Selamat Tinggal Wi-fi! Kini Ada Li-fi yang 100 Kali Lebih Cepat

Liberty Jemadu

Sabtu, 28 November 2015 | 16:57 WIB
Selamat Tinggal Wi-fi! Kini Ada Li-fi yang 100 Kali Lebih Cepat
Teknologi pemancar internet Li-fi hanya memanfaatkan cahaya sebuah lampu, bukan gelombang radio seperti pada Wi-fi (Shutterstock).

Suara.com - Para ilmuwan di Estonia telah berhasil menciptakan cara baru untuk memancarkan komunikasi nirkabel, yang 100 kali lebih cepat dari Wifi. Disebut Li-fi, teknologi ini memanfaatkan cahaya dan menawarkan kecepatan internet hingga 1 gigabit per detik.

Berbeda dari Wi-fi yang memanfaatkan gelombang radio, teknologi baru ini memanfaatkan proses yang disebut Visible Light Communication (VLC), yang membutuhkan cahaya yang bisa diambil dari lampu LED biasa.

Menurut Sydney Morning Herald, Li-fi bekerja mirip seperti kode morse. Lampu akan berkedip-kedip sedemikian cepat, sehingga tak terdeteksi oleh mata manusia, dalam sebuah pola tertentu, sehingga bisa untuk mengirim data dalam kode biner.

BBC mengatakan bahwa Li-fi hanya membutuhkan setidaknya tiga komponen. Pertama cahaya dari lampu biasa, kedua, sumber koneksi internet, dan yang terakhir sebuah photo detector.

Peneliti dari Velmenni, sebuah perusahaan rintisan di Estonia, sudah suskes menguji Li-fi di beberapa perkantoran di Tallin, Estonia. Mereka berhasil mengirim data internet berkecepatan 1 gigabit per detik.

"Kami telah mendesain sebuah solusi lampu cerdas untuk lingkungan industrial, tempat komunikasi berbasis data internet bisa dilakukan memanfaatkan cahaya. Kami juga sedang melakukan beberapa proyek dengan perusahaan swasta, yang di dalamnya kami memasang jaringan Li-fi untuk mengakses internet di kantor mereka," kata Deepak Solanki, CEO Velmenni.

Istilah Li-fi sendiri pertama kali diperkenalkan oleh Harald Haas dari Edinburgh University, ketika dia mendemonstrasikan teknologi itu dalam konferensi Ted (Technology, Entertainment, and Design) pada 2011. Dalam pemaparannya, Haas menunjukkan bagaimana internet yang dipancarkan oleh sebuah lampu LED bisa memutar sebuah video berkualitas high defenition.

Haas mengatakan dengan teknologi Li-fi, semua lampu di dunia, baik di jalan, di rumah, di perkantoran, bahkan di pesawat terbang, akan bisa berubah menjadi pemancar internet.

Salah satu keunggulan Li-fi, menurut dia adalah karena tak menggunakan sinyal radio maka teknologi itu bisa digunakan di mana saja, termasuk di pesawat terbang maupun rumah sakit. Dengan kata lain, cahaya tak akan mengganggu radio pesawat atau perangkat lain di rumah sakit.

Ia juga mengatakan bahwa Li-fi lebih aman dari ancaman peretas, karena tak seperti Wi-fi yang bisa menembus dinding, cahaya punya jangkauan terbatas.

Adapun Velmenni mengatakan bahwa teknologi Li-fi akan bisa tersedia di pasaran dalam tiga sampai empat tahun mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

10 Bahaya WiFi untuk Kesehatan, Termasuk Merusak Sperma

10 Bahaya WiFi untuk Kesehatan, Termasuk Merusak Sperma

Tekno | Selasa, 10 November 2015 | 14:49 WIB

Ini Bandara dengan Kecepatan Wifi Gratis Terburuk

Ini Bandara dengan Kecepatan Wifi Gratis Terburuk

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2015 | 09:34 WIB

Ini Kiat Mencari "Wi-fi" Gratis saat di Luar Negeri

Ini Kiat Mencari "Wi-fi" Gratis saat di Luar Negeri

Tekno | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 17:05 WIB

Wow, Dua Gunung Ini Menyediakan Layanan Wifi Gratis

Wow, Dua Gunung Ini Menyediakan Layanan Wifi Gratis

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2015 | 07:01 WIB

Teknologi Wifi Baru Samsung, Unduh File 1GB dalam 3 Detik

Teknologi Wifi Baru Samsung, Unduh File 1GB dalam 3 Detik

Tekno | Selasa, 14 Oktober 2014 | 18:10 WIB

Terkini

Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!

Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:45 WIB

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:43 WIB

HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:40 WIB

Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya

Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:40 WIB

Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:37 WIB

Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar

Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar

Bri | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:37 WIB

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:34 WIB

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:31 WIB

Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan

Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:26 WIB

Komjak Wanti-wanti Jaksa di Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Lembek Meski Lawan Kolega

Komjak Wanti-wanti Jaksa di Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Lembek Meski Lawan Kolega

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:19 WIB

×