5 Dampak Negatif Menggunakan Ponsel Sebelum Tidur

Liberty Jemadu

Rabu, 23 Maret 2016 | 15:27 WIB
5 Dampak Negatif Menggunakan Ponsel Sebelum Tidur
Ilustrasi seorang perempuan menggunakan ponsel menjelang tidur (Shutterstock).

Suara.com - Menggunakan telepon seluler pintar jelang tidur malam sudah menjadi praktik yang kian lazim, tetapi sayang praktik ini justru berisiko bagi kesehatan manusia.

Adalah cahaya biru dari layar ponsel yang bisa merugikan manusia. Cahaya yang berguna agar pengguna bisa melihat layar dengan lebih nyaman di bawah sinar matahari itu, justru bisa membawa dampak negatif bagi mata di kondisi cahaya minim.

Berikut ini beberapa bahaya menggunakan ponsel sebelum tidur yang berefek pada tubuh kamu.

1. Kelelahan Otak
Biasanya yang terjadi ketika bermain ponsel justru membuat kamu lupa waktu dan melewati jam tidur kamu. Hal tersebut membuat otak kamu menjadi lelah dan untuk hari berikutnya akan kesulitan untuk belajar atau bekerja akibat kurang tidur dan otak yang masih lelah untuk beraktivitas.

2. Kerusakan Mata
Hal ini juga merupakan salah satu kerusakan yang cukup sering terjadi karena terlalu lama menatap layar smartphone dan terpapar cahaya biru dari smartphone membuat retina mata menjadi tegang bahkan beberapa peneliti menyebutkan jika terlalu lama dengan kebiasaan tersebut dapat menyebabkan katarak.

3. Obesitas
Kurangnya tidur juga menyebabkan terganggunya hormon lain yang mengendalikan rasa lapar. Semakin sering terjaga hingga larut malam maka hormon tersebut akan berupaya untuk selalu memberikan sinyal untuk menambah energi dengan cara rasa lapar. Hal ini berkaitan dengan seringnya makan di jam yang sudah larut malam hingga menyebabkan resiko obesitas.

4. Gangguan Saraf
Kebiasaan menggunakan smartphone sebelum tidur hingga menyebabkan kamu kurang tidur akan membuat neurotoxin meningkat. Hingga akhirnya menyebabkan akan sulit kamu mendapatkan tidur yang nyenyak atau biasa disebut tidur berkualitas. Tentu saja bahaya menggunakan hp sebelum tidur ini bisa berakibat ke penyakit serius lainnya.

5. Depresi
Melatonin merupakan hormon yang diproduksi tubuh untuk memberikan tidur yang nyenyak pada tubuh. Tetapi jika melatonin sudah terganggu tentunya akan menyebabkan kamu menjadi kurang tidur. Bahaya bermain ponsel sebelum tidur ini tentunya dapat menyebabkan depresi jika terlalu sering kurang tidur.

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Simpan Ponsel di Saku, Ini Akibatnya

Simpan Ponsel di Saku, Ini Akibatnya

Health | Selasa, 12 Januari 2016 | 16:00 WIB

Ini Alasan Mematikan Ponsel di Jam 9 Malam

Ini Alasan Mematikan Ponsel di Jam 9 Malam

Health | Sabtu, 21 November 2015 | 15:17 WIB

Ini Bahayanya Sering Mengirim SMS Sambil Berjalan

Ini Bahayanya Sering Mengirim SMS Sambil Berjalan

Health | Selasa, 04 Agustus 2015 | 18:57 WIB

Cegah Efek Buruk Ponsel dengan Cara Ini

Cegah Efek Buruk Ponsel dengan Cara Ini

Health | Minggu, 02 Agustus 2015 | 16:22 WIB

Terkini

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

×