Ilmuwan Buktikan Teori Relativitas Punya Einstein

Dythia Novianty | Suara.com

Jum'at, 09 Juni 2017 | 14:35 WIB
Ilmuwan Buktikan Teori Relativitas Punya Einstein
Ilustrasi Albert Einstein. (Shutterstock)

Suara.com - Para astronom telah menemukan sebuah aplikasi baru untuk teori relativitas Einstein yang kuno. Teori itu digunakan untuk mengukur ukuran bintang di luar matahari secara langsung.

Dalam penelitian yang dipublikasikan pada hari belum lama ini, para ilmuwan mengatakan bahwa mereka menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble untuk merencanakan perubahan kecil di jalan cahaya yang berasal dari bintang yang jauh saat melewati bintang sasaran yang relatif dekat, yang dikenal sebagai Stein 2051 B.

Peneliti menerapkan temuan Einstein untuk mengukur bagaimana gravitasi Stein 2051 B melengkung pada cahaya bintang latar belakang. Merupakan sebuah fenomena yang diperkirakan fisikawan lebih dari 100 tahun yang lalu dan sebagai cara langsung untuk menilai massanya. Teknik ini bisa diterapkan pada bintang lain.

"Rasanya seperti mengukur gerakan kuningan kecil di depan bola lampu dari 1.500 mil jauhnya," kata astronom Kailash Sahu dari the Space Telescope Science Institute di Baltimore pada sebuah jumpa pers.

Penelitian ini dipresentasikan pada pertemuan American Astronomical Society di Austin, Texas, belum lama ini dan juga diterbitkan dalam jurnal Science edisi minggu ini.

Pengukuran menunjukkan massa Stein 2051B sekitar dua pertiga matahari di tata surya bumi. Ini adalah jenis bintang yang dikenal sebagai kurcaci putih, yang merupakan bintang yang lebih kecil dari delapan kali ukuran matahari saat mereka kehabisan bahan bakar nuklir dan runtuh, meninggalkan inti panas.

"Hal yang paling penting bagi bintang adalah misinya," kata Sahu.

"Jika kita tahu massa, kita tahu apa radiusnya, seberapa cerahnya, berapa lama akan hidup, apa yang akan terjadi setelah mati. Semuanya tergantung pada massa bintang," ucapnya.

Para ilmuwan sebelumnya menentukan massa tiga bintang kerdil putih lainnya dengan menggunakan teknik tidak langsung, yang mengharuskan bintang tersebut memiliki pasangan yang mengorbit untuk mengukur tarikan gravitasi.

Pelapisan cahaya merupakan ujian kunci untuk teori relativitas umum Einstein, yang diterbitkan lebih dari 100 tahun yang lalu. Teori ini terbukti pada tahun 1919, ketika para ilmuwan mengukur melengkung cahaya bintang di sekitar matahari selama gerhana matahari total.

Einstein meletakkan dasar bagi fisika modern dan kosmologi, memberikan perspektif ruang dan waktu yang dibentuk oleh gravitasi.

Sahu dan rekannya adalah yang pertama mengamati fenomena di sebuah bintang di luar matahari, Terry Oswalt dari Embry-Riddle Aeronautical University di Daytona Beach, Florida, mengatakan dalam sebuah esai terkait di Science. [Mirror]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain "Supermoon", Saksikan Juga "Hujan Meteor Perseid"

Selain "Supermoon", Saksikan Juga "Hujan Meteor Perseid"

Tekno | Senin, 11 Agustus 2014 | 09:24 WIB

Soal Kecepatan Cahaya, Ternyata Albert Einstein Selama Ini Salah

Soal Kecepatan Cahaya, Ternyata Albert Einstein Selama Ini Salah

Tekno | Selasa, 01 Juli 2014 | 05:59 WIB

Bocah Empat Tahun Saingi IQ Albert Einstein

Bocah Empat Tahun Saingi IQ Albert Einstein

Tekno | Selasa, 18 Maret 2014 | 11:34 WIB

Terkini

Jelang Perilisan, Forza Horizon 6 Diduga Jadi Korban Pembajakan

Jelang Perilisan, Forza Horizon 6 Diduga Jadi Korban Pembajakan

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:25 WIB

Update Harga HP Tecno Mei 2026, Seri Termurah Mulai Rp999 Ribu

Update Harga HP Tecno Mei 2026, Seri Termurah Mulai Rp999 Ribu

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:51 WIB

53 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Mei 2026: Raih Icon 119, MLS, dan Gems Gratis

53 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Mei 2026: Raih Icon 119, MLS, dan Gems Gratis

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:07 WIB

5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan

5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:51 WIB

Dari Cosplayer ke Gaming Creator, Sosok Ini Mendadak Viral Usai Bagikan Tips Main Game

Dari Cosplayer ke Gaming Creator, Sosok Ini Mendadak Viral Usai Bagikan Tips Main Game

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:27 WIB

Honor Pad 20 Resmi Meluncur, Tablet Layar 3K dengan Snapdragon 7 Gen 3 untuk Pelajar

Honor Pad 20 Resmi Meluncur, Tablet Layar 3K dengan Snapdragon 7 Gen 3 untuk Pelajar

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:55 WIB

75 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 Mei 2026: Ada Scythe Eclipse dan Diamond

75 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 Mei 2026: Ada Scythe Eclipse dan Diamond

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:32 WIB

Fujifilm Rilis Cetakan Instax Super Mario ke Nintendo Switch

Fujifilm Rilis Cetakan Instax Super Mario ke Nintendo Switch

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:26 WIB

Makin Gahar, Honor Magic 9 Pro Max Dirumorkan Pakai Chip Snapdragon 2 Nm

Makin Gahar, Honor Magic 9 Pro Max Dirumorkan Pakai Chip Snapdragon 2 Nm

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:24 WIB

Ancaman AI Fraud dan Deepfake Meledak di Indonesia, Indosat Ungkap Risiko Siber Makin Ganas

Ancaman AI Fraud dan Deepfake Meledak di Indonesia, Indosat Ungkap Risiko Siber Makin Ganas

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:24 WIB