Ilmuwan Pengedit Gen Bayi Kembar yang Viral Dinyatakan Hilang !

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 07 Desember 2018 | 13:45 WIB
Ilmuwan Pengedit Gen Bayi Kembar yang Viral Dinyatakan Hilang !
Ilustrasi bayi kembar dalam janin [Shutterstock].

Suara.com - He Jiankui, ilmuwan Cina yang melakukan pengeditan atas gen kembar dua bayi perempuan dan viral diberitakan, dinyatakan hilang selama lebih dari sepekan. Demikian dilaporkan media di Negara Tirai Bambu.

Minggu lalu (30/11/2018), Dr. He Jiankui dikritik para profesional sains karena menggunakan teknologi pengeditan gen yang dikenal sebagai CRISPR-Cas9. Dia mengubah gen embrio gadis kembar dalam upaya untuk melindungi mereka dari infeksi virus HIV yang dibawa oleh ayah calon kedua bayi.

Bentuk pengeditan gen ini dilarang di Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Pemerintah Cina juga mengumumkan larangan untuk penelitian yang melibatkan pengeditan gen manusia. Mereka menyatakan penelitian ini "sangat kejam" dan "keji" di alam. Seperti dikutip dari Global News.

Komisi Kesehatan Cina menyatakan di situsnya pada Rabu (5/12/2018) bahwa mereka membentuk tim untuk menyelidiki kasus penelitian He Jiankui ini melanggar hukum Cina.

Sekarang, setelah sepekan dari rekayasa genetika kontroversial yang menjadi viral itu, ilmuwan He Jiankui diduga hilang. Dia tidak terlihat sejak Rabu, saat menghadiri KTT Internasional Kedua tentang Penyuntingan Gen Manusia di Hong Kong untuk membahas klaimnya, demikian ditulis oleh South China Morning Post.

Dr He Jiankui, yang melakukan pengeditan gen [Instagram: joey_jmsc].
Dr He Jiankui, yang melakukan pengeditan gen [Instagram: joey_jmsc].

Sementara jurnalis dari Zhejiang Daily menurunkan pernyataan Peng Chen, direktur Shenzhen Vienomics Bio Tech, perusahaan yang didirikan Dr He Jiankui pada 2016, bahwa ia belum bisa menghubungi Dr He Jiankui sejak berita penelitiannya menjadi viral.

Kabarnya, dari masyarakat setempat di Cina, dikatakan bahwa sang ilmuwan ditempatkan sebagai tahanan rumah oleh pihak berwenang. Namun Universitas Sains dan Teknologi Selatan di Shenzhen, tempat Dr He Jiankui bekerja mengatakan kepada Southern China Morning Post bahwa ilmuwan ini belum ditahan.

"Saat ini, tidak ada informasi yang akurat. Percayakan saja kepada berita saluran resmi kami," demikian surat kabar ini mengutip pernyataan universitas.

Southern China Morning Post juga menambahkan bahwa juru bicara kampus menolak untuk memberikan penjelasan.

"Kami tidak bisa menjawab pertanyaan tentang masalah ini sekarang, namun jika kami memiliki informasi, kami akan memperbaruinya melalui saluran resmi ," tutup pihak universitas tadi.

Kira-kira,  di manakah He Jiankui berada?  Amellia Wood

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral, Kisah Alvino yang Sudah Empat Kali Operasi Akibat Hidrosefalus

Viral, Kisah Alvino yang Sudah Empat Kali Operasi Akibat Hidrosefalus

Health | Kamis, 06 Desember 2018 | 20:30 WIB

Viral! Bos Jamu Jago Nikahi Perempuan 36 Tahun Lebih Muda

Viral! Bos Jamu Jago Nikahi Perempuan 36 Tahun Lebih Muda

Entertainment | Selasa, 04 Desember 2018 | 13:53 WIB

Ilmuwan Cina yang Modifikasi Gen Bayi Dikabarkan Ditahan

Ilmuwan Cina yang Modifikasi Gen Bayi Dikabarkan Ditahan

Tekno | Senin, 03 Desember 2018 | 15:30 WIB

Terkini

Cara Nonton Piala Dunia 2026 di HP Pakai Saluran Resmi dan Legal

Cara Nonton Piala Dunia 2026 di HP Pakai Saluran Resmi dan Legal

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:55 WIB

Bukan Sekadar Smart TV, 2026 LG Jadikan AI Otak Seluruh Perangkat Rumah Tangga

Bukan Sekadar Smart TV, 2026 LG Jadikan AI Otak Seluruh Perangkat Rumah Tangga

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:36 WIB

3 HP Oppo Terbaru Bersiap ke Indonesia: Seri Reno Bawa RAM 12 GB

3 HP Oppo Terbaru Bersiap ke Indonesia: Seri Reno Bawa RAM 12 GB

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:17 WIB

5 Tablet SIM Card Murah Terbaik 2026 sesuai Review dan Harga, Mulai Rp1 Jutaan

5 Tablet SIM Card Murah Terbaik 2026 sesuai Review dan Harga, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:35 WIB

3 HP OPPO dengan Fitur Live Photo untuk Bikin Konten Media Sosial, Mulai Rp3 Jutaan

3 HP OPPO dengan Fitur Live Photo untuk Bikin Konten Media Sosial, Mulai Rp3 Jutaan

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:35 WIB

Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain

Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:13 WIB

Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Bantu Pelari Pemula Latihan Lebih Terarah dengan AI Coach

Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Bantu Pelari Pemula Latihan Lebih Terarah dengan AI Coach

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:10 WIB

4 HP Vivo dengan Desain Kamera Mirip iPhone 17, Harga Mulai Rp1 Jutaan

4 HP Vivo dengan Desain Kamera Mirip iPhone 17, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:56 WIB

Snapdragon Reality Elite Debut, Apa Saja Keunggulan Chip untuk 'Kacamata Pintar' Ini?

Snapdragon Reality Elite Debut, Apa Saja Keunggulan Chip untuk 'Kacamata Pintar' Ini?

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:10 WIB

Lenovo Tab Plus Gen 2 Debut dengan Fitur Gahar: Usung 9 Speaker JBL, Kickstand Serbaguna

Lenovo Tab Plus Gen 2 Debut dengan Fitur Gahar: Usung 9 Speaker JBL, Kickstand Serbaguna

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:20 WIB