Asosiasi Hotel Minta Pemerintah Blokir Aplikasi Airbnb

Liberty Jemadu, Aditya Gema Pratomo

Rabu, 29 November 2017 | 20:32 WIB
Asosiasi Hotel Minta Pemerintah Blokir Aplikasi Airbnb
Ilustrasi aplikasi Airbnb. [Shutterstock]

Suara.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) meminta pemerintah menindak tegas layanan penyewaan rumah berbasis aplikasi, Airbnb. Menurut PHRI, Airbnb tidak bersaing secara sehat dengan industri perhotelan pada umumnya.

Wakil Ketua PHRI, Rainier H. Daulay, mengatakan bahwa Airbnb tidak berstatus badan usaha. Hal itu membuat mereka tidak berkewajiban dalam membayar kewajiban pajak. Padahal, lanjut PHRI, tiap hotel di Indonesia secara rutin menyetor pajak ke pemerintah.

"Airbnb belum punya badan usaha di Indonesia jadi bagaimana mau bayar pajak. Sementara Kita sebagai pengelola hotel, harus mengurus izin dan pajak minimal 8 poin," ujarnya dalam acara "Kongkow Bisnis PAS FM" di Jakarta, Rabu (29/11/2017).  

Ia melanjutkan bahwa pemerintah sudah seharusnya membuat regulasi agar status Airbnb jelas di Indonesia. Ia juga mengatakan bahwa Airbnb sudah seharusnya memiliki kantor perwakilan di Indonesia.

"Memang digitalisasi kan tidak boleh dilawan, cuma harus ada aturan main yang jelas. Pemerintah harus cepat membuat regulasi. Kalau ada regulasi, Airbnb harus punya badan usaha, jadi punya kantor resmi di Indonesia," lanjutnya.

Selain dianggap tidak fair, Airbnb dianggap dapat mengganggu industri perhotelan di Indonesia.

"Walaupun saya tidak punya data pasti. Biasanya yang kena terdampak oleh Airbnb adalah hotel bintang tiga ke bawah. Namun bukan tidak mungkin, Airbnb akan mengancam hotel-hotel mewah," lanjut Rainier.

Rainier mendesak agar pemerintah bersama dengan PHRI, duduk bersama dengan Airbnb. Hal itu dilakukan agar mendapatkan solusi yang terbaik bagi kedua belah pihak.

"Jika Airbnb tidak bersedia duduk bersama, pemerintah wajib blokir," tutupnya.

Sementara itu, Mich Goh, Head of Public Policy Airbnb, Southeast Asia, pihaknya terbuka untuk berdiskusi dengan semua pihak. Selama ini, Kata Goh, Airbnb selalu mengikuti regulasi yang berlaku di tiap negara.

"Kami mengikuti peraturan yang berlaku dan membayar semua pajak yang harus kami bayar di seluruh dunia," tulis Goh dalam siaran persnya.

"Kami bekerja sama dengan pembuat kebijakan di seluruh dunia untuk memperluas program kami dan menemukan cara yang tepat untuk mengumpulkan penerimaan pajak yang adil dari komunitas tuan rumah kami. Indonesia tidak terkecuali dan kami berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk mencapai tujuan ini," pungkas Goh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenpar Klarifikasi Isu Larang Airbnb, Ini Fakta Terkait Penataan OTA di Bali

Kemenpar Klarifikasi Isu Larang Airbnb, Ini Fakta Terkait Penataan OTA di Bali

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 11:14 WIB

PHRI: Okupansi Hotel Merosot, Terhentinya Proyek IKN Buat Kaltim Paling Terdampak

PHRI: Okupansi Hotel Merosot, Terhentinya Proyek IKN Buat Kaltim Paling Terdampak

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 20:50 WIB

PHRI Soroti Tarif Royalti Musik Restoran hingga Hotel: Dinilai Terlalu Bervariasi

PHRI Soroti Tarif Royalti Musik Restoran hingga Hotel: Dinilai Terlalu Bervariasi

Entertainment | Minggu, 17 Agustus 2025 | 20:56 WIB

PHRI: Pelarangan Merokok di Tempat Hiburan Bisa Memukul UMKM dan Rantai Ekonomi Kreatif

PHRI: Pelarangan Merokok di Tempat Hiburan Bisa Memukul UMKM dan Rantai Ekonomi Kreatif

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 07:30 WIB

PBB Rilis Daftar Perusahaan yang Terlibat Genosida Israel, Ada yang Buka Cabang di RI

PBB Rilis Daftar Perusahaan yang Terlibat Genosida Israel, Ada yang Buka Cabang di RI

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 16:51 WIB

Fenomena Jual Hotel di Ambang Kebangkrutan, Efek Domino di Balik Kebijakan Efisiensi?

Fenomena Jual Hotel di Ambang Kebangkrutan, Efek Domino di Balik Kebijakan Efisiensi?

Liks | Senin, 09 Juni 2025 | 14:44 WIB

Hotel di Jakarta Terancam PHK Massal, Ini Jurus Pramono Selamatkan Ribuan Pekerja!

Hotel di Jakarta Terancam PHK Massal, Ini Jurus Pramono Selamatkan Ribuan Pekerja!

News | Senin, 02 Juni 2025 | 19:34 WIB

Daya Beli Anjlok, Hotel dan Restoran Terpaksa Pangkas Biaya Operasional, Ini Kata PHRI

Daya Beli Anjlok, Hotel dan Restoran Terpaksa Pangkas Biaya Operasional, Ini Kata PHRI

News | Senin, 07 April 2025 | 19:57 WIB

Hotel Malah Sepi Selama Libur Lebaran, Dampak Perekonomian Lesu jadi Pemicunya!

Hotel Malah Sepi Selama Libur Lebaran, Dampak Perekonomian Lesu jadi Pemicunya!

News | Senin, 07 April 2025 | 15:10 WIB

Hotel Merugi Rp24,5 Triliun, Efisiensi Anggaran Prabowo Ancam PHK Massal?

Hotel Merugi Rp24,5 Triliun, Efisiensi Anggaran Prabowo Ancam PHK Massal?

Liks | Selasa, 18 Februari 2025 | 16:03 WIB

Terkini

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:33 WIB

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:29 WIB

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:28 WIB

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:21 WIB

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:19 WIB

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

×