 WIB

Luncurkan Ratusan Satelit, Google Akan Sediakan Internet untuk Dunia

Luncurkan Ratusan Satelit, Google Akan Sediakan Internet untuk Dunia

Tekno | Selasa, 03 Juni 2014 | 17:31 WIB

Terkini

8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa

8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama

Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:14 WIB

XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja

XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:16 WIB

Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!

Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:20 WIB

3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang

3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:00 WIB

Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km

Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:18 WIB

Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!

Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:48 WIB

Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas

Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:24 WIB

OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone

OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:14 WIB

TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D

TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:00 WIB

×