Penasaran Bagaimana Penamaan Bintang? Ini Tiga Caranya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 24 Oktober 2018 | 12:55 WIB
Penasaran Bagaimana Penamaan Bintang? Ini Tiga Caranya
Ilustrasi taburan bintang di langit. [Shutterstock]

Suara.com - Banyak bintang terang yang dapat dilihat dari Bumi memiliki nama-namanya tersendiri, mulai dari Sirius, Vega, Altair, hingga Polaris. Sebagian besar bintang terang di langit malam diberi nama dari nama karakter dalam mitologi berbagai budaya di dunia.

Namun, bagaimana cara mereka menamai bintang-bintang tersebut hingga memiliki nama tetap seperti saat ini? Berikut ini tiga cara yang para astronom zaman dulu hingga sekarang gunakan untuk menamai sebuah bintang yang berhasil dihimpun Suara.com:

1. Penamaan dari budaya Arab

Ilustrasi Astronomi Arab. [Shutterstock]
Ilustrasi Astronomi Arab. [Shutterstock]

Bangsa Arab memang terkenal maju dalam bidang astronomi, mulai dari pembuktian bahwa Bumi bulat hingga penamaan bintang-bintang di langit malam. Nama-nama bintang terkenal seperti Betelgeuse, Sirius, Deneb, dan Algol adalah beberapa contoh nama bintang yang diambil dari kebudayaan Arab.

Bintang-bintang itu dinamai sejak sekitar abad kedelapan ketika astronomi Arab berkembang pesat. Seorang astronom Yunani, Ptolemy, yang hidup sekitar 100-178 M di Alexandria, Mesir, menyenaraikan 1.025 bintang lengkap dengan namanya dalam bukunya yang terkenal, The Great System of Astronomy, yang dipopulerkan dalam judul singkat berbahasa Arab, Almagest.

Buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Arab pada abad ke-9 dan menjadi terkenal. Banyak deskripsi bintang berbahasa Arab di Almegest yang digunakan secara luas sebagai nama untuk bintang. Kemudian mulai masuk ke Eropa pada abad ke-12 setelah Almagest diterjemahkan ke dalam bahasa Latin.

Dari 210 bintang di langit yang telah memiliki nama di era modern ini, 52 persen di antaranya masih menggunakan nama asli dari budaya Arab, 39 persen lainnya adalah hasil terjemahan Ptolemy, dan 9 persen sisanya tidak ketahui asal-usulnya kemungkinan karena adanya kesalahan penerjemahan nama.

2. Sistem Bayer dan nomor Flamsteed

Astronom, Johann Bayer. [Wikipedia]
Astronom, Johann Bayer. [Wikipedia]

Seorang astronom bernama Johann Bayer memperkenalkan sebuah sistem penamaan bintang dalam sebuah rasi menggunakan abjad Yunani (alfa, beta, gama, dan seterusnya) sesuai dengan urutan kecerahannya dalam catatan yang berjudul Uranometria pada tahun 1603.

baca juga

Sistem ini masih digunakan secara luas hingga saat ini. Misalnya, Sirius memiliki nama lain dalam penyebutan Bayer yaitu Alfa Kanis Mayoris, yang berarti bintang paling terang dalam rasi Kanis Mayor. Dengan kata lain, bintang-bintang paling terang di setiap rasi bintang akan diawali dengan Alfa lalu diikuti dengan nama rasi bintangnya.

Tak hanya itu, penamaan bintang juga bisa dilakukan dengan penomoran Flamsteed yang hingga saat ini masih digunakan. Sistem ini diperkenalkan oleh John Flamsteed dalam catatannya yang berjudul Historia Coelestis Britannica.

Sistem penamaan Flamsteed ini memberikan nomor pada sebuah bintang sesuai dengan urutan asensiorektanya dalam sebuah rasi bintang. Sebagai contoh, 61 Cygni memiliki asensiorekta lebih besar daripada 16 Cygni.

Sistem penomoran Flamsteed ini familiar untuk bintang-bintang redup tetapi masih bisa dilihat dengan mata telanjang, sehingga kebanyakan bintang yang memiliki penamaan Flamsteed tidak memiliki nama dari budaya Arab ataupun nama Bayer.

3. International Astronomical Union (IAU)

International Astronomical Union. [IAU]
International Astronomical Union. [IAU]

Saat ini, hanya ada satu lembaga resmi yang berwenang untuk menamai objek-objek langit, termasuk bintang, yang disebut International Astronomical Union (IAU). Untuk menamai sebuah bintang, tentu saja harus mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari IAU.

IAU adalah anggota International Council for Science (ICSU) dengan tujuan utama untuk mempromosikan dan menjaga ilmu astronomi dalam semua aspeknya melalui kerja sama internasional.

Kelompok kerjanya termasuk Working Group for Planetary System Nomenclature (WGPSN) yang mempertahankan konvensi penamaan astronomi dan nomenklatur planet untuk badan planet, serta Working Group on Star Names (WGSN) yang menyusun katalog dan menstandarisasi nama-nama yang tepat untuk bintang. [Muslimheritage/iau/thoughtco]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertama Kali, Astronom Saksikan Kelahiran Sistem Bintang Biner

Pertama Kali, Astronom Saksikan Kelahiran Sistem Bintang Biner

Tekno | Minggu, 14 Oktober 2018 | 22:15 WIB

Sisi Lain Alam Semesta, Lima Bintang Ini Paling Ekstrem

Sisi Lain Alam Semesta, Lima Bintang Ini Paling Ekstrem

Tekno | Kamis, 11 Oktober 2018 | 06:15 WIB

Bintang dari Galaksi Lain Terlihat Menuju Bimasakti

Bintang dari Galaksi Lain Terlihat Menuju Bimasakti

Tekno | Senin, 08 Oktober 2018 | 11:00 WIB

Pasta Nuklir: Material Terkuat di Alam Semesta

Pasta Nuklir: Material Terkuat di Alam Semesta

Tekno | Selasa, 25 September 2018 | 14:00 WIB

Inilah "Bintang Terdingin" yang Pernah Ditemukan di Ruang Angkasa

Inilah "Bintang Terdingin" yang Pernah Ditemukan di Ruang Angkasa

Tekno | Selasa, 29 April 2014 | 19:05 WIB

"Sperma Antariksa" Ini Berenang di Luar Angkasa

"Sperma Antariksa" Ini Berenang di Luar Angkasa

Tekno | Senin, 14 April 2014 | 17:24 WIB

Terkini

Pemain Malaysia Klaim Punya Jurus Jitu Bungkam Provokasi Suporter Timnas Indonesia

Pemain Malaysia Klaim Punya Jurus Jitu Bungkam Provokasi Suporter Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 14:05 WIB

Cukai MBDK Resmi Masuk RUU APBN 2027, Target Penerimaan Capai Rp237,2 Triliun

Cukai MBDK Resmi Masuk RUU APBN 2027, Target Penerimaan Capai Rp237,2 Triliun

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 14:00 WIB

Punya Pengalaman Pahit di GBK, Legenda Malaysia: Berat Lawan Timnas Indonesia di GBK

Punya Pengalaman Pahit di GBK, Legenda Malaysia: Berat Lawan Timnas Indonesia di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 13:58 WIB

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Pastikan Tak Hadiri Pemakaman

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Pastikan Tak Hadiri Pemakaman

News | Senin, 28 September 2026 | 13:56 WIB

DPR Murka ke Kalapas Cibinong: Anda Bukan Cuman Bohongin Pak Menteri, Tapi Seluruh Rakyat Indonesia

DPR Murka ke Kalapas Cibinong: Anda Bukan Cuman Bohongin Pak Menteri, Tapi Seluruh Rakyat Indonesia

News | Senin, 28 September 2026 | 13:56 WIB

Harga Minuman Manis Bakal Naik? Ini Bocoran Aturan 'Pajak' Minuman Berpemanis

Harga Minuman Manis Bakal Naik? Ini Bocoran Aturan 'Pajak' Minuman Berpemanis

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:53 WIB

Joey Pelupessy Ungkap Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Hadapi Malaysia

Joey Pelupessy Ungkap Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Hadapi Malaysia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 13:53 WIB

Bocoran LEGO One Piece Netflix 29 September & Update Arc Elbaph!

Bocoran LEGO One Piece Netflix 29 September & Update Arc Elbaph!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:50 WIB

3 Serum Ekstrak Bunga Mawar untuk Mencerahkan dan Melembapkan Kulit Kering

3 Serum Ekstrak Bunga Mawar untuk Mencerahkan dan Melembapkan Kulit Kering

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:47 WIB

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

Misteri Apartemen di Lapas Cibinong: Ternyata Rumah Dinas, 13 Unit Belum Terdaftar Aset Negara

News | Senin, 28 September 2026 | 13:45 WIB

×