Astronom Temukan Inti Galaksi Aktif Paling Terang di Alam Semesta

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 15 Januari 2019 | 14:50 WIB
Astronom Temukan Inti Galaksi Aktif Paling Terang di Alam Semesta
Ilustrasi Kuasar. [Shutterstock]

Suara.com - Sekelompok astronom berhasil menemukan inti galaksi aktif atau yang biasa disebut dengan kuasar paling terang berada di alam semesta, dengan menggunakan teleskop antariksa Hubble. Para astronom berhasil menemukannya menggunakan teknik lensa gravitasi untuk melihat objek yang jauh.

Kuasar sendiri pertama kali diketahui keberadaannya pada 1960-an. Saat itu, dengan menggunakan teleskop radio, para astronom dapat mendeteksi gelombang radio yang berasal dari Matahari, Bimasakti, dan beberapa bintang. Namun, para astronom saat itu juga menemukan benda-benda aneh dan sangat terang yang tidak bisa dijelaskan.

Para astronom kemudian menamakan benda tersebut dengan quasi-stellar-objects atau quasar. Dikabarkan lubang hitam supermasif menjadi penyebab kemunculan kuasar.

Kuasar paling terang di alam semesta awal yang berhasil diyemukan baru-baru ini dikatalogkan sebagai J043947.08 + 163415.7 atau disingkat dengan J043947, yang memiliki kecerahan setara dengan 600 tiriliun kali kecerahan Matahari.

Kecerahan sebuah kuasar tersebut berasal dari jumlah energi yang dilepaskan ketika material lubang hitam supermasifnya bertambah. Lubang hitam supermasif yang membentuk J043947, massanya diketahui mencapai beberapa ratus juta kali massa Matahari.

"Objek itu adalah sesuatu yang sudah lama kami cari. Kami tidak menyangka dapat menemukan kuasar seterang itu," ucap Xiaohui Fan, pemimpin studi ini dari Universitas Arizona, sebagaimana dilansir dari Cosmos Magazine.

Kuasar J043947 ini tidak hanya sangat terang, melainkan juga menunjukkan seberapa cepat lubang hitamnya melahap materi di sekitarnya. Objek ini juga menghasilkan sekitar 10.000 bintang baru setiap tahun, sekitar 6.000 kali lebih cepat dari Galaksi Bimasakti.

Kuasar J043947 diperkirakan terbentuk selama periode alam semesta yang dikenal sebagai Zaman Reionisasi, 400.000 tahun setelah Ledakan Besar, ketika alam semesta masih dipenuhi dengan hidrogen netral.

Saat ini, para astronom tengah mengumpulkan data sebanyak mungkin mengenai kuasar atau inti galaksi aktif tersebut. Data-data tersebut dapat digunakan untuk mempelajari bagaimana evolusi alam semesta terjadi hingga menjadi seperti sekarang ini. [Cosmosmagazine]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap! Ini Salah Satu Bintang Tertua di Alam Semesta

Terungkap! Ini Salah Satu Bintang Tertua di Alam Semesta

Tekno | Rabu, 07 November 2018 | 14:30 WIB

Bintang Pulsar Paling Lambat Telah Ditemukan

Bintang Pulsar Paling Lambat Telah Ditemukan

Tekno | Rabu, 24 Oktober 2018 | 18:40 WIB

Jarang Terdengar, Ini Nama Ilmuwan Muslim di Bidang Teknologi

Jarang Terdengar, Ini Nama Ilmuwan Muslim di Bidang Teknologi

Tekno | Senin, 04 Juni 2018 | 10:22 WIB

Ilmuwan Buktikan Teori Relativitas Punya Einstein

Ilmuwan Buktikan Teori Relativitas Punya Einstein

Tekno | Jum'at, 09 Juni 2017 | 14:35 WIB

Selain "Supermoon", Saksikan Juga "Hujan Meteor Perseid"

Selain "Supermoon", Saksikan Juga "Hujan Meteor Perseid"

Tekno | Senin, 11 Agustus 2014 | 09:24 WIB

Terkini

Reward Pemda Berprestasi, Mendagri Tekankan Pentingnya Keseimbangan dengan Pembinaan Daerah

Reward Pemda Berprestasi, Mendagri Tekankan Pentingnya Keseimbangan dengan Pembinaan Daerah

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:47 WIB

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo

Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!

Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?

Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

×