Terungkap! Ini Salah Satu Bintang Tertua di Alam Semesta

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 07 November 2018 | 14:30 WIB
Terungkap! Ini Salah Satu Bintang Tertua di Alam Semesta
Ilustrasi taburan bintang di langit. [Shutterstock]

Suara.com - Setiap kali mendengar ditemukannya bintang tertua yang terbentuk tepat setelah Big Bang, pasti terlintas jarak bintang tersebut sangatlah jauh. Baru-baru ini, sebuah bintang yang berusia sekitar 13,5 miliar tahun ditemukan berada di galaksi Bimasakti.

Dikatalogkan sebagai 2MASS J18082002–5104378 B, bintang ini diketahui menjadi salah satu bintang tertua di alam semesta. Untuk mengetahui bahwa bintang ini merupakan bintang tertua cukup sederhana.

Para astronom menemukan bahwa bintang ini tidak memiliki kandungan logam. Di alam semesta yang sangat awal tidak ada logam.

Material tersebut terbentuk di inti bintang-bintang generasi pertama yang pada akhirnya dikeluarkan ke luar angkasa setelah kematian bintang-bintang tersebut dalam ledakan supernova.

Material tersebut lalu tercampur dalam pembentukan bintang-bintang baru, di mana setiap generasi bintang berikutnya memiliki kandungan logam yang lebih banyak. Semakin muda usia bintang maka semakin besar kandungan logamnya.

Oleh karena itu, 2MASS J18082002–5104378 B teramati memiliki kandungan logam terendah dari setiap bintang yang pernah ditemukan, yaitu hanya sekitar 10 persen dari kandungan logam Bumi. Menariknya, bintang ini rupanya tidak berjarak jauh dari Bumi tetapi menjadi salah satu bagian dari cakram galaksi Bimasakti.

2MASS J18082002–5104378 B juga memiliki ukuran yang kecil, yaitu hanya sekitar 10 persen dari massa Matahari. Karena ukurannya yang sangat kecil itulah alasan mengapa 2MASS J18082002–5104378 B baru bisa terdeteksi saat ini.

"Kami belum pernah menemukan bintang yang berukuran sangat kecil dan miskin logam seperti ini. Penemuan ini memberi tahu kita bahwa bintang-bintang pertama di alam semesta tidak selalu harus bintang masif yang sudah lama mati. Bintang-bintang kuno ini dapat terbentuk dari jumlah material logam yang sangat sedikit," jelas Andrew Casey, astrofisikawan dari Monash University, seperti yang dikutip dari Science Alert.

Bintang 2MASS J18082002–5104378 B juga sangat redup. Para astronom menemukannya karena bintang ini memiliki pendamping biner. Ketika para astronom mempelajari bintang pendampingnya, mereka melihat gerakan samar dari bintang 2MASS J18082002–5104378 B.

baca juga

Kehadiran bintang 2MASS J18082002–5104378 B ini pun dianggap menentang gagasan populer tentang bagaimana rupa bintang tua di alam semesta. Kini diketahui bahwa bintang-bintang tua tidak selalu berukuran besar dan berjarak sangat jauh.

Casey sendiri juga menambahkan bahwa sepuluh tahun yang lalu ini akan dianggap gila dan penemuan ini masih mengejutkan sebagian besar astronom. [Sciencealert/Iflscience]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bintang Pulsar Paling Lambat Telah Ditemukan

Bintang Pulsar Paling Lambat Telah Ditemukan

Tekno | Rabu, 24 Oktober 2018 | 18:40 WIB

Penasaran Bagaimana Penamaan Bintang? Ini Tiga Caranya

Penasaran Bagaimana Penamaan Bintang? Ini Tiga Caranya

Tekno | Rabu, 24 Oktober 2018 | 12:55 WIB

Pertama Kali, Astronom Saksikan Kelahiran Sistem Bintang Biner

Pertama Kali, Astronom Saksikan Kelahiran Sistem Bintang Biner

Tekno | Minggu, 14 Oktober 2018 | 22:15 WIB

Sisi Lain Alam Semesta, Lima Bintang Ini Paling Ekstrem

Sisi Lain Alam Semesta, Lima Bintang Ini Paling Ekstrem

Tekno | Kamis, 11 Oktober 2018 | 06:15 WIB

Jarang Terdengar, Ini Nama Ilmuwan Muslim di Bidang Teknologi

Jarang Terdengar, Ini Nama Ilmuwan Muslim di Bidang Teknologi

Tekno | Senin, 04 Juni 2018 | 10:22 WIB

Ilmuwan Buktikan Teori Relativitas Punya Einstein

Ilmuwan Buktikan Teori Relativitas Punya Einstein

Tekno | Jum'at, 09 Juni 2017 | 14:35 WIB

Terkini

Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter

Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:10 WIB

6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara

6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI

Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut

Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut

Riau | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali

Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup

Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:54 WIB

AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun

AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh

Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh

Riau | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:38 WIB

×