Hari Ini, 73 Tahun Lalu, Terjadi Reaksi Nuklir di Nagasaki

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 09 Agustus 2018 | 17:30 WIB
Hari Ini, 73 Tahun Lalu, Terjadi Reaksi Nuklir di Nagasaki
Bom atom yang dijatuhkan pada 9 Agustus 1945 di atas langit Nagasaki [Shutterstock].

Suara.com - Pada 9 Agustus 1945, pesawat bomber Boeing B-29 berjuluk Bockscar, menjatuhkan bom atom berkode "Fat Man" di atas kota Nagasaki, Jepang. The war is over, kaisar imperial Negeri Matahari Terbit menyerah kalah. Tiga hari sebelumnya, 6 Agustus 1945, Boeing B-29 bernama Enola Gay menghadiahkan bom atom "Little Boy" kepada kota Hiroshima.

Tampilan visual kedua kota pasca pengeboman mengerikan: jamur raksasa merekah di ketinggian lebih dari 60 ribu kaki di atas kota-kota target. Kawasan perkotaan sampai desa sekitarnya dipenuhi reruntuhan berbagai bangunan. Api berkobar, korban tewas dan terluka bertebaran di mana-mana.

Ada dua kondisi dialami para penderita. Selain wafat seketika, dampak jangka panjang bagi mereka yang terpapar residu bom atom, masih dijumpai sekian puluh tahun setelah kejadian.

Menurut SBS.com, penyakit leukimia memiliki efek cukup besar dan  terlama, dengan persentase 46 persen dari 1950 - 2000. Sedangkan untuk penyakit lain yang berhubungan dengan kanker, 28 persen di antaranya adalah kanker payudara pada perempuan, 12 persen kanker usus besar, 24 persen kanker tiroid, 15 persen kanker paru, delapan persen kanker hati, dan tujuh persen kanker perut, yang berlangsung kurun 1950 - 1998.

Selain para penyintas atau survivor mengalami kondisi sel-sel abnormal dalam tubuh mereka, radiasi nuklir yang terjadi lewat peristiwa dijatuhkannya kedua bom atom ini, Fat Man dan Little Boy diwariskan antargenerasi.

Dari keduanya, paling terkenal dan berkekuatan dahsyat dengan efek terbesar adalah Little Boy yang dijatuhkan di atas Hiroshima. Berdimensi panjang 300 cm, diameter 71 cm dan bobot total 4.400 kg, bom ini memiliki inti isotop uranium u-235, berbobot 64 kg.  Inilah peledak pertama di dunia yang menggunakan bahan dasar uranium.

Dibentuk dengan desain mirip pistol, terdiri dari dua bagian dengan komposisi 60 persen  proyektil dan 40 persen target. Daya ledak mencapai 15 kilotons serta berhasil menghancurkan luasan area dengan radius 2,5 km.

Dilansir Atomicheritage.org, isotop uranium-235 dan plutonium-239 dipilih para ilmuwan atom karena keberhasilan melakukan proses fisi. Saat neutron mencapai inti isotop, inti terbelah dan melepaskan energi dalam jumlah besar.

Proses fisi menjadi neutron dihasilkan oleh pemisahan atom yang menumbuk nukleus terdekat dan menghasilkan lebih banyak fisi. Ini dikenal sebagai reaksi berantai nuklir dan menyebabkan ledakan atom.  Imron Fajar

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yuk, Coba Pengalaman VR Honda di GIIAS 2018

Yuk, Coba Pengalaman VR Honda di GIIAS 2018

Otomotif | Rabu, 08 Agustus 2018 | 16:00 WIB

Setelah Dihajar Bom Atom, Pohon Ginko Masih Kokoh di Hiroshima

Setelah Dihajar Bom Atom, Pohon Ginko Masih Kokoh di Hiroshima

Tekno | Rabu, 08 Agustus 2018 | 06:36 WIB

Terkini

Empat Badai Hantam Industri Nasional: Impor hingga Daya Beli

Empat Badai Hantam Industri Nasional: Impor hingga Daya Beli

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan

116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 13:08 WIB

Makna Weton Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, Diterawang Dapat Tibo Dunyo

Makna Weton Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, Diterawang Dapat Tibo Dunyo

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:07 WIB

Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam

Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam

Bogor | Rabu, 23 September 2026 | 13:05 WIB

5 Efek Samping Tranexamic Acid untuk Wajah yang Perlu Diperhatikan

5 Efek Samping Tranexamic Acid untuk Wajah yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:05 WIB

Tampil Makin Stylish, New Honda Stylo 160 Hadirkan Pilihan Warna Baru

Tampil Makin Stylish, New Honda Stylo 160 Hadirkan Pilihan Warna Baru

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 13:05 WIB

KPK Telusuri Peran Ipda Yayat dalam Proyek Pengadaan di Pemkab Bekasi

KPK Telusuri Peran Ipda Yayat dalam Proyek Pengadaan di Pemkab Bekasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:03 WIB

Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%

Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 13:01 WIB

Terjebak Situationship yang Melelahkan? Ini Alasan Sikap 'Si Paling Cuek' Tak Lagi Keren

Terjebak Situationship yang Melelahkan? Ini Alasan Sikap 'Si Paling Cuek' Tak Lagi Keren

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:00 WIB

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:00 WIB

×