Gara-gara Fingerprint, Ratusan Orang Dapat Hak Jadi Warga AS

Dythia Novianty

Selasa, 20 September 2016 | 19:43 WIB
Gara-gara Fingerprint, Ratusan Orang Dapat Hak Jadi Warga AS
Ilustrasi sidik jari. (Shutterstock)

Suara.com - Departemen Keamanan Dalam Negeri memberikan kewarganegaraan kepada ratusan orang yang sebelumnya telah diperintahkan dideportasi atau dihapus dengan nama yang berbeda. Hal ini terjadi karena catatan sidik jari (fingeprint) yang tidak akurat.

Laporan dari departemen Kantor Inspektur Jenderal menemukan bahwa hampir 900 orang diberikan kewarganegaraan. Sebelumnya, baik database lembaga maupun F.B.I. berisi semua catatan sidik jari dari orang-orang yang sebelumnya telah diperintahkan untuk dideportasi.

Hampir 150.000 catatan sidik jari sebelumnya tidak didigitalkan atau tidak termasuk di database Departemen Homeland Security. Dalam kasus lain, sidik jari yang diambil oleh pejabat imigrasi selama proses deportasi tidak diteruskan ke F.B.I.

"Situasi ini menciptakan peluang bagi individu untuk memperoleh hak dan keistimewaan dari kewarganegaraan AS melalui jalur penipuan," kata John Roth, jenderal inspektur di Homeland Security.

Laporan itu muncul dikeluarkan oleh anggota Kongres, Homeland Security dan para pejabat intelijen, setelah melakukan pemeriksaan yang lebih luas dari kebijakan imigrasi. Kondisi ini
telah menimbulkan kekhawatiran tentang individu yang memiliki hubungan dengan kelompok teroris ada kemungkinan masuk ke Amerika Serikat.

Pemeriksaan dimulai dari peristiwa serangan teroris di Paris pada November lalu dan penembakan di San Bernardino, California, yang menewaskan 14 orang pada Desember lalu.

Setelah serangan, Presiden Obama menandatangani undang-undang yang memperketat pembuatan visa. Sehingga tidak sembarangan wisatawan dari Eropa masuk ke Amerika Serikat jika mereka memiliki kewarganegaraan ganda dari Iran, Irak, Sudan atau Suriah, atau telah mengunjungi salah satu dari negara-negara tersebut di lima tahun sebelumnya.

"Kegagalan ini merupakan risiko signifikan terhadap keamanan nasional Amerika karena banyak individu mendapatkan naturalisasi memiliki akses publik dan kemampuan untuk mendapatkan izin keamanan," tutur Senator Ron Johnson, seorang Republikan Wisconsin yang merupakan ketua Senat Komite Keamanan Dalam Negeri yang menulis surat kepada Jeh Johnson, sekretaris Keamanan dalam Negeri.

Amerika Serikat Kewarganegaraan dan Layanan Imigrasi, sebuah badan di dalam Homeland Security yang mengawasi kewarganegaraan, seharusnya memeriksa sidik jari pelamar sebelum mendapatkan kewarganegaraan. Kemudian disesuaikan ke sejumlah database untuk memastikan bahwa mereka tidak memiliki catatan kriminal atau menimbulkan ancaman.

Tapi karena database sidik jari tidak lengkap, badan tersebut tidak memiliki cara untuk mengetahui bagaimana individu tersebut sebenarnya.

Peneliti menemukan bahwa lebih dari 200 kasus diperiksa mereka, tidak ada individu mengungkapkan bahwa mereka memiliki identitas lain atau bahwa mereka mendapat perintah dideportasi pada aplikasi naturalisasi mereka.

Laporan inspektur jenderal kata kantor Imigrasi dan Bea Cukai telah menyelidiki beberapa warga naturalisasi untuk menentukan apakah kewarganegaraan mereka harus dicabut. Dari peristiwa ini, berbagai lembaga terkait mulai mendigitalkan semua catatan sidik jari. (NY Times)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Printer 3D Pindai Sidik Jari Mayat Korban Pembunuhan

Printer 3D Pindai Sidik Jari Mayat Korban Pembunuhan

Tekno | Jum'at, 22 Juli 2016 | 20:18 WIB

10+ Smartphone Berteknologi Sensor Sidik Jari Termurah di 2016

10+ Smartphone Berteknologi Sensor Sidik Jari Termurah di 2016

Tekno | Rabu, 04 Mei 2016 | 17:46 WIB

LG Siapkan Teknologi Sidik Jari Tanpa Tombol

LG Siapkan Teknologi Sidik Jari Tanpa Tombol

Tekno | Senin, 02 Mei 2016 | 08:19 WIB

Sistem Android Baru Akan Dilengkapi Fitur Pindai Sidik Jari

Sistem Android Baru Akan Dilengkapi Fitur Pindai Sidik Jari

Tekno | Senin, 25 Mei 2015 | 18:49 WIB

Yahoo Kembangkan Pemindai Telinga, Gantikan Sensor Sidik Jari

Yahoo Kembangkan Pemindai Telinga, Gantikan Sensor Sidik Jari

News | Rabu, 29 April 2015 | 17:47 WIB

Terkini

Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!

Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!

Bri | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:54 WIB

Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi

Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi

Surakarta | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026

Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sinopsis Unabomber, Kisah Nyata Mahasiswa Harvard Jadi Teroris Buronan FBI

Sinopsis Unabomber, Kisah Nyata Mahasiswa Harvard Jadi Teroris Buronan FBI

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Perkuat Keandalan Operasi dan Produksi Migas, PHR Resmikan Fasilitas EPF Libo GS

Perkuat Keandalan Operasi dan Produksi Migas, PHR Resmikan Fasilitas EPF Libo GS

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: Hakim Akui Ada Penyimpangan Prosedural

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: Hakim Akui Ada Penyimpangan Prosedural

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:32 WIB

141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin

141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi

Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia

Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI

Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI

Bri | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:22 WIB

×