Lima Prediksi Mengerikan Akibat Kecerdasa Buatan

Dythia Novianty

Selasa, 08 Agustus 2017 | 09:40 WIB
Lima Prediksi Mengerikan Akibat Kecerdasa Buatan
Ilustrasi kecerdasan buatan (Shutterstock).

"Kita harus belajar kapan harus mengatakan ke komputer: 'Maaf, saya tidak bisa membiarkan Anda melakukan itu,'" katanya.

3. Robot akan mengambil alih pekerjaan Anda

Jika tidak pandai mennggunakan komputer, Anda mungkin sudah tergantikan olehnya. Robot sudah menggantikan manusia di banyak pabrik.

Pada tahun 2050, teknologi yang sama akan menghilangkan banyak pekerjaan "kerah putih" kelas menengah.

Berita akan ditulis oleh komputer cerdas buatan manusia dan dipandu oleh avatar serta chatbots, yang akan menyesuaikan konten dengan preferensi pribadi pemirsa.

Robot menggantikan atlet di lapangan olahraga, menunjukkan kecepatan, ketepatan dan stamina yang lebih tinggi daripada rekan manusia mereka.

Bahkan dokter akan banyak diganti oleh dokter AI yang akan terus memantau tekanan darah, kadar gula, tidur dan olahraga Anda.

"Dokter AI pribadi kami akan memiliki riwayat hidup kita, ia akan tahu lebih banyak tentang pengobatan daripada satu dokter pun, dan akan tetap berada di atas semua literatur medis yang baru muncul," kata Walsh.

4. Perang di ruang siber akan terjadi

baca juga

Pemerintah sudah sangat bergantung pada hacker dan pengawasan siber, untuk mengumpulkan intelijen tentang musuh asing.

Kecerdasan buatan akan cepat melampaui hacker manusia dan satu-satunya pertahanan akan menjadi program AI lainnya. Pemerintah akan dipaksa untuk memasuki perlombaan senjata siber dengan negara-negara lain.

Jika alat-alat ini masuk ke dalam web yang gelap dan masuk ke tangan penjahat siber, mereka juga akan menyerang perusahaan dan institusi keuangan.

"Bank tidak punya pilihan selain menginvestasikan lebih banyak lagi pada sistem AI yang canggih untuk mempertahankan diri dari serangan," kata Walsh.

Pelakunya semakin sulit ditangkap aparat penegak hukum.

5. Anda akan terus hidup setelah meninggal

Jika berpikir bahwa kematian adalah akhir dari visi dystopian masa depan, Anda bisa berpikir lagi.

"Pada tahun 2050, manusia akan hidup sebagai chatbot yang cerdas secara artifisial meskipun setelah mereka meninggal," menurut Walsh.

Chatbots akan menarik dari media sosial dan sumber lain untuk meniru cara Anda berbicara, menceritakan kisah hidup dan kenyamanan keluarga saat Anda meninggal. [Mirror]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Robot Bakal "Berkuasa", Kehidupan Manusia Berakhir pada 2045?

Robot Bakal "Berkuasa", Kehidupan Manusia Berakhir pada 2045?

Tekno | Selasa, 01 Agustus 2017 | 10:51 WIB

Komputer Jadi Terlalu Cerdas, Facebook Cabut Sambungan Listrik

Komputer Jadi Terlalu Cerdas, Facebook Cabut Sambungan Listrik

Tekno | Selasa, 01 Agustus 2017 | 06:07 WIB

Siap-siap! 2051, Semua Tugas Manusia Dikerjakan Robot

Siap-siap! 2051, Semua Tugas Manusia Dikerjakan Robot

Tekno | Selasa, 20 Juni 2017 | 15:40 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×