Array

Studi: Ganja Bisa Bikin Otak Kembali Muda

Liberty Jemadu Suara.Com
Jum'at, 12 Mei 2017 | 20:26 WIB
Studi: Ganja Bisa Bikin Otak Kembali Muda
Daun ganja dan minyak ganja. [shutterstock]

Suara.com - Daya ingat akan memudar seiring usia. Tetapi sebuah penelitian di Jerman dan Israel telah menemukan sebuah penawar yang bisa membuat otak kembali muda. Penawar itu adalah ganja.

Para ilmuwan dari Universitas Bonn, Jerman dan dari The Hebrew University of Jerusalem, Israel telah berhasil untuk tidak saja memperlambat memudarnya daya ingat, tetapi mampu membuat otak yang sudah tua kembali menjadi muda.

Dalam eksperimennya, mereka berhasil mengubah otak tikus yang sudah tua menjadi seperti otak tikus berusia dua bulan. Ramuan yang digunakan dalam eksperimen ini adalah sebuah senyawa aktif yang diambil dari tumbuhan ganja.

Tikus-tikus yang digunakan dalam eksperimen itu adalah yang memiliki harapan hidup rendah. Binatang-binatang itu bahkan sudah mulai kehilangan kemampuan kognitif ketika memasuki usia 12 bulan.

Para ilmuwan kemudian memberikan dosis rendah THC, senyawa aktif dari ganja, kepada beberapa ekor tikus berusia dua, 12, dan 18 bulan selama empat pekan.

Setelahnya, binatang-binatang itu diuji kemampuan belajar dan daya ingat. Mereka misalnya diuji dalam menentukan arah serta pengenalan terhadap tikus lain.

Hasilnya tikus-tikus yang diberikan senyawa aktif ganja tadi menunjukkan peningkatan pada kemampuan kognitif yang setara dengan tikus berusia dua bulan.

"Ekpserimen ini menunjukkan bahwa treatment ini berhasilkan mengembalikan daya ingat pada binatang yang sudah tua," kata Andrea Zimmer dari Universitas Bonn yang terlibat dalam studi itu.

Riset ini sendiri telah digelar selama bertahun-tahun. Pada awalnya para peneliti menemukan bahwa otak tikus lebih cepat menua ketika tak memiliki reseptor cannabinoid 1 (CB1), satu tipe protein yang biasa ditemukan pada sistem syaraf.

"Seiring penuaan, jumlah cannabinoid yang diproduksi secara alami oleh tubuh di otak akan terus berkurang. Ketika aktivitas sistem cannabinoid menurun, kami menemukan bahwa proses penuaan otak juga semakin cepat," jelas Zimmer.

Zimmer menambahkan bahwa timnya saat ini fokus untuk mencoba menggunakan THC pada manusia dan melihat efeknya terhadap daya ingat serta otak manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI