Teknik Andalan yang Sering Digunakan Hacker

Liberty Jemadu

Jum'at, 21 Oktober 2016 | 14:28 WIB
Teknik Andalan yang Sering Digunakan Hacker
Ilustrasi virus trojan (Shutterstock).

Suara.com - Internet kini sudah penuh dengan para peretas, mulai dari yang berniat mencari informasi hingga para penjahat. Cara yang mereka gunakan juga terus berkembang, seiring dengan semakin kayanya pengetahuan soal internet.

Tetapi meski keterampilan para hacker sudah berkembang jauh, ada satu teknik yang masih banyak digunakan untuk menyusup dan mencuri informasi dari jaringan komputer target.

Trojan, demikian nama teknik ini, memang kerap kali ampuh dalam membobol jaringan komputer yang ditarget. Namanya bisa dirunut dari kisah Perang Troya yang mashyur dalam kisah mitologi Yunani dan pernah diangkat ke layar lebar dalam film "Troy" pada 2004.

Taktik Licik Yunani Kuno

Kisah ini bercerita tentang usaha para kesatria Yunani untuk membobol benteng Kota Troya. Setelah melewati pertempuran bertahun-tahun tanpa hasil, akhirnya orang-orang Yunani menemukan sebuah taktik licik untuk manerobos tembok-tembok benteng yang kokoh.

Mereka membangun sebuah patung kuda raksasa yang dirancang seolah-olah sebagai persembahan untuk para dewa. Patung raksasa itu diletakkan di luar benteng Troya, sebelum pasukan Yunani pergi menggunakan perahu-perahu tempur mereka.

Pasukan Troya yang tertipu, membawa patung raksasa itu ke dalam benteng mereka dan mengira bahwa pasukan Yunani sudah menyerah. Tetapi pada malam harinya dari dalam patung itu keluar sejumlah prajurit Yunani yang kemudian mengobrak-abrik kota dan membuka gerbang bagi rekan-rekannya yang rupanya menunggu di tepi pantai.

Dengan taktik licik itu Yunani akhirnya menghancurkan Troya dan berhasil memenangkan perang.

Nah, meniru taktik kuda troya ini para hacker mengembangkan teknik serangan trojan. Mereka membuat konten atau program menarik di internet, agar diklik dan diunduh oleh targetnya. Ternyata dalam konten itu disisipkan program jahat atau virus (trojan script) yang siap menguasai komputer kamu.

Cara Kerja Trojan

Biasanya script Trojan akan merubah akses administrator dengan mengaku bahwa dialah Administrator pada sistem komputer, ada lagi dengan merubah nama service komputer yang menyerupai seperti service asli di komputer.

Trik dari script Trojan dapat di manfaatkan juga oleh attacker untuk mengendalikan komputer kamu menjadi zombie. Setelah dikendalikan, komputer kamu akan diubah menjadi senjata untuk menyerang jaringan komputer lain dalam serangan yang lazim disebut DDOS (distributed denial of service).

Tujuan serangan DDOS adalah untuk membuat server sebuah jaringan tumbang dan tak bisa beroperasi karena kelebihan arus informasi yang masuk di dalamnya.

Mengatasi Trojan

Lalu bagaimana menghindari serangan trojan? Cara paling mudah adalah berhati-hati di internet, terutama saat akan mengunduh konten atau program bajakan, terutama yang menawarkan layanan yang "too good to be true".

Artikel menarik lainnya:
Waspada, Inilah 10 Teknik Cracking Password yang Sering Dipakai Hacker!
10 Software Hacker untuk Melakukan Serangan DDoS
Jangan Buka Jenis File ini Jika Kamu Tidak Ingin Di-HACK!

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Bukan Wajib Militer, Negara Justru Lebih Butuh Hacker dan Praktisi IT Buat Jadi 'Komcad'

Bukan Wajib Militer, Negara Justru Lebih Butuh Hacker dan Praktisi IT Buat Jadi 'Komcad'

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Modus Baru Kejahatan Siber Internasional: Tak Lagi Retas Sistem, tapi Manipulasi Korban

Modus Baru Kejahatan Siber Internasional: Tak Lagi Retas Sistem, tapi Manipulasi Korban

News | Minggu, 06 September 2026 | 16:24 WIB

Ancaman Siber Mobil Modern Ternyata Lebih Mengerikan dari Sekadar Aksi Peretasan di Film

Ancaman Siber Mobil Modern Ternyata Lebih Mengerikan dari Sekadar Aksi Peretasan di Film

Otomotif | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:05 WIB

Selain Rudal Kiamat, Iran Kerahkan Hacker Lumpuhkan Jarigan Siber Vital Amerika Serikat

Selain Rudal Kiamat, Iran Kerahkan Hacker Lumpuhkan Jarigan Siber Vital Amerika Serikat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 12:46 WIB

Mobil Bisa Dihack? Intip Fakta Ngerinya yang Ternyata Beda dari Film Hollywood

Mobil Bisa Dihack? Intip Fakta Ngerinya yang Ternyata Beda dari Film Hollywood

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:11 WIB

Mobil Bisa Dihack? Intip Fakta Ngerinya yang Ternyata Beda dari Film Hollywood

Mobil Bisa Dihack? Intip Fakta Ngerinya yang Ternyata Beda dari Film Hollywood

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:11 WIB

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:29 WIB

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:25 WIB

Uang Rp40 M Buat Bayar Utang Dirampok, Hacker Bobol Sistem Kementerian Keuangan

Uang Rp40 M Buat Bayar Utang Dirampok, Hacker Bobol Sistem Kementerian Keuangan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 10:21 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×