Teleskop Hubble Temukan Galaksi Kerdil Baru Dekat Bimasakti

Vania Rossa, Lintang Siltya Utami

Selasa, 05 Februari 2019 | 12:13 WIB
Teleskop Hubble Temukan Galaksi Kerdil Baru Dekat Bimasakti
Galaksi Kerdil Baru Dekat Bimasakti. (NASA)

Suara.com - Sekelompok astronom tak sengaja menemukan sebuah galaksi kerdil baru saat sedang mengamati sebuah gugus bola bernama NGC 6752. Dengan menggunakan teleskop antariksa Hubble, galaksi kerdil baru tersebut hanya berjarak 30 juta tahun cahaya dari Bimasakti.

Tujuan awal para astronom tersebut hanyalah memelajari bintang-bintang kerdil putih yang berada di dalam NGC 6752, di mana para astronom menggunakan bintang-bintang tersebut untuk mengukur usia gugus bola.

Tetapi, dalam proses pengamatan tersebut, para astronom menemukan sebuah galaksi kerdil baru. Pada pinggiran citra yang dipotret menggunakan instrumen Advanced Camera for Surveys pada teleskop Hubble, para astronom menemukan sekumpulan bintang.

Setelah melakukan analisis terhadap kecerahan dan suhu sekumpulan bintang tersebut, dapat disimpulkan bahwa bintang-bintang itu bukan bagian dari gugus bola NGC 6752, melainkan objek lain.

Dinamai sebagai Bedin-1 oleh para astronom, nama tersebut diambil dari nama astrom yang memimpin studi tersebut yaitu Luigi R. Bedin. Diameter galaksi kerdil baru tersebut diketahui hanya sekitar 3.000 tahun cahaya. Tak hanya berukuran kecil, galaksi kerdil Bedin-1 pun sangat redup. Sifat-sifat yang dimiliki galaksi tersebut yang membuat para astronom mengklasifikasikannya sebagai galaksi kerdil sferodial.

Galaksi kerdil sferodial didefinisikan memiliki ukuran yang kecil, luminositas rendah, kurangnya jumlah debu antarbintang, dan cenderung dihuni populasi bintang berusia tua. Walaupun galaksi kerdil sferodial sebenarnya cukup umum, namun Bedin-1 memiliki keistimewaan.

Bedin-1 merupakan galaksi kerdil yang sangat terisolasi. Galaksi tersebut terletak 30 juta tahun cahaya dari Bimasakti dan 2 juta tahun cahaya dari galaksi besar terdekatnya, yaitu NGC 6744. Hal tersebut menjadikan Bedin-1 sebagai galaksi kerdil yang paling terisolasi yang pernah ditemukan hingga saat ini.

Dilansir dari Science Daily, dari sifat bintang-bintangnya sendiri para astronom menyimpulkan bahwa galaksi kerdil Bedin-1 berusia sekitar 13 miliar tahun. Karena keterisolasiannya, membuat Bedin-1 hampil tidak menghasilkan interaksi dengan galaksi lain dan dianggap sebagai fosil hidup dari alam semesta karena usianya hampir setua usia alam semesta itu sendiri.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Astronom Saksikan Kelahiran Lubang Hitam atau Bintang Neutron

Astronom Saksikan Kelahiran Lubang Hitam atau Bintang Neutron

Tekno | Jum'at, 11 Januari 2019 | 11:49 WIB

Terungkap! Ini Salah Satu Bintang Tertua di Alam Semesta

Terungkap! Ini Salah Satu Bintang Tertua di Alam Semesta

Tekno | Rabu, 07 November 2018 | 14:30 WIB

Penasaran Bagaimana Penamaan Bintang? Ini Tiga Caranya

Penasaran Bagaimana Penamaan Bintang? Ini Tiga Caranya

Tekno | Rabu, 24 Oktober 2018 | 12:55 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×