Pengiriman Smartphone Cina Turun, Analis: Dua Merek Ini Terancam!

Dythia Novianty

Senin, 29 Januari 2018 | 19:45 WIB
Pengiriman Smartphone Cina Turun, Analis: Dua Merek Ini Terancam!
Ilustrasi jajaran smartphone. [Shutterstock]

Suara.com - Tahun2017 ternyata bukanlah tahun gemilang buat pengiriman smartphone ke Cina. Terungkap dari perusahaan riset Canalys, tercatat dari semua pengiriman tahun lalu, turun 4 persen dari tahun 2016 menjadi 459 juta unit.

Itulah pertama kalinya negara tersebut mengalami penurunan pengiriman handset cerdas sepanjang tahun. Seandainya tiga bulan terakhir tahun lalu berubah secara berbeda, pertumbuhan mungkin terus berlanjut.

Dari bulan Oktober sampai Desember 2017, hanya 113 juta telepon yang masuk ke Cina. Itu adalah penurunan 14 persen jika dibandingkan Q4 2016.

Huawei tetap berada di puncak pasar Cina dengan mengirimkan lebih dari 24 juta smartphone pada kuartal keempat, meningkat 9 persen dari tahun sebelumnya. Untuk tahun 2017, perusahaan tersebut mengirimkan lebih dari 90 juta unit.

Analis Canalys Mo Jia memperingatkan bahwa setengah dari jumlah itu terdiri dari telepon bermerek kehormatan. Analis merasa bahwa mungkin ada beberapa "kanibalisasi internal" karena persaingan antara merek utama dan sub-brand meningkat.

Sementara pengiriman kuartal keempat turun untuk Oppo (-16 persen dari tahun ke tahun) dan Vivo (-7 persen). Selama tiga bulan pasangan tersebut menghitung pengiriman masing-masing 19 juta dan 17 juta unit. Kedua perusahaan berhasil menunjukkan pertumbuhan untuk semua tahun 2017.

Ada pertempuran untuk posisi keempat selama kuartal tersebut dan Apple berhasil mengalahkan Xiaomi untuk posisi tersebut.

Analis Canalys, Hattie Dia menyatakan,"Pasar Cina yang menurun akan berdampak merugikan pada vendor Cina yang telah sangat bergantung pada pasar rumah mereka, yang akan mempengaruhi arus kas dan profitabilitas mereka, membatasi ekspansi di luar negeri dan mempertanyakan kelangsungan hidup masa depan."

"Ancaman terhadap vendor seperti Gionee dan Meizu, sekarang lebih dekat dari sebelumnya. Ada sedikit ruang tersisa untuk vendor lebih kecil. Pemimpin utama akan membuat rencana agresif untuk mempertahankan atau mengembangkan pangsa pasar mereka. Kita bisa mengharapkan guncangan pasar besar di Cina pada 2018," imbuhnya. [Phonearena]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi Mengambil Ponselnya Perempuan Ini Lakukan Aksi Nekad

Demi Mengambil Ponselnya Perempuan Ini Lakukan Aksi Nekad

Tekno | Jum'at, 19 Januari 2018 | 08:20 WIB

Tiga Merek Smartphone Ini Gebrak Hari Pertama CES 2018

Tiga Merek Smartphone Ini Gebrak Hari Pertama CES 2018

Tekno | Rabu, 10 Januari 2018 | 08:06 WIB

Deretan Ponsel Ini Gagal Bersinar di 2017

Deretan Ponsel Ini Gagal Bersinar di 2017

Tekno | Minggu, 31 Desember 2017 | 19:15 WIB

Ini 5 Besar Ponsel dengan Daya Tahan Baterai Terbaik 2017

Ini 5 Besar Ponsel dengan Daya Tahan Baterai Terbaik 2017

Tekno | Selasa, 26 Desember 2017 | 12:32 WIB

Tren Smartphone 2018, Kamera Ganda Akan Semakin Umum

Tren Smartphone 2018, Kamera Ganda Akan Semakin Umum

Tekno | Senin, 25 Desember 2017 | 09:46 WIB

Huawei Ikut Bikin Ponsel Berlayar Lentur yang Bisa Dilipat

Huawei Ikut Bikin Ponsel Berlayar Lentur yang Bisa Dilipat

Tekno | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 06:43 WIB

Terkini

Badai Petir Terjang New York Jelang Final Piala Dunia 2026

Badai Petir Terjang New York Jelang Final Piala Dunia 2026

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 10:05 WIB

Kabar Terbaru Stok BBM di Medan, Driver Ojol Klaim Tak Ada Antrean

Kabar Terbaru Stok BBM di Medan, Driver Ojol Klaim Tak Ada Antrean

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:54 WIB

5 Lipstik Bahan Alami yang Aman untuk Bumil dan Busui, Bahkan Wudhu Friendly!

5 Lipstik Bahan Alami yang Aman untuk Bumil dan Busui, Bahkan Wudhu Friendly!

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:46 WIB

Final Piala Dunia 2026: Spanyol dan Dialektika Tiki-Taka yang Mengubah Sejarah

Final Piala Dunia 2026: Spanyol dan Dialektika Tiki-Taka yang Mengubah Sejarah

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:45 WIB

Serangan Balas Dendam Amerika, Pangkalan Iran di Pulau Qeshm dan Bandar Abbas Dibom Bertubi-tubi

Serangan Balas Dendam Amerika, Pangkalan Iran di Pulau Qeshm dan Bandar Abbas Dibom Bertubi-tubi

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:35 WIB

Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh

Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:35 WIB

Lingkaran Pertemanan Mengecil? Jangan Panik, Kamu Justru Sedang Bertumbuh

Lingkaran Pertemanan Mengecil? Jangan Panik, Kamu Justru Sedang Bertumbuh

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:34 WIB

Resmi! Madonna, BTS, hingga Justin Bieber Bakal Guncang Panggung Final Piala Dunia 2026

Resmi! Madonna, BTS, hingga Justin Bieber Bakal Guncang Panggung Final Piala Dunia 2026

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:23 WIB

Perluas Regenerasi Atlet Atletik, MAC Seri 1 2026 Sukses Jaring 2.270 Peserta

Perluas Regenerasi Atlet Atletik, MAC Seri 1 2026 Sukses Jaring 2.270 Peserta

Sport | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:22 WIB

Transaksi Jumbo Rp1,2 Triliun di Saham BBCA, Ada Apa?

Transaksi Jumbo Rp1,2 Triliun di Saham BBCA, Ada Apa?

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:08 WIB

×