Studi Ungkap Asal-muasal Budi Daya Padi

Liberty Jemadu

Minggu, 08 November 2015 | 20:47 WIB
Studi Ungkap Asal-muasal Budi Daya Padi
Ilustrasi padi (Shutterstock).

Suara.com - Padi, tumbuhan yang menghasilakan beras, sumber makanan utama dari 50 persen populasi dunia, rupanya sudah pernah tiga kali dibudidayakan sepanjang sejarah peradaban manusia, demikian kata para ilmuwan di University of Manchester, Inggris.

Studi itu fokus pada tiga jenis beras, yakni Indica yang lebih panjang, tidak lengket, dan banyak ditemukan di dataran rendah tropis Asia; Japonica, jenis yang lebih pendek dan lengket; dan Aus, jenis beras yang lebih tahan terhadap lingkungan kering dan banyak ditanam di Banglades.

Dalam penelitian-penelitian sebelumnya para ilmuwan yakin bahwa padi hanya pernah satu atau dua kali dibudidayakan, yakni ketika jenis Japonica dan Indica diperkenalkan sekitar 10.000 tahun silam.

Tetapi sebuah analisis terbaru dari Terry Brown dan Peter Civan menunjukkan bahwa Aus adalah jenis padi lain yang dibudidayakan terpisah di sekitar India hingga Banglades.

Tim yang dipimpin Brown dan Cian meneliti data genetika dari 446 jenis padi liar untuk melihat kesamaannya dengan Aus. Secara khusus mereka mencari apa yang disebut sebagai "domestication sweeps", bagian-bagian genom yang berbeda dari padi liar, yang menurut para ilmuwan telah dipilih oleh para petani karena memiliki kemampuan untuk menghasilkan butiran padi lebih banyak.

Brown dalam studinya menemukan, berdasarkan bukti genetika yang mereka kumpulkan, ditemukan bahwa gen-gen unggul ini ada pada sejumlah jenis padi liar yang tumbuh merata di kawasan Asia Selatan. Jadi, kemungkinan besar para petani pada masa lalu memilih jenis-jenis padi dengan gen unggul ini dan mulai membudidayakannya.

Tetapi mengapa asal-muasal padi begitu penting?

Padi, menurut para ilmuwan, adalah salah satu faktor yang mendukung berdirinya peradaban-peradaban besar di Asia dan mendorong budaya pertanian berskala besar di Asia. Dengan kata lain, memahami padi bisa membantu manusia modern memahami perkembangan sejarah peradaban di seluruh Asia. (Phys.org)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sepanjang Tahun 2015 Indonesia Tidak Impor Beras

Sepanjang Tahun 2015 Indonesia Tidak Impor Beras

Bisnis | Jum'at, 06 November 2015 | 14:18 WIB

Pemerintah Targetkan Cetak Sawah Baru 200 Ribu Hektare di 2019

Pemerintah Targetkan Cetak Sawah Baru 200 Ribu Hektare di 2019

Bisnis | Rabu, 04 November 2015 | 16:37 WIB

Kena El Nino, Pemerintah Hitung Ulang Stok Pangan 2016

Kena El Nino, Pemerintah Hitung Ulang Stok Pangan 2016

Bisnis | Senin, 02 November 2015 | 16:18 WIB

Terkini

Buat Agensi Baru, Jihyo TWICE Tinggalkan JYP Entertainment Setelah 21 Tahun

Buat Agensi Baru, Jihyo TWICE Tinggalkan JYP Entertainment Setelah 21 Tahun

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG hingga Danantara Dominasi 12,2 Juta Percakapan Digital

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG hingga Danantara Dominasi 12,2 Juta Percakapan Digital

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Gaji Boleh Imut, tapi Gaya Harus Berkelas: Review Buku Secrets of Six-Figure Women

Gaji Boleh Imut, tapi Gaya Harus Berkelas: Review Buku Secrets of Six-Figure Women

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Body Lotion Natur-E Hijau untuk Apa? Cek Manfaat dan Kandungannya

Body Lotion Natur-E Hijau untuk Apa? Cek Manfaat dan Kandungannya

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Zodiak Scorpio Elemen Apa? Kenali Karakter Aslinya dan 5 Zodiak yang Bisa Menaklukkan Hatinya

Zodiak Scorpio Elemen Apa? Kenali Karakter Aslinya dan 5 Zodiak yang Bisa Menaklukkan Hatinya

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:55 WIB

XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Tawarkan Kuota hingga 800GB dan Paket Unlimited

XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Tawarkan Kuota hingga 800GB dan Paket Unlimited

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Survei 2 Tahun Prabowo-Gibran: 69 Persen Masyarakat Sulit Dapat Kerja

Survei 2 Tahun Prabowo-Gibran: 69 Persen Masyarakat Sulit Dapat Kerja

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Kapolri Buka Suara Soal Kasus Polisi Tembak Polisi: Propam Masuk Tahap Penyidikan

Kapolri Buka Suara Soal Kasus Polisi Tembak Polisi: Propam Masuk Tahap Penyidikan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Kronologi Perempuan di Samarinda Bakar Ruko Gegara Kesal Gaji Tak Naik-naik

Kronologi Perempuan di Samarinda Bakar Ruko Gegara Kesal Gaji Tak Naik-naik

Kaltim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Mesin Pujian Ms. Swirly: Ketika Kata-Kata Menjadi Sumber Kebaikan

Mesin Pujian Ms. Swirly: Ketika Kata-Kata Menjadi Sumber Kebaikan

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:50 WIB

×