Penelitian Membuktikan Cari Jodoh di Internet Sia-sia

Ririn Indriani | Suara.com

Jum'at, 13 Oktober 2017 | 06:12 WIB
Penelitian Membuktikan Cari Jodoh di Internet Sia-sia
Ilustrasi aplikasi kencan online (Shutterstock).

Suara.com - Cari jodoh di internet, misalnya lewat aplikasi atau situs online, memang terbilang mudah. Anda tidak perlu datang ke berbagai acara untuk mencari “yang terbaik” dan tidak perlu minta teman mengenalkan Anda pada orang lain.

Akan tetapi, sebuah penelitian oleh tim ahli dari University of Utah menguak bahwa usaha Anda cari codoh di dunia maya ini sebenarnya buang-buang waktu saja. Mengapa para ahli bisa menyimpulkan demikian?

Yuk, simak penjelasan yang duraikan Hello Sehat agar bisa memastikan apakah selama ini cara Anda mencari pasangan hidup sudah tepat.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Psychological Science ini menemukan bahwa cari jodoh online adalah hal yang sia-sia dan tidak membuat Anda memiliki pasangan yang tepat sesuai dengan keinginan.

Para ahli berusaha mencari tahu apakah tingkat keharmonisan dan kecocokan sepasang kekasih bisa diprediksi sebelumnya atau tidak. Pasalnya, kebanyakan situs dan aplikasi pencari jodoh biasanya mengira-ngira peluang kecocokan Anda dan pengguna (user) lainnya dengan hitungan atau rumus algoritme tertentu.

Rumus ini dikembangkan dengan mencocokkan data profil yang Anda isi dengan data profil yang diisi pengguna lainnya. Nah, dalam penelitian ini peserta pria maupun wanita diminta mengisi kuesioner profil dirinya dan seperti apa pasangan yang diinginkan.

Lantas, para peneliti merancang kencan cepat (speed dating) antar peserta yang telah “dijodohkan” dengan kriteria masing-masing peserta, seperti halnya mencocokkan pasangan di layanan pencarian jodoh online.

Di akhir kencan cepat tersebut, peserta kembali ditanyakan tingkat ketertarikan terhadap pasangan kencan cepatnya tersebut.

Hasilnya, diketahui bahwa hampir tidak ada peserta yang menyatakan bahwa mereka tertarik dengan pasangan yang baru saja mereka temui. Para ahli pun menyimpulkan bahwa layanan cari jodoh online sebenarnya kurang akurat dalam mencocok-cocokan penggunanya.

Situs tersebut juga tak terbukti mampu memprediksi kecocokan setiap pasangan.

Cari jodoh tak semudah klik tombol di internet
Mencari jodoh lewat internet memang gampang-gampang susah. Maksudnya, Anda gampang saja bertemu orang baru yang bisa dijadikan calon. Namun, susah untuk menjalin dan mempertahankan hubungan tersebut dengan “jodoh online” Anda.

Seorang ahli psikologi yang dari University of Utah di Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa ketertarikan muncul ketika dua orang melakukan pertemuan yang lebih intens dan sering terjadi, tak cukup hanya sekali atau dua kali.

Lagi pula, para ahli juga meyakini bahwa yang bisa memprediksi dan menilai kecocokan Anda dengan seseorang itu, ya, hanya Anda sendiri. Bukan mesin pencari jodoh atau rumus Matematika.

Di samping itu, sebuah survei yang dilakukan di AS mengungkapkan bahwa dua dari tiga orang yang kenal lewat layanan kencan online, tidak pernah bertemu secara fisik meskipun sudah chatting atau berkomunikasi di internet sekian lamanya.

Padahal, pertemuan fisik adalah hal yang penting dalam mengenal, membangun emosi, serta menilai perasaan seseorang. Kurang realistis jika Anda berharap tombol-tombol yang Anda klik di layar komputer atau ponsel bisa mendatangkan jodoh dan hubungan yang harmonis dalam hidup Anda. Anda masih perlu usaha dan perjuangan yang cukup keras untuk mewujudkannya.

