Suara.com - Seorang lelaki tengah berada dalam kondisi kritis, setelah tak sengaja tertembak di kepala ketika sedang melakukan Facebook Live. Video mengerikan itu telah dibagikan ribuan kali secara online itu.
Dari video itu terlihat dua orang lelaki dan seorang perempuan. Salah satunya adalah Devyn Holmes, ayah dua anak yang berumur 26 tahun dan tertembak sekitar 2.30 pagi di tempat parkir sebuah pom bensin di Houston, Texas. Dua orang lainnya bernama Cadillac Coleman dan Cassandra Damper.
Dari video tersebut terlihat, Holmes mengambil sebuah pistol, sebelum Damper mengambilnya lalu mengarahkannya kepada Holmes. Ia mengatakan kepada Damper, "Kamu membuat saya gugup."
Sementara Coleman hanya berkomentar dengan meyakinkannya bahwa pistol itu tidak memiliki peluru di dalamnya. Naas, detik berikutnya pistol itu pun meledak dan membuat Holmes pingsan karena darah yang terus mengalir dari kepalanya.
Dilansir dari Click2Houston, sebelum polisi menangkap Damper, ia dituduh merusak atau mengarang bukti setelah mencoba membersihkan sisa tembakan dari tangannya. Dia mengatakan pada polisi bahwa ia tidak tahu kalau pistol itu ada isinya.
Sementara itu, menurut postingan seorang pengguna Facebook bernama Damali Keith, ibu Holmes, Sheree Holmes, memberikan sebuah komentar.
"Anak laki-lakiku berada di rumah sakit dan berjuang untuk hidupnya dan sementara dia (Damper) bebas. Aku tidak percaya putraku ditembak secara tidak sengaja."
![Postingan penembakan saat Facebook Live. [Facebook]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/04/04/86014-postingan-facebook.jpg)
Damper keluar dari penjara dengan jaminan senilai 2500 dolar, setelah sebelumnya memberi tahu petugas bahwa Holmeslah yang menembak kepalanya sendiri. Hingga saat ini, Holmes berada di ventilator dalam keadaan koma di rumah sakit. [Metro] [Lintang Siltya Utami]