Waspadai Serangan Trojan Svpeng via Google AdSense!

Dythia Novianty

Rabu, 09 November 2016 | 16:11 WIB
Waspadai Serangan Trojan Svpeng via Google AdSense!
Ilustrasi serangan virus Trojan. [Shutterstock]

Suara.com - Para ahli Kaspersky Lab baru-baru ini menemukan sebuah modifikasi dari Trojan mobile banking, Svpeng. Trojan tersebut bersembunyi di jaringan iklan Google, AdSense.

Sejak pertengahan Juli, Trojan Svpeng terdeteksi pada perangkat Android di sekitar 318.000 perangkat, dengan tingkat infeksi tertinggi sebanyak 37.000 korban per hari. Para penyerang mengeksploitasi bug di Google Chrome untuk Android, berniat mencuri informasi pribadi pemilik perangkat.

Kejadian ini terungkap setelah Google memperbaiki bug tersebut. Kasus pertama dari serangan Svpeng yang menggunakan bug di Chrome untuk Android, diketahui terjadi pada pertengahan Juli pada website berita Rusia. Selama serangan itu, Trojan secara diam-diam mengunduh dirinya sendiri ke perangkat Android milik pengunjung website.

Para ahli Kaspersky Lab menemukan bahwa serangan dimulai dengan sebuah iklan yang terinfeksi dan ditempatkan pada Google AdSense. Iklan tersebut ditampilkan secara "normal" pada halaman Web yang tidak terinfeksi, dengan Trojan hanya akan terunduh ketika pengguna mengakses halaman tersebut melalui browser Chrome di perangkat Android.

Svpeng menyamarkan dirinya sebagai update browser penting atau aplikasi populer agar pengguna menyetujui instalasi. Setelah malware diluncurkan, selanjutnya dia akan menghilang dari daftar aplikasi yang diinstal dan meminta pengguna untuk memberikan hak perangkat admin. Hal ini membuat malware sulit untuk dideteksi.

Ternyata para penyerang menemukan cara melewati beberapa fitur keamanan kunci dari Google Chrome untuk Android. Biasanya, ketika sebuah file APK diunduh pada perangkat mobile melalui link web eksternal, browser akan menampilkan peringatan bahwa ada benda yang berpotensi membahayakan sedang diunduh.

Dalam hal ini, penyerang menemukan celah keamanan yang memungkinkan file APK untuk diunduh tanpa memberitahu pengguna. Ketika menemukan bug tersebut, Kaspersky Lab segera melaporkan masalah ini ke Google. Patch untuk bug ini akan segera diluncurkan pada pembaruan terbaru Google Chrome untuk Android.

"Kami mendesak pengguna menghindari mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya dan berhati-hati ketika merujuk kepada permintaan ijin untuk hak akses apa yang diminta untuk diberikan dan mengapa," ungkap Nikita Buchka, Analis Malware di Kaspersky Lab, dalam keterangan resminya, Rabu (9/11/2016).

Kaspersky Lab menyarankan pengguna untuk meng-upgrade Chrome untuk browser Android ke versi terbaru. Trojan mobile banking Svpeng dirancang untuk mencuri informasi dari kartu bank.

Trojan juga mengumpulkan riwayat panggilan, pesan teks dan multimedia, penanda browser dan kontak. Kaspersky Lab mendeteksi modifikasi dari malware sebagai Trojan-Banker.AndroidOS.Svpeng.q

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspadai Remaja Lelaki dan Perempuan Kecanduan Internet

Waspadai Remaja Lelaki dan Perempuan Kecanduan Internet

Tekno | Kamis, 27 Oktober 2016 | 15:30 WIB

Teknik Andalan yang Sering Digunakan Hacker

Teknik Andalan yang Sering Digunakan Hacker

Tekno | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 14:28 WIB

Kaspersky Lab: Bisnis Finansial Sasaran Empuk Serangan DDoS

Kaspersky Lab: Bisnis Finansial Sasaran Empuk Serangan DDoS

Tekno | Rabu, 27 Juli 2016 | 21:59 WIB

Hacker Jual Puluhan Ribu Akes ke Server Mulai dari Rp80.000

Hacker Jual Puluhan Ribu Akes ke Server Mulai dari Rp80.000

Tekno | Minggu, 19 Juni 2016 | 06:57 WIB

Bahkan Kaspersky Pun Dibobol Peretas

Bahkan Kaspersky Pun Dibobol Peretas

Tekno | Kamis, 11 Juni 2015 | 15:28 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×