Silakan mencari belahan hati Anda di internet, asalkan…
Pada dasarnya, di mana dan bagaimana Anda mau mencari jodoh itu kembali ke tangan Anda masing-masing. Yang penting, jangan terlalu berharap bahwa layanan cari jodoh di internet dijamin bisa mempertemukan Anda dengan belahan jiwa yang pasti cocok dan sehati dengan Anda.

Cari jodoh di aplikasi atau situs online memang menawarkan banyak pilihan calon buat Anda. Namun, ingatlah bahwa semakin banyak pilihan berarti Anda harus menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengenal orang-orang ini lebih dalam lagi, satu per satu.

Kalau Anda memang sudah merasa cocok dengan seseorang di situs atau aplikasi kencan, jangan ragu untuk mengajaknya bertemu secara langsung. Ingat, tujuan adanya layanan cari jodoh online itu untuk mempertemukan dua manusia di kehidupan nyata, bukannya untuk membuat Anda semakin malas bertemu orang lain yang berpeluang jadi jodoh Anda.  




Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lewat Video, Gadis Seksi Asal Solo Ini Cari Calon Suami

Lewat Video, Gadis Seksi Asal Solo Ini Cari Calon Suami

Lifestyle | Jum'at, 28 Juli 2017 | 19:15 WIB

Ini yang Bikin Kencan Online Makin Diminati di Indonesia

Ini yang Bikin Kencan Online Makin Diminati di Indonesia

Lifestyle | Selasa, 19 Januari 2016 | 20:38 WIB

Cari Jodoh? Kencan Online Ini Bisa Jadi Pilihan Anda

Cari Jodoh? Kencan Online Ini Bisa Jadi Pilihan Anda

Lifestyle | Selasa, 19 Januari 2016 | 16:35 WIB

Terkini

Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini

Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:15 WIB

Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?

Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:10 WIB

Telkomsel Perkuat Layanan Digital Berbasis AI, Fokus Hadirkan Customer Experience Lebih Cepat

Telkomsel Perkuat Layanan Digital Berbasis AI, Fokus Hadirkan Customer Experience Lebih Cepat

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:36 WIB

XLSMART Latih 25 Ribu Siswa Jadi Talenta Digital, Fokus pada Kreator Konten dan Skill Teknologi

XLSMART Latih 25 Ribu Siswa Jadi Talenta Digital, Fokus pada Kreator Konten dan Skill Teknologi

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:25 WIB

3 Model Vivo X500 Series Terdaftar di IMEI,  Usung Chipset Kencang Terbaru MediaTek

3 Model Vivo X500 Series Terdaftar di IMEI, Usung Chipset Kencang Terbaru MediaTek

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08 WIB

Qualcomm Rilis Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5, HP Mid-Range 2026 Bakal Makin Ngebut

Qualcomm Rilis Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5, HP Mid-Range 2026 Bakal Makin Ngebut

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:04 WIB

Cloud Makin Rawan Diretas, ESET Hadirkan Proteksi AI untuk AWS, Azure, dan Google Cloud Gratis

Cloud Makin Rawan Diretas, ESET Hadirkan Proteksi AI untuk AWS, Azure, dan Google Cloud Gratis

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:46 WIB

Link Download Dokumen UFO dari Pemerintah AS: Trump dan Alien Trending Global

Link Download Dokumen UFO dari Pemerintah AS: Trump dan Alien Trending Global

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:40 WIB

Strava Tambahkan Fitur Terapi Fisik, Bantu Pengguna Pantau Pemulihan Cedera Lewat Aplikasi Fitness

Strava Tambahkan Fitur Terapi Fisik, Bantu Pengguna Pantau Pemulihan Cedera Lewat Aplikasi Fitness

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:22 WIB

Epson Asia Tenggara Membuka Pendaftaran untuk The 17th Epson International Pano Awards 2026

Epson Asia Tenggara Membuka Pendaftaran untuk The 17th Epson International Pano Awards 2026

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:20 WIB