Garam dalam Keringat dan Air Mata Bisa Tenagai Baterai Jenis Baru

Liberty Jemadu, Aditya Gema Pratomo

Minggu, 13 Agustus 2017 | 15:36 WIB
Garam dalam Keringat dan Air Mata Bisa Tenagai Baterai Jenis Baru
Ilustrasi seorang perempuan sedang menangis. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam upaya untuk membuat baterai yang lebih aman untuk perangkat pakar (wearable) dan perangkat kesehatan, para ilmuwan di Universitas Fudan, Cina, telah berhasil mengembangkn sebuah baterai yang sangat lentur dan terbuat dari air garam.

Seperti dipublikasikan dalam jurnal sains Chem baru-baru ini, baterai jenis baru itu bisa 50 kali dilipat dan alih-alih menggunakan material beracun, justru memanfaatkan cairan yang ramah manusia seperti air garam dan larutan rehidrasi level IV.

Cairan seperti tidak akan membahayakan tubuh manusia jika digunakan untuk alat-alat kesehatan yang dipasang di dalam tubuh manusia semisal alat pacu jantung. Jika baterai itu bocor, cairan-cairan tersebut tak akan membahayakan organ tubuh kita.

Baterai itu bekerja dengan cara menyimpan energi listrik sebagai energi kimia. Baterai ini punya tiga komponen utama, yakni dua elektroda logam yang mengalirkan listrik (kutub positif dan negatif) dan pasta elektrolit yang berada di antara keduanya.

Ketika bekerja, ion-ion akan melepas elektronnya dan mengalir di dalam pasta elektrolit dari satu elektroda ke elektroda lainnya.

Pada baterai-baterai yang tersedia di pasaran saat ini, larutan elektrolit biasanya terbuat dari asam kuat atau racun kimia lainnya. Larutan-larutan ini sangat korosif, mudah terbakar, dan beracun, sehingga sangat berbahaya jika masuk dalam tubuh.

Baterai yang sedang dikembangkan oleh para ilmuwan di Universitas Fudan sendiri ada dua bentuk. Pertama bentuknya mirip pita, yang terdiri dari dua lapis elektroda tipis dan mengapit pasta elektrolit di dalamnya.

Baterai kedua, yang sangat mirip dua helai benang kecil, terbuat dari karbon nanotuba atau pipa karbon berukuran nano. Kedua benang ini dimasukkan dalam sebuah pipa kecil yang berisi larutan elektrolit. Rencananya baterai mirip benang ini akan bisa dimanfaatkan untuk membuat sejenis perangkat pakai berbentuk kain atau baju.

Larutan yang dikembangkan para peneliti untuk dijadikan elektrolit memang beragam, tetapi yang berfungsi sangat baik adalah sodium sulfat, yang sering digunakan sebagai pencahar dan larutan saline, yang tak lain adalah air garam.

Cairan yang disebut terakhir ini rupanya banyak ditemukan dalam tubuh manusia dan sehari-hari terdapat pada darah, keringat, air mata, dan bahkan air kencing.

Alhasil para peneliti pun memperingatkan agar kita mulai mempertimbangkan untuk tidak sembarangan membuang air kecil, karena di masa depan cairan-cairan ini mungkin akan sangat berharga. (The Verge)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Redmi Turbo 6 Max Dibekali Baterai 11.000 mAh, Siap Jadi HP Xiaomi dengan Baterai Terbesar?

Redmi Turbo 6 Max Dibekali Baterai 11.000 mAh, Siap Jadi HP Xiaomi dengan Baterai Terbesar?

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 11:43 WIB

Penyebab Baterai HP Boros Meski Jarang Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

Penyebab Baterai HP Boros Meski Jarang Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 07:53 WIB

Bagaimana Cara Mengecek Kesehatan Baterai HP Android secara Akurat?

Bagaimana Cara Mengecek Kesehatan Baterai HP Android secara Akurat?

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 18:15 WIB

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 17:54 WIB

Aturan Membawa Power Bank ke Pesawat 2026: Batas Kapasitas, Maksimal 2 Unit, dan Larangan Penggunaan

Aturan Membawa Power Bank ke Pesawat 2026: Batas Kapasitas, Maksimal 2 Unit, dan Larangan Penggunaan

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 14:01 WIB

Bagaimana Cara Cek Battery Health HP Samsung? Begini Langkah-Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Cek Battery Health HP Samsung? Begini Langkah-Langkah Mudahnya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 14:50 WIB

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

7 Penyebab Baterai HP Cepat Habis dan Panas Saat Dimainkan, Ini Cara Mengatasinya

7 Penyebab Baterai HP Cepat Habis dan Panas Saat Dimainkan, Ini Cara Mengatasinya

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

5 Rekomendasi TWS Baterai Awet untuk Aktivitas Seharian

5 Rekomendasi TWS Baterai Awet untuk Aktivitas Seharian

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:13 WIB

Menperin Sarmuji Minta Toyota Ekspansi Mobil Listrik Murni dan Pabrik Baterai

Menperin Sarmuji Minta Toyota Ekspansi Mobil Listrik Murni dan Pabrik Baterai

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Mengulik Makna Kedukaan: Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring

Mengulik Makna Kedukaan: Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 15:30 WIB

Dampak Nikel di Halmahera, Koalisi Sipil Desak Aturan Rantai Pasok RI-Korea

Dampak Nikel di Halmahera, Koalisi Sipil Desak Aturan Rantai Pasok RI-Korea

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:28 WIB

Tepis Isu Perang Bintang, Kapolri: Kasus Penyadapan Listyo Sigit Murni Penegakan Hukum!

Tepis Isu Perang Bintang, Kapolri: Kasus Penyadapan Listyo Sigit Murni Penegakan Hukum!

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:28 WIB

Kasus Kematian Tragis Striker Spanyol: Kiper Jesus Owono Bisa Dijerat Pasal Pembunuhan

Kasus Kematian Tragis Striker Spanyol: Kiper Jesus Owono Bisa Dijerat Pasal Pembunuhan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 15:26 WIB

Ribuan Anak Korban Amputasi di Gaza Terancam Cacat Permanen Gara-gara Kelakuan Israel Ini

Ribuan Anak Korban Amputasi di Gaza Terancam Cacat Permanen Gara-gara Kelakuan Israel Ini

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:26 WIB

Youth Economic Summit 2026 Siap Digelar, Dorong Peran Anak Muda Bangun Ekonomi Berkelanjutan

Youth Economic Summit 2026 Siap Digelar, Dorong Peran Anak Muda Bangun Ekonomi Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 15:26 WIB

Suket Gibran Dibatalkan MA, PKB Kaji Serius Penggunaan Hak Angket di DPR

Suket Gibran Dibatalkan MA, PKB Kaji Serius Penggunaan Hak Angket di DPR

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:24 WIB

Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak

Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak

Sumbar | Kamis, 05 November 2026 | 15:22 WIB

Mengurai Benang Kusut Komersialisasi Paten: Kenapa Inovasi Kampus Gagal Jadi Cuan?

Mengurai Benang Kusut Komersialisasi Paten: Kenapa Inovasi Kampus Gagal Jadi Cuan?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 15:22 WIB

Cara Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Online Lewat Aplikasi JMO, Praktis Langsung Cair

Cara Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Online Lewat Aplikasi JMO, Praktis Langsung Cair

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 15:21 WIB

×