Lapan Luncurkan Satelit Pemantau Pertanian dan Maritim pada Mei

Liberty Jemadu

Selasa, 01 Maret 2016 | 23:15 WIB
Lapan Luncurkan Satelit Pemantau Pertanian dan Maritim pada Mei
Ilustrasi satelit (Shutterstock).

Suara.com - Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) siap meluncurkan satelit mikro generasi kedua Lapan A3/IPB yang memiliki dua fungsi untuk pemantauan pertanian dan maritim pada Mei 2016.

"Saat ini masuk uji terakhir untuk finalisasi dari fungsi satelit itu sendiri, ada (uji) fungsi getar, ada (uji) frekuensi radio," kata Kepala Lapan Thomas Djamaluddin usai membuka loka karya "UK Satellite and Surveillance Capabilities in Broader Maritime Applications in Indonesia" di Jakarta, Selasa.

Kepastian kesiapan peluncuran satelit mikro yang dikembangkan Lapan bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) ini, menurut dia, akan diputuskan pada April 2016.

Satelit yang diperkirakan menghabiskan dana Rp55 miliar ini akan diluncurkan dengan menumpang roket milik India. Namun, satelit yang dilengkapi sensor Automatic Identification System (AIS) untuk pemantauan kapal-kapal penangkap ikan ini akan diluncurkan dengan orbit polar dan inklimasi 98 derajat.

Satelit Lapan A3/IPB yang rencananya mengorbit di ketinggian 650 kilometer (km) di atas permukaan bumi tersebut, menurut Thomas, dirancang untuk memantau lahan pertanian. Satelit ini akan bisa memantau pertumbuhan padi, daerah siap tanam dan panen, hingga pemantauan penggunaan atau kebutuhan pupuk.

Sebelumnya, Thomas mengatakan bahwa Lapan melakukan pengembangan teknologi satelit secara bertahap dengan mengembangkan satelit-satelit mikro yang merupakan satelit eksperimen sampai akhirnya mampu membuat Satelit Nasional.

Lapan bekerjasama dengan BMKG akan membuat satelit Lapan A4 yang dikembangkan untuk fungsi pemantauan meteorologi. Selain itu akan dikembangkan Lapan A5 yang rencananya dikembangkan untuk kepentingan pertahanan.

Lapan A2/Orari yang diluncurkan pada 28 September 2015, menurut Thomas, berfungsi baik dan telah mengirimkan banyak data dan citra satelit ke stasiun bumi. Salah satunya menghasilkan citra satelit dari jalan sepanjang sepuluh meter di daerah perbatasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

2018, Akan Diluncurkan Satelit Tanah Air I

2018, Akan Diluncurkan Satelit Tanah Air I

Tekno | Jum'at, 26 Februari 2016 | 01:16 WIB

Indonesia Akan Bangun Bandara Luar Angkasa

Indonesia Akan Bangun Bandara Luar Angkasa

Tekno | Jum'at, 26 Februari 2016 | 06:12 WIB

Satelit dan Drone Lapan Bantu Polri Pantau Arus Mudik

Satelit dan Drone Lapan Bantu Polri Pantau Arus Mudik

Tekno | Jum'at, 04 September 2015 | 07:01 WIB

Thailand Pesan Pesawat N219 Buatan Lapan

Thailand Pesan Pesawat N219 Buatan Lapan

Tekno | Sabtu, 31 Januari 2015 | 08:36 WIB

Lapan Kembangkan "Drone" untuk Awasi Perairan Indonesia

Lapan Kembangkan "Drone" untuk Awasi Perairan Indonesia

Tekno | Sabtu, 31 Januari 2015 | 03:47 WIB

Terkini

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:07 WIB

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 20:06 WIB

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

×