iPhone Refurbish Dilarang Masuk India

Dythia Novianty

Selasa, 31 Mei 2016 | 08:13 WIB
iPhone Refurbish Dilarang Masuk India
Ilustrasi iPhone. (Shutterstock)

Suara.com - Apple boleh mendulang sukses di beberapa pasar ekspansinya, namun ekspansi kali ini tampaknya tidak semulus lainnya. Pasalnya, beberapa kali Apple tersandung masalah dalam proses ekspansinya ke India.

Perusahaan berlogo apel itu diberikan ketentuan untuk tidak menjual iPhone murah yang telah diperbaharui (refurbish). Saat berkunjung ke India beberapa waktu lalu, Tim Cook justru opimistis mendobrak pasar ponsel di negara itu.

Tapi untuk melakukannya, Apple membutuhkan beberapa cara menjual perangkat di negara di mana harga ponsel rata-rata adalah sekitar 100 dolar AS atau kisaran Rp1,3 jutaan. Salah satu solusinya adalah Apple bermaksud menjual iPhone refurbish, dimana perusahaan mengumpulkan handset bekas dari pasar yang kaya, memperbaiki, kemudian diberikan garansi dan menjual cukup dengan beberapa ratus dolar untuk pasar India.

Namun India menganggap apa yang dilakukan Apple sebagai bentuk pelanggaran karena negara itu tidak mau dianggap sebagai tempat pembuangan barang bekas Apple. "Kami tidak mendukung setiap perusahaan menjual ponsel bekas bergaransi," ujar Mentri Perdagangan dan Perindustrian, Nirmala Sitharman seperti dilansir dari BGR, Selasa (31/5/2016).

"Dumping" dalam konteks ekonomi dan perdagangan memiliki definisi sangat khusus. Hal ini mengacu pada menjual produk di pasar luar negeri lebih murah daripada di pasar domestik, untuk mengusir kompetisi lokal.

Jika Apple menjual iPhone lebih murah, itu akan menjadi kasus klasik dumping. Dalam wawancara sebelumnya, Tim Cook tegas membantah bahwa menjual iPhone refurbish sebagai pembuangan.

"Pertama-tama, kita tidak akan pernah 'membuang' apa-apa, ini di hampir semua negara di dunia kita memiliki proses dimana ponsel yang telah digunakan oleh pemilik pertama atau diambil kembali dan dibuat menjadi baru, jika Anda mau, dan garansi ditempatkan pada itu, seperti garansi untuk telepon baru. Dan itu dijual dengan harga yang lebih terjangkau dan yang terjadi di beberapa negara," jelasnya.

Dia juga menekankan, Apple ingin melakukan aktivitas ini secara murni di pasar India.

Sayangnya, pemerintah India tampaknya tidak sepaham dengan Cook. Selain itu, Apple mungkin tidak akan diizinkan membuka toko ritel untuk beberapa bulan. Pasalnya, India memiliki ketentuan bahwa untuk membuka toko ritel bermerek, toko harus menjual 30 persen buatan lokal produk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lukisan Kuno Ini Bikin Penemu iPhone Dipertanyakan

Lukisan Kuno Ini Bikin Penemu iPhone Dipertanyakan

Tekno | Kamis, 26 Mei 2016 | 17:41 WIB

Bos Apple Janji Produksi iPhone 'Murah'

Bos Apple Janji Produksi iPhone 'Murah'

Tekno | Selasa, 24 Mei 2016 | 13:46 WIB

Ini Beberapa Trik Tersembunyi Gunakan iPhone

Ini Beberapa Trik Tersembunyi Gunakan iPhone

Tekno | Kamis, 19 Mei 2016 | 10:06 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×