Array

Jadi Korban Ransomware WannaCry? Ini yang Bisa Dilakukan

Dythia Novianty Suara.Com
Senin, 15 Mei 2017 | 19:36 WIB
Jadi Korban Ransomware WannaCry? Ini yang Bisa Dilakukan
Ilustrasi ransomware. [Shutterstock]

Suara.com - Australia menjadi salah satu negara yang tidak ada di daftar 200.000 korban serangan ransomware WannaCry global. Tapi pemerintahan mereka tetap menganggap serangan tersebut bukan hal sepele.

Profesor Associate dari RMIT University, Mark Gregory setuju dan mengatakan bahwa tidak selamanya negara akan aman dari serangan berikutnya.

"Anda bisa melakukan semua tindakan pencegahan, tapi mungkin Anda bisa terkena serangan ini," katanya.

Buat Anda yang sudah menjadi korban serangan global ini, Profesor Gregory memiliki tips yang bisa dilakukan. Jika sudah positif terjangkit ransomware WannaCry, putuskan koneksi PC Anda dari jaringan yang terhubung dengannya, lalu matikan.

Profesor Gregory mengatakan, apa yang terjadi selanjutnya tergantung jika Anda menggunakan PC rumahan atau di tempat kerja. Jika berada di rumah, hubungi perusahaan IT lokal yang bisa mengembalikan komputer Anda. Tapi jika sedang bekerja, hubungi bagian IT internal, lalu pastikan pemberitahuan dikirimkan kepada semua orang tentang serangan tersebut.

Dan jika Anda diminta sejumlah uang untuk mendapatkan data kembali, Profesor Gregory menyarankan untuk tidak memenuhi permintaan tersebut.

"Saya tidak percaya bahwa orang seharusnya membayar penjahat," kata Profesor Gregory.

Sementara itu, Direktur Pusat Penelitian Keamanan Cyber ​​di Deakin University, Profesor Yang Xiang, mengatakan kepada ABC bahwa tidak etis membayar uang tebusan.

"Jika Anda terus membayar uang tebusan, itu sebenarnya membantu penyerang untuk menumbuhkan industri ini," katanya.

Baca Juga: Tips Meminimalisasi Komputer Terinfeksi Ransomware WannaCry

Tapi buat Anda yanng sudah terlanjur memenuhi permintaan tersebut, menurut Profesor Gregory, ini akan menjadi pertaruhan bernilai demi mendapatkan data-data Anda kembali.

Setelah membayar, tentu Anda akan berfikir kapan akan mendapatkan data tersebut. Jawabannya adalah tidak akan.

"Umumnya jika Anda terkena ransomware, satu-satunya pendekatan yang bisa dilakukan sekarang adalah menginstal ulang [semuanya] komputer," katanya.

Singkatnya, pencegahan lebih baik daripada mengobati. [ABC]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI