104.378 Warga Kota Bima Mengungsi Akibat Banjir

Adhitya Himawan

Sabtu, 24 Desember 2016 | 10:36 WIB
104.378 Warga Kota Bima Mengungsi Akibat Banjir
Banjir melanda kota Bima, Nusa Tenggara Barat. [Antara/Didin]

Kota Bima telah diterjang banjir besar dua kali yang menyebabkan ribuan rumah terendam banjir hingga ketinggian 1 - 3 meter pada Rabu (21/12/2016) dan Jumat (23/12/2016). Ribuan masyarakat mengungsi ke tempat yang lebih aman. Masyarakat yang awalnya sudah kembali ke rumah dari pengungsian kembali mengungsi karena adanya banjir susulan pada Jumat siang.

"Akses komunikasi dan suplai listrik mati di Kota Bima. Akses transportasi terputus dan aktivitas ekonomi lumpuh. Perkantoran dan sekolah diliburkan," kata Kepala BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Muhammad Rum, dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/12/2016).

Rum menegaskan pihaknya telah melaporkan kondisi terkini kepada Kepala BNPB Willem Rampangilei terkait perkembangan penanganan banjir. Dampak banjir di Kota Bima menyebabkan 105.758 jiwa terdampak di 5 kecamatan (33 kelurahan) dan 104.378 jiwa mengungsi. Wilayah terdampak meliputi :

1. Kecamatan Rasanae Timur (4 kelurahan) penduduk terdampak 3.581 jiwa, mengungsi 3.581 jiwa.
2. Kecamatan Mpuda (9 kelurahan) penduduk terdampak 30.078 jiwa, mengungsi 29.553 jiwa
3. Kecamatan Raba (10 kelurahan) penduduk terdampak 19.955 jiwa, mengunsgsi 19.705 jiwa
4 Kecamatan Rasanae  Barat (6 kelurahan) penduduk terdampak 33.492 jiwa,  mengungsi 32.892 jiwa
5. Kecamatan  Asakota ( 4 kelurahan) peduduk terdampak 18.648 jiwa, mengungsi 18.648 jiwa.

“Saat ini sebagia banjir telah surut. Hanya menyisakan genangan dan lumpur. Sebagian besar pengungsi telah pulang kembali ke rumahnya masing-masing. Perkantoran dan sekolah diliburkan. Aktivitas pasar belum ada yang buka karena juga ikut terendam banjir. Listrik masih padam dan jaringan komunikasi juga belum pulih. Kondisi ini juga menyebabkan kendala dalam penanganan. Pendataan terus dilakukan,” ujar Mahammad Rum.

Hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa meninggal dan hilang akibat banjir. Fasilitas kesehatan yang rusak meliputi 4 puskesmas, 29 puskesmas pembantu, 29 polindes dan 1 kantor labkesda. Obat-obatan dan sarana medis ikut terendam banjir sehingga diperlukan bantuan obat-obatan dan tenaga medis.

Upaya penanganan darurat banjir terus dilakukan oleh BPBD, BNPB, TNI, Polri, Basarnas, Kemenkes, Kemensos, Kemen PU Pera, Tagana, SKPD Kota Bima, NGO, dunia usaha, relawan seperti dari PKPU, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Senkom Polri dan lainnya, dan masyarakat. Masa tanggap darurat selama 14 hari yaitu 22/12/2016 hingga 4/1/2017.

Distribusi bantuan pangan disalurkan melalui kelurahan. Telah dibuka dapur umum lapangan di 4 lokasi oleh TNI, BPBD dan Tagana, dan rencana akan dibuka dapur umum lapangan di 2 lokasi oleh PMI. BPBD Provinsi NTB telah memberikan bantuan pangan 3 truk dan 1 paket obat untuk korban banjir. BPBD Kabupaten Dompu memberikan bantuan logistik 1 truk. BPBD Kabupaten. Sumbawa Barat mengirim bantuan logistik 2 truk. Pemda Provinsi NTB memberikan bantuan Rp 4,2 milyar untuk difokuskan pada bantuan pangan dan logistik. PMI, NGO dan relawan juga telah mendistribusikan bantuan kepada masyarakat.

BNPB terus mengirimkan bantuan ke Kota Bima. Kepala BNPB, Willem Rampangilei telah memerintahkan Deputi Logistik dan Peralatan BNPB untuk segera mengirim bantuan yang diperlukan BPBD.

baca juga

“Tim Reaksi Cepat BNPB yang sudah ada di Kota Bima agar menghitung berapa kebutuhan logistik dan peralatan disana. Perkuat terus BPBD. Jangan sampai ada masyarakat yang kekurangan dan tidak mendapatkan bantuan,” kata Willem Rampangilei dalam kesempatan yang sama.

Kebutuhan mendesak saat ini adalah makanan siap saji, permakanan, sandang, air bersih, terpal, tikar, selimut, obat-obatan, sarung, mukena, alat-alat kebersihan rumah tangga, dan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNPB: Tanggap Darurat Aceh Selesai

BNPB: Tanggap Darurat Aceh Selesai

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 02:13 WIB

Hingga Hari ini, Tercatat 103 Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Aceh

Hingga Hari ini, Tercatat 103 Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Aceh

News | Kamis, 15 Desember 2016 | 07:42 WIB

Korban Tewas Gempa Bumi di Aceh Bertambah Jadi 94 Orang

Korban Tewas Gempa Bumi di Aceh Bertambah Jadi 94 Orang

News | Rabu, 07 Desember 2016 | 23:14 WIB

Siap Bertualang dengan Tablet Advan - Satria Heroes Bima X

Siap Bertualang dengan Tablet Advan - Satria Heroes Bima X

Tekno | Rabu, 07 Desember 2016 | 19:18 WIB

Korban Meninggal Gempa Pidie Bertambah 52 Orang

Korban Meninggal Gempa Pidie Bertambah 52 Orang

Foto | Rabu, 07 Desember 2016 | 15:20 WIB

5 Orang Tewas Tertimbun Longsor di Magelang dan Lebak

5 Orang Tewas Tertimbun Longsor di Magelang dan Lebak

News | Rabu, 07 Desember 2016 | 05:42 WIB

Tipikor Padang Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Dana Hibah BNPB

Tipikor Padang Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Dana Hibah BNPB

News | Kamis, 03 November 2016 | 11:48 WIB

Diterjang Banjir, 80 Pasien Rumah Sakit di Gorontalo Mengungsi

Diterjang Banjir, 80 Pasien Rumah Sakit di Gorontalo Mengungsi

News | Rabu, 26 Oktober 2016 | 06:32 WIB

Bencana Banjir Melanda Gorontalo

Bencana Banjir Melanda Gorontalo

News | Rabu, 26 Oktober 2016 | 06:28 WIB

1000 KK Jadi Korban Banjir Palopo, Sulsel

1000 KK Jadi Korban Banjir Palopo, Sulsel

News | Senin, 24 Oktober 2016 | 06:21 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×