NASA Tak Ingin Buru-Buru Daratkan Astronot di Bulan, Lho Kenapa?

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Senin, 11 Februari 2019 | 05:44 WIB
NASA Tak Ingin Buru-Buru Daratkan Astronot di Bulan, Lho Kenapa?
Ilustrasi logo NASA. [Shutterstock]

Suara.com - Ketika China sedang menggebu-gebu menjelajahi Bulan dengan proyek Chang'e 4-nya, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) justru tidak ingin terburu-buru menerbangkan astronotnya ke satelit alami Bumi itu.

Administrator NASA Jim Bridenstine mengatakan bahwa mereka baru akan mengirimkan astronotnya ke Bulan dalam waktu 10 tahun mendatang. Menurutnya, perlu persiapan yang matang untuk membuat sejarah baru.

Ia tidak ingin misi pendaratan ke Bulan hanya membawa hasil yang sama dengan misi-misi Apollo NASA sebelumnya. Oleh karena itu, ia meminta kepada para pelaku industri untuk turut serta membantu merancang dan mengembangkan lunar lander yang akan digunakan astronot untuk mendarat di Bulan.

"Untuk beