Facebook Sebut Lawan Propaganda Teroris Online Lewat Ini

Dythia Novianty

Minggu, 11 November 2018 | 14:45 WIB
Facebook Sebut Lawan Propaganda Teroris Online Lewat Ini
Ilustrasi Facebook. [Shutterstock]

Suara.com - Facebook telah memberikan penjelasan rinci tentang upayanya untuk mengatasi konten teroris yang muncul di situsnya. Perusahaan mengatakan telah menghapus 3 juta keping konten terkait terorisme dari Facebook pada kuartal terakhir 2018 saja.

Secara total, ia telah menghapus lebih dari 14 juta 'potongan konten teroris' dari Januari hingga September tahun ini.

"Kami sekarang menggunakan pembelajaran mesin untuk menilai posting Facebook yang mungkin menandakan dukungan untuk ISIS atau al-Qaeda," jelas Monika Bickert, Kepala Kebijakan Manajemen Global, dan Brian Fishman Head of Counterterrorism Policy di perusahaan.

Dia menyebutkan, alat tersebut menghasilkan skor yang menunjukkan seberapa besar kemungkinan pos tersebut melanggar kebijakan kontraterorisme perusahaan. Kemudian membantu tim peninjau Facebook memprioritaskan pos dengan skor tertinggi.

"Dengan cara ini, sistem memastikan bahwa peninjau kami dapat fokus pada konten yang paling penting terlebih dahulu. Dalam beberapa kasus, kami akan secara otomatis menghapus pos ketika alat menunjukkan dengan keyakinan yang sangat tinggi bahwa pos tersebut berisi dukungan untuk terorisme," ujarnya.

Bickert menuturkan, pihaknya masih mengandalkan peninjau khusus untuk mengevaluasi sebagian besar postingan dan hanya segera menghapus postingan ketika tingkat kepercayaan alat cukup tinggi sehingga keputusan menunjukkannya akan lebih akurat daripada pengulas manusia.

Keyakinan perusahaan adalah bahwa bekerja pada alat otomatis ini memungkinkannya untuk lebih efisien dalam melacak dan menghapus propaganda seperti yang muncul. Bickert dan Fishman juga mengatakan bahwa dalam pengalaman mereka, jumlah konten teroris waktu tetap di Facebook sebelum mereka menurunkannya tidak sepenting membatasi jumlah eksposur yang diterima bagian tertentu dari konten.

"Jika kami memprioritaskan upaya kami yang didasarkan pada meminimalkan waktu untuk mengambil tindakan secara umum, kami akan kurang efisien untuk mendapatkan konten yang paling berbahaya," kata mereka.

"Teroris selalu mencari cara untuk menghindari deteksi kami dan kami perlu melawan serangan seperti itu dengan peningkatan teknologi, pelatihan, dan proses," tukas mereka. [Metro]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

April - September, Facebook Hapus 12 Juta Konten Terorisme

April - September, Facebook Hapus 12 Juta Konten Terorisme

Tekno | Jum'at, 09 November 2018 | 19:40 WIB

Facebook Mengaku Bersalah dalam Pembantaian Rohingya di Myanmar

Facebook Mengaku Bersalah dalam Pembantaian Rohingya di Myanmar

Tekno | Selasa, 06 November 2018 | 16:15 WIB

Waspadai: Hacker Jual 81 Ribu Pesan Pribadi dari Akun Facebook !

Waspadai: Hacker Jual 81 Ribu Pesan Pribadi dari Akun Facebook !

Tekno | Sabtu, 03 November 2018 | 16:00 WIB

Iklan di WhatsApp Akan Ditayangkan di Status

Iklan di WhatsApp Akan Ditayangkan di Status

Tekno | Kamis, 01 November 2018 | 17:08 WIB

Facebook Hapus 8,7 Juta Foto Anak Telanjang di Triwulan Kemarin

Facebook Hapus 8,7 Juta Foto Anak Telanjang di Triwulan Kemarin

Tekno | Kamis, 25 Oktober 2018 | 12:52 WIB

Begini Cara Memeriksa Informasi Pribadi di Facebook yang Dicuri

Begini Cara Memeriksa Informasi Pribadi di Facebook yang Dicuri

Tekno | Selasa, 23 Oktober 2018 | 21:15 WIB

Terkini

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Jakarta | Minggu, 08 November 2026 | 23:43 WIB

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

News | Minggu, 08 November 2026 | 23:20 WIB

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 23:04 WIB

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:52 WIB

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:50 WIB

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:42 WIB

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:29 WIB

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

News | Minggu, 08 November 2026 | 22:27 WIB

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Health | Minggu, 08 November 2026 | 22:25 WIB

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:13 WIB

×