Medan Magnet di Kutub Utara Berubah, Ini yang Terjadi

Agung Pratnyawan

Rabu, 06 Februari 2019 | 07:19 WIB
Medan Magnet di Kutub Utara Berubah, Ini yang Terjadi
Ilustrasi medan magnet Bumi (Shutterstock)

Suara.com - Medan magnet di Kutub Utara berubah, terpantau adanya pergeseran lokasi dari tempat sebelumnya. kini ilmuwan tengah menyelidiki kenapa hal ini bisa terjadi.

Menurut ilmuwan, Magnet Bumi di Kutub Utara diketahui telah bergerak menjauh dari Kanada dan menuju Siberia.

Baca Juga : Gawat, Suhu Kutub Utara Tak Pernah Sepanas Ini dalam 115 Ribu Tahun

Kutub magnet bergerak sangat cepat sehingga para ahli geomagnetis dunia sedang menyelidiki pergerakan langka. Pada awal Januari 2019 ilmuwan diharapkan memperbarui World Magnetik Model.

Ilmuwan menggambarkan  medan magnet Bumi yang mendasari semua navigasi modern. Itu sangat penting terutama untuk memberikan arah kapal di laut pada Google Maps di wilayah kutub.

Versi model terbaru keluar pada tahun 2015 dan seharusnya berlangsung hingga 2020. Namun medan magnet berubah begitu cepat sehingga para peneliti harus memperbaiki model terbaru secepatnya, atau paling lambat awal 2019.

Baca Juga : Miris, Beruang Kutub Bertahan Hidup dengan Makan Bangkai Paus

''Kesalahan, semakin meningkat setiap saat,'' kata Arnauld Chulliat, ahli geomagnetis di National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

World Magnetic Model di tahun 2010. (Wikipedia/ NOAA)
World Magnetic Model di tahun 2010. (Wikipedia/ NOAA)

Pada awal 2018, World Magnetic Model dalam masalah. Para peneliti dari NOAA dan British Geological Survey menyadari bahwa itu sangat tidak akurat.

baca juga

Ketidakakuratan itu akan melebihi batas yang diterima untuk kesalahan navigasi. Batuan memegang peta geologis penting dari pergerakan kutub magnet.

Baca Juga : Bahaya, Lapisan Es Arktik Tertua dan Tertebal Telah Pecah

Penelitian menunjukkan bahwa dalam 20 juta tahun terakhir, magnet utara dan selatan telah berputar berulang kali. Ini tampaknya terjadi kira-kira setiap 200 ribu hingga 300 ribu tahun.

Penyebab pasti di balik pembalikan arah ini masih belum pasti.Tetapi gerakan terbaru yang sangat cepat ini diprediksi tidak akan membuat pembalikan terjadi di waktu dekat ini.

''Tidak ada indikasi pembalikan arah. Bahkan jika ada pembalikan, catatan geologis menunjukkan ini cenderung memakan waktu paling tidak beberapa ribu tahun,'' Ciaran Beggan, seorang ahli geofisika dikutip dari National Geographic.

WMM tahun 2015 hingga tahun 2020. (BGS Geomagnetism)
WMM tahun 2015 hingga tahun 2020. (BGS Geomagnetism)

Kutub magnet utara nampaknya dikendalikan oleh dua bidang medan magnet, satu di bawah Kanada utara dan satu lagi berada di bawah Siberia.

Secara historis, magnet di bawah Kanada utara tampak lebih kuat dan menjaga kutub magnet berada di cengkeramannya.

Namun baru-baru ini, medan magnet tampaknya berubah. Medan magnet yang berada di Siberia kini tampak lebih kuat sehingga ilmuwan harus memperbarui navigasi global.

Namun Beggan menjelaskan bahwa masyarakat sipil tidak perlu khawatir karena kesalahan navigasi tidak akan berpengaruh di tempat mereka. Kecuali jika kamu berada di sekitar Kutub Utara atau menjelajah menggunakan kapal di ujung dunia.

