Jangan Download Game Battlefield 1 Bajakan! Ini 5 Alasannya

Liberty Jemadu

Rabu, 08 Februari 2017 | 17:38 WIB
Jangan Download Game Battlefield 1 Bajakan! Ini 5 Alasannya
Game Battlefield 1 pada konsol PlayStation 4 (Shutterstock).

Suara.com - Battlefield 1 merupakan game FPS yang bisa dibilang paling keren saat ini. Alasan salah satunya adalah karena grafis yang ditampilkan benar-benar tampak nyata. Game ini sendiri dikembangkan oleh Dice dan dipublikasikan oleh EA.

Tiga bulan setelah dirilis, kabar mengejutkan datang dari game ini. Dikabarkan untuk versi bajakannya sudah tersedia. Meski sudah tersedia untuk versi bajakannya, kamu sebaiknya tidak usah mendownloadnya.

Sekedar informasi untuk kamu, bahwa ukuran file untuk game bajakan ini adalah kisaran 38GB-50GB. Sebuah ukuran file yang cukup besar dan pastinya akan butuh banyak kuota. Nah daripada kamu buang-buang kuota, sebaiknya kamu simak beberapa pertimbangan berikut ini.

1. Filenya Dikabarkan Ada Yang Rusak
File yang ukurannya 38 sampai 50GBan ini, rupanya dikabarkan ada yang rusak. Hal ini bukan tidak mungkin akan mengharuskan kamu untuk mendownload ulang lagi. Download sekali aja udah makan banyak waktu, apa lagi kalau dua kali?

2. Proses Downloadnya Rumit
Enggak cuma dikabarkan rusak, downloadnya aja ternyata susah. Selain filenya dibagi beberapa bagian, belum lagi iklannya, belum lagi kalau download dan putus di tengah jalan, belum lagi masalah kecepatan server hosting yang enggak maksimal dan lain-lain. Yakin masih mau download?

3. Tidak Bisa Mode Multi Player
Udah berhasil download dan main? Tapi sayang fitur unggulan dari game ini malah nggak akan bisa kamu rasakan. Yupp, fitur tersebut adalah multi player. Nggak bisa dipungkiri, game ini justru malah terkenal dengan multi playernya. Karena kamu pakai bajakan, ya nggak bisa online.

4. Mode Single Player Yang Terlalu Singkat
Nggak apa-apa kok kalau nggak bisa main multi player. Yakin? Terus mau main single player aja gitu? Informasi untuk kamu, bahwa game ini memiliki mode single player yang sangat singkat. Bahkan dikabarkan banyak orang yang memainkan ini tamat hanya dalam waktu kisaran 3 jam.

5. Tidak Menghargai Para Pengembang Game
Alasan terakhir adalah yang terpenting. Jika kamu memang masih mau melihat seri game Battlefield yang selanjutnya, sebaiknya kamu enggak usah download versi bajakannya. Karena untuk membuat game ini butuh biaya enggak sedikit. Lalu kamu mau dapat secara gratis? Enggak kasihan sama yang bikin?

Nah itulah dia 5 alasan untuk tidak download game Battlfield 1 versi bajakan. Jadi kalau kamu memang suka dengan game ini, yuk beli originalnya saja.

Artikel Menarik Lainnya:
Situs Milik Metro TV Dan Mata Najwa Kena Hack! Kok Bisa Ya?
Waspada! Ini 5 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Membuat Password
Pengertian Kenapa Hard Disk Tidak Terbaca Full Kapasitasnya!

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

×