Niantic Bakal Tindak Pemain Pokemon Go yang Curang

Dythia Novianty

Minggu, 14 Agustus 2016 | 13:53 WIB
Niantic Bakal Tindak Pemain Pokemon Go yang Curang
Pokemon Go. (Shutterstock)

Suara.com - Buat Anda yang menangkap para karakter monster di Pokemon Go dengan cara yang tidak seharusnya, harusnya Anda tidak senang. Bahkan, kini Niantic sebagai pengembang dari Pokemon Go akan menindak gamer yang bermain dengan cara yang 'salah'.

Niantic bisa mendeteksi jika seseorang menggunakan tehnik curang untuk 'berjalan' dan menetaskan telur Pokemon dalam aplikasi mobile. Bahkan, kini perusahaan pengembang tersebut tengah menargetkan orang-orang yang menggunakan GPS bajakanuntuk menangkap lebih banyak Pokemon dengan cara yang jauh lebih mudah, dibandingkan gamer yang bermain secara fair.

Tidak tanggung-tanggung, Niantic akan memblokir secara permanen bagi mereka yang bermain dengan cara curang.

"Akun Anda dihentikan secara permanen karena melakukan pelanggaran syarat Pokémon GO. Pelanggaran yang dilakukan meliputi pemalsuan lokasi, menggunakan emulator, perangkat lunak tidak resmi dan atau dimodifikasi untuk mengakses Pokémon GO atau menggunakan perangkat lunak tidak sah," tulis Niantic dalam halaman web resminya seperti dilansir dari Pcmag, Minggu (14/8/2016).

Perusahaan melakukan hal ini dikarenakan ingin mengajak para gamer untuk bermain secara adil, menyenangkan dan mendapatkan pengalaman bermain yang sesungguhnya bagi banyak orang. Niantic pun memastikan akan terus meningkatkan kualitas gameplay secara optimal dan mengaktifkan sistem anti-curang yang ada.

"Jika yakin akun Anda telah dihentikan meski tidak pernah melakukan kesalahan, Anda dapat mengajukan banding melalui formulir," tulis Niantic.

Untuk itu, disarankan bagi para gamer tidak menghubungkan akun Pokemon Go Anda di setiap situs web pihak ketiga yang menjanjikan beberapa otomatisasi atau berburu Pokemon dengan mudah, melalui Pokemon Go Nexus atau PoGoBag.

Tampaknya, Niantic sangat tidak menyukai kehadian situs-situs lain yang menyederhanakan pengalaman Anda dalam menangkap Pokemon. Makanya, jangan heran jika Anda menggunakan cara yang tidak resmi, akun pun langsung terblokir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Aplikasi yang Akan Memaksimalkan HP Android saat Main Game

3 Aplikasi yang Akan Memaksimalkan HP Android saat Main Game

Tekno | Kamis, 11 Agustus 2016 | 17:54 WIB

Polda Metro Protes Keras, Banyak Pokemon di Dalam Markas

Polda Metro Protes Keras, Banyak Pokemon di Dalam Markas

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 13:15 WIB

Menkominfo Punya Ide Sediakan Tempat untuk Mencari Pokemon

Menkominfo Punya Ide Sediakan Tempat untuk Mencari Pokemon

News | Rabu, 10 Agustus 2016 | 23:08 WIB

Menkominfo akan Ketemu Google untuk Bahas Aturan Main Pokemon GO

Menkominfo akan Ketemu Google untuk Bahas Aturan Main Pokemon GO

News | Rabu, 10 Agustus 2016 | 12:05 WIB

Terkini

Mao Zedong Jadi Bahan Lelucon, Kylian Mbappe Kehilangan Dua Sponsor China

Mao Zedong Jadi Bahan Lelucon, Kylian Mbappe Kehilangan Dua Sponsor China

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Relawan Pertamina Kilang Plaju Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga di 3 Wilayah

Relawan Pertamina Kilang Plaju Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga di 3 Wilayah

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda, BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok Bawa 5 Tuntutan Rakyat

Peringati Hari Sumpah Pemuda, BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok Bawa 5 Tuntutan Rakyat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:28 WIB

PSMS Medan vs Persija Jakarta Jadi Laga Pembuka League Cup 2026, Catat Tanggalnya!

PSMS Medan vs Persija Jakarta Jadi Laga Pembuka League Cup 2026, Catat Tanggalnya!

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Kapolri Lapor Prabowo: Bongkar 23 Korporasi Karhutla Berizin Dicabut, Puluhan Terafiliasi Asing!

Kapolri Lapor Prabowo: Bongkar 23 Korporasi Karhutla Berizin Dicabut, Puluhan Terafiliasi Asing!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Manchester United Disarankan Ganti Michael Carrick dengan Pelatih Sukses di Liverpool

Manchester United Disarankan Ganti Michael Carrick dengan Pelatih Sukses di Liverpool

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Polisi Amankan Pemilik Akun TikTok Ritman Marbun, Diduga Hina Yesus Saat Live

Polisi Amankan Pemilik Akun TikTok Ritman Marbun, Diduga Hina Yesus Saat Live

Sumut | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Berkunjung ke Jakarta Saat JRF 2026? Ini Fasilitas yang Bisa Dinikmati

Berkunjung ke Jakarta Saat JRF 2026? Ini Fasilitas yang Bisa Dinikmati

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Sinopsis Nayyi Navelli, Film Fantasi India yang Dibintangi Yami Gautam

Sinopsis Nayyi Navelli, Film Fantasi India yang Dibintangi Yami Gautam

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Dugaan Penganiayaan Nelayan hingga Tewas di Polsek Kajang, 4 Polisi Diadukan ke Mabes

Dugaan Penganiayaan Nelayan hingga Tewas di Polsek Kajang, 4 Polisi Diadukan ke Mabes

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:19 WIB

×