Meski ilmuwan tidak mengetahui penyebab medan magnet di Kutub Utara berubah, namun yang pasti mereka harus mempercepat perubahan data untuk navigasi global. (HiTekno.com/Rezza Dwi Rachmanta)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Beruang Kutub Dulu Putih Kini Kelabu: Tanda Alam yang Terabaikan dari Krisis Iklim Global

Beruang Kutub Dulu Putih Kini Kelabu: Tanda Alam yang Terabaikan dari Krisis Iklim Global

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:17 WIB

Mengenal Bodo/Glimt Klub Kutub Utara yang Lolos Pertama Kali ke Liga Champions

Mengenal Bodo/Glimt Klub Kutub Utara yang Lolos Pertama Kali ke Liga Champions

Bola | Rabu, 27 Agustus 2025 | 20:51 WIB

Anomali Medan Magnet Bumi Kian Meluas, Picu Kekhawatiran Radiasi Berbahaya

Anomali Medan Magnet Bumi Kian Meluas, Picu Kekhawatiran Radiasi Berbahaya

Tekno | Senin, 24 Februari 2025 | 06:28 WIB

NASA Temukan Simbol 'Star Trek' Bersinar di Lautan Es Laut Arktik, Apa Itu?

NASA Temukan Simbol 'Star Trek' Bersinar di Lautan Es Laut Arktik, Apa Itu?

Tekno | Selasa, 28 Januari 2025 | 19:30 WIB

Mengapa Bumi Terus Berputar?

Mengapa Bumi Terus Berputar?

Tekno | Senin, 09 Desember 2024 | 12:43 WIB

Pekerja Tewas Diserang Beruang saat Bekerja di Lokasi Terpencil di Kutub Utara, Insiden Fatal Kedua Sejak 2023

Pekerja Tewas Diserang Beruang saat Bekerja di Lokasi Terpencil di Kutub Utara, Insiden Fatal Kedua Sejak 2023

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 10:31 WIB

Pendaki Perempuan Pertama Indonesia Siap Jelajah Kutub Utara, Keren Banget!

Pendaki Perempuan Pertama Indonesia Siap Jelajah Kutub Utara, Keren Banget!

Lifestyle | Jum'at, 01 Desember 2023 | 09:15 WIB

Willow Project AS di Kutub Utara: Manfaat Ekonomi atau Bencana Lingkungan?

Willow Project AS di Kutub Utara: Manfaat Ekonomi atau Bencana Lingkungan?

Your Say | Selasa, 25 April 2023 | 15:09 WIB

Bumi Makin Panas, Kutub Utara Mencair Lebih Cepat dalam 40 Tahun Terakhir

Bumi Makin Panas, Kutub Utara Mencair Lebih Cepat dalam 40 Tahun Terakhir

Lifestyle | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 01:05 WIB

Terkini

Bejat! 2 Orang di Parigi Moutong Diduga Cabuli Anak Selama Dua Tahun

Bejat! 2 Orang di Parigi Moutong Diduga Cabuli Anak Selama Dua Tahun

Sulsel | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:56 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:54 WIB

BRI Bagi-Bagi Hadiah Eksklusif untuk Penggemar FC Barcelona

BRI Bagi-Bagi Hadiah Eksklusif untuk Penggemar FC Barcelona

Bri | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Berlangsung di Bandung, Festival AHU Bawa 470 Layanan Hukum ke Masyarakat

Berlangsung di Bandung, Festival AHU Bawa 470 Layanan Hukum ke Masyarakat

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:52 WIB

Posko GRIB Jaya di Kedoya Terbakar, Pengurus Mengaku Belum Tahu

Posko GRIB Jaya di Kedoya Terbakar, Pengurus Mengaku Belum Tahu

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:51 WIB

Saham SAFE Mendadak Melonjak, BEI Setop Perdagangan Hari Ini

Saham SAFE Mendadak Melonjak, BEI Setop Perdagangan Hari Ini

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Pollux Gandeng OTIS, Incar Proyek Properti hingga Modernisasi Gedung

Pollux Gandeng OTIS, Incar Proyek Properti hingga Modernisasi Gedung

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:45 WIB

IRGC Bersumpah Balas Serangan AS di Pulau Larak yang Menewaskan Warga Iran

IRGC Bersumpah Balas Serangan AS di Pulau Larak yang Menewaskan Warga Iran

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:41 WIB

Buttonscarves hingga Benang Jarum Diserbu! Simak Kesuksesan Modinity Warehouse Sale 2026

Buttonscarves hingga Benang Jarum Diserbu! Simak Kesuksesan Modinity Warehouse Sale 2026

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Prabowo Tiba di Jombang, Dapat Sorban Putih dari Pengasuh Ponpes

Prabowo Tiba di Jombang, Dapat Sorban Putih dari Pengasuh Ponpes

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:40 WIB

×