Dua Tahun Paling Diminati, Oppo F1 Digeser Smartphone Ini di 2017

Dythia Novianty

Rabu, 14 Februari 2018 | 20:30 WIB
Dua Tahun Paling Diminati, Oppo F1 Digeser Smartphone Ini di 2017
Ilustrasi jajaran smartphone. [Shutterstock]

Suara.com - Tidak dipungkiri lagi, industri smartphone di Indonesia merupakan pasar yang begitu menarik. Seperti dilansir dari International Data Corporation (IDC), distribusi pengiriman smartphone di Indonesia selalu mencapai angka lebih dari 7 juta unit hingga kuartal ketiga tahun 2017.

Sebagai perbandingan, total distribusi di seluruh kawasan Asia Tenggara untuk kategori negara berkembang (emerging market – Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar, Filipina) diperkirakan sekitar 101 juta di tahun 2016. Dengan komparasi seperti itu, terlihat jelas porsi signifikan Indonesia di kawasan ini.

Lalu, apa sajakah tren spesifikasi smartphone yang menarik perhatian pasar Indonesia dalam 3 tahun terakhir? Berikut adalah beberapa temuan menarik yang dirangkum Priceza.

Berdasarkan data internal Priceza dalam 3 tahun terakhir, Apple iPhone 5s merupakan smartphone paling populer di tahun 2015. Disusul oleh Asus ZenFone 2 dan Oppo F1.

Di tahun tersebut menjadi terakhir kalinya produk Apple berada di dalam daftar, sebelum tergeser oleh smartphone lain berbasis Android.

Memasuki tahun 2016, Samsung Galaxy J1 Mini menduduki peringkat pertama smartphone paling banyak dicari. Lalu, Samsung Galaxy J2 berada di posisi kedua. Kemudian masih ada Oppo F1 di posisi ketiga.

Oppo F1. [Suara.com/Firsta Nodia]

Foto: Oppo F1. [Suara.com/Firsta Nodia]

Tahun 2017, mulai muncul tren yang menarik. Popularitas Xiaomi sebagai smartphone paling populer di Indonesia berdasarkan pencarian di Priceza.co.id mulai terjadi. Merek asal Tiongkok ini berhasil mendominasi tiga posisi teratas dengan model yang dimilikinya. Mulai dari Xiaomi Redmi Note 4, Redmi 4X dan Redmi Note 4X.

baca juga

Temuan tentang popularitas ini konsisten dengan statistik Xiaomi di tahun 2017. Pada kuartal tiga tahun 2017, Xiaomi berhasil membukukan 80 persen kenaikan penjualan, sumber dari luar pasar Tiongkok.

Sementara itu, menyelami lebih jauh tentang preferensi smartphone di Indonesia, sebagai mesin pencari belanja (shopping search engine) dengan fitur pembanding harga (price comparison), Priceza, memiliki informasi terkait beberapa spesifikasi smartphone paling diminati.

a) Resolusi kamera besar

Kamera tidak merupakan fungsi penting kedua dari smartphone, selain sebagai alat komunikasi. Smartphone dengan resolusi kamera minimum 13 MP merupakan spesifikasi paling dicari.

b) Ukuran layar besar

Para pengguna di Indonesia cenderung menyukai smartphone dengan ukuran layar yang cukup besar (5 inci ke atas). Hal ini tentunya terkait dengan kenyamanan menggunakan gadget, baik itu dalam penggunaan kamera ataupun sekedar menikmati sajian hiburan, mulai dari permainan hingga menonton video.

c) Sistem operasi Android

Ada pergeseran tren dalam tiga tahun terakhir. Dimana pada tahun 2015, iPhone dari Apple merupakan model yang paling banyak dicari. Namun setelahnya, pencarian didominasi oleh smartphone berbasis Android.

Ilustrasi ponsel Android. [Shutterstock]

Ada berbagai argumen yang bisa menjelaskan fenomena pergeseran preferensi ini, mulai dari alasan teknis seperti keterbukaan platform hingga pertimbangan finansial (budget).

d) Kapasitas baterai besar

Terakhir adalah kapasitas baterai besar (3000 mAh – 4000 mAh) untuk melakukan aktivitas mobile lebih lama. Kapasitas besar ini umumnya memiliki waktu bicara hingga lebih dari 20 jam dengan waktu standby 1 sampai 2 hari.

Bisa diintepretasikan bahwa pasar di Indonesia menghendaki smartphone berdaya tahan lama.

Jika disimpulkan, pasar di Indonesia memiliki ketertarikan akan fitur yang terkait dengan kenyamanan visual. Hal ini tercermin dari preferensi terhadap resolusi kamera, ukuran layar, dan didukung oleh kapasitas baterai.

Obsesi pasar Indonesia terhadap hal visual ini cukup selaras dengan perkembangan fitur smartphone secara global, yang menekankan pada fitur kamera. Seperti misalnya fitur kamera ganda (dual-camera).

Ilustrasi dual-kamera pada smartphone. [Shutterstock]

Tren implisit lainnya adalah preferensi terhadap harga yang terjangkau. Hal ini tercermin dari kecondongan terhadap sistem operasi Android yang relatif memiliki pilihan harga yang luas.

Hipotesis tentang ‘harga terjangkau’ ini juga didukung oleh data IDC per kuartal dua tahun 2017, yang memperlihatkan bahwa sekitar 96 persen smartphone yang didistribusikan di Indonesia merupakan kombinasi dari kategori menengah (mid-range), menengah-ke-bawah (low-end), dan bawah (ultra-low-end).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ponsel Tiruan iPhone X Resmi Dipasarkan Seharga Rp2,1 Juta

Ponsel Tiruan iPhone X Resmi Dipasarkan Seharga Rp2,1 Juta

Tekno | Minggu, 04 Februari 2018 | 12:42 WIB

Xiaomi Kembali ke Jajaran 5 Produsen Smartphone Top Dunia

Xiaomi Kembali ke Jajaran 5 Produsen Smartphone Top Dunia

Tekno | Jum'at, 02 Februari 2018 | 21:29 WIB

Pengiriman Smartphone Cina Turun, Analis: Dua Merek Ini Terancam!

Pengiriman Smartphone Cina Turun, Analis: Dua Merek Ini Terancam!

Tekno | Senin, 29 Januari 2018 | 19:45 WIB

Demi Mengambil Ponselnya Perempuan Ini Lakukan Aksi Nekad

Demi Mengambil Ponselnya Perempuan Ini Lakukan Aksi Nekad

Tekno | Jum'at, 19 Januari 2018 | 08:20 WIB

Deretan Ponsel Ini Gagal Bersinar di 2017

Deretan Ponsel Ini Gagal Bersinar di 2017

Tekno | Minggu, 31 Desember 2017 | 19:15 WIB

Ini Jenis Ponsel yang Jadi Tren di 2018

Ini Jenis Ponsel yang Jadi Tren di 2018

Tekno | Kamis, 14 Desember 2017 | 09:01 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×