Sumber Panas Enceladus Ditemukan, Bersiaplah Bertemu Alien!

Liberty Jemadu

Rabu, 08 November 2017 | 07:11 WIB
Sumber Panas Enceladus Ditemukan, Bersiaplah Bertemu Alien!
Ilustrasi Enceladus, salah satu bulan Planet Saturnus. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan kian optimistis manusia akan segera bertemu dengan alien pertama di alam semesta setelah sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa lautan di bawah permukaan es tebal Enceladus telah berusia miliaran tahun.

Enceladus, salah satu bulan Planet Saturnus, dinilai sebagai salah satu tempat terbaik untuk mencari kehidupan lain di tata surya kita. Alasannya karena di antara permukaan es tebal dan permukaan batuannya, tersembunyi lautan asin yang berpotensi menjadi habitat alien.

Badan antariksa Amerika Serikat sudah mempertimbangkan untuk mengirim misi ke Enceladus khusus untuk mencari bukti-bukti kehidupan alien, meski belum ada rencana pasti.

Dalam penelitian terbaru yang diterbitkan pada jurnal Nature Astronomy, sebuah tim ilmuwan internasional meneliti data-data yang dikumpulkan oleh Cassini, sebuah wahana antariksa yang selama 13 tahun mengorbiti Saturnus. Misi Cassini, yang dikembangkan NASA bersama badan antariksa Eropa (ESA), berakhir pada September kemarin.

Yang secara khusus dicari dari data-data itu adalah apa yang membuat lautan yang menyelimuti Enceladus tak membeku seperti es di permukaannya?

Tadinya para ilmuwan menduga bahwa lautan di bawah permukaan es Enceladus tak membeku karena dipanaskan oleh energi yang dihasilkan oleh kekuatan pasang-surut. Tetapi jika karena gaya tersebut, maka seharusnya lautan Enceladus sudah akan membeku kurang dari 30 juta tahun.

Menyadari hipotesis ini keliru, maka para ilmuwan mencari sumber energi lain di Enceladus yang sukses selama miliaran tahun menjaga lautan di balik lapisan esnya tak membeku.

Dari data-data Cassini, wahana yang dikirim dari Bumi ke antariksa pada 1997 silam, diketahui inti Enceladus yang terdiri dari batuan memiliki banyak pori yang menyimpan panas.

Air yang mengalir ke dalam pori-pori Enceladus akan dipanaskan dan dialirkan ke atas dalam suhu sekitar 90 derajat Celcius. Para ilmuwan juga menemukan bahwa titik-titik panas banyak ditemukan di kutub selatan Enceladus dan karenanya lapisan permukaan es di area itu lebih tipis dibandingkan dengan di area lain.

Dari analisis lebih dalam para ilmuwan menyimpulkan bahwa mekanisme pemanasan air ini bisa membuat lautan Enceladus bertahan hingga puluhan juta bahkan miliaran tahun.

Asal Muasal Kehidupan

Para ilmuwan sebelumnya menduga bahwa di kehidupan Bumi berawal dari reaksi-reaksi kimia pada ventilasi-ventilasi hidrotermal di lautan dalam. Karenanya jika ada aktivitas hidrotermal serupa di Enceladus, yang berlangsung selama miliaran tahun, maka terbuka kemungkinan adanya kehidupan di sana.

Dalam wawancara dengan Newsweek, pemimpin riset itu Gael Choblet dari Pusat Riset Nasional Prancis, mengakui bahwa saat ini pihaknya belum bisa berspekulasi soal adanya kehidupan alien di Enceladus. Tetapi jika melihat rentang waktu aktivitas hidrotermal di sana, ada kemungkinan terdapat kehidupan mikrobial di Enceladus.

Choblet mengatakan kini timnya berencana membuat simulasi interaksi kimiawi yang terjadi di Enceladus, untuk meneliti aliran panas dan zat-zat kimia di lautan bulan Saturnus itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:18 WIB

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 19:16 WIB

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:15 WIB

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:13 WIB

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:11 WIB

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:10 WIB

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

Banten | Selasa, 03 November 2026 | 19:08 WIB

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:05 WIB

×