Samsung Bakal Kembangkan Bisnis Chip Memori Terbesar di Dunia

Dythia Novianty

Selasa, 04 Juli 2017 | 17:12 WIB
Samsung Bakal Kembangkan Bisnis Chip Memori Terbesar di Dunia
Logo Samsung. [Shutterstock]

Suara.com - Samsung Electronics akan menginvestasikan hampir 18 miliar dolar AS atau sekiar Rp240 triliun dalam bisnis chipnya. Langkah ini diambil sebagai usaha perusahaan asal Korea Selatan itu memperluas pasar chip memori dan smartphone global.

Pembuat smartphone dan chip memori ini akan menjadi yang terbesar di dunia. Investasi itu diperuntukkan memperluas dan meningkatkan pabrik chipnya di kota-kota Korea Selatan Pyeongtaek dan Hwaseong, pada tahun tahun 2021 mendatang.

Pabrik di Pyeongtaek, 70 kilometer (44 mil) selatan Seoul, merupakan yang terbesar di dunia. Perusahaan baru saja memulai produksi setelah Samsung Electronics menghabiskan 15,6 triliun won atau kisaran Rp181 miliar dalam dua tahun terakhir untuk membangunnya.

Perusahaan juga berencana memperluas pabrik chip NAND di kota Xian di Cina, untuk memenuhi permintaan yang meningkatnya jumlah chip yang digunakan pada produk penyimpanan high-end.

Di smartphone, Samsung telah semakin terjepit oleh rival asal Cina yang lebih kecil di pasar low-end dan mid-end. Sedangkan di segmen high-end oleh iPhone Apple.

Pabrikan juga mengalami pukulan terhadap reputasinya setelah penarikkan massal di tahun lalu dari smartphone Galaxy Note 7 karena baterai yang rusak dan meledak.

Namun perusahaan tersebut berhasil membukukan keuntungan, berkat bisnis chip yang kuat. Bisnis ini memasok tidak hanya ke unit handsetnya sendiri, tetapi juga raksasa elektronik lainnya termasuk Apple.

Samsung menyumbang lebih dari 40 persen penjualan chip memori global pada kuartal pertama tahun ini. Perusahaan mencatat pada bulan April, laba bersih kuartalan terbesar dalam lebih dari tiga tahun.

"Klien kami mengalami kesulitan mengamankan cukup banyak chip semikonduktor karena permintaan global yang meningkat untuk gadget berteknologi tinggi," katanya.

baca juga

"Kami berencana untuk secara aktif menanggapi tuntutan tersebut dengan melakukan investasi agresif pada lini produksi kami di dalam dan luar negeri," katanya.

Analis mengatakan, kekurangan chip global dapat bertahan sepanjang 2017, mendorong harga lebih tinggi dan menguntungkan pemasok utama seperti Samsung dan produsen chip Korea Selatan lainnya, SK Hynix.

Samsung mengatakan investasinya pada akhirnya akan membantu menciptakan sebanyak 440.000 pekerjaan sampai tahun 2021. [AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Perbedaan Galaxy Note 7 dan Galaxy Note FE

Ini Perbedaan Galaxy Note 7 dan Galaxy Note FE

Tekno | Senin, 03 Juli 2017 | 20:43 WIB

Terbatas! Samsung Resmi Jual Galaxy Note 7 Versi Refurbished

Terbatas! Samsung Resmi Jual Galaxy Note 7 Versi Refurbished

Tekno | Minggu, 02 Juli 2017 | 13:23 WIB

Samsung Ubah Nama Galaxy Note 7, Dijual Pekan Depan

Samsung Ubah Nama Galaxy Note 7, Dijual Pekan Depan

Tekno | Rabu, 28 Juni 2017 | 20:35 WIB

Studi: Produk Apple, Microsoft, Samsung Paling Susah Diperbaiki

Studi: Produk Apple, Microsoft, Samsung Paling Susah Diperbaiki

Tekno | Rabu, 28 Juni 2017 | 19:15 WIB

Samsung Ungkap Layar Panel LED Outdoor Terbesar di Indonesia

Samsung Ungkap Layar Panel LED Outdoor Terbesar di Indonesia

Tekno | Senin, 29 Mei 2017 | 16:36 WIB

Prediksi Awal Pesona Galaxy S9

Prediksi Awal Pesona Galaxy S9

Tekno | Jum'at, 26 Mei 2017 | 10:58 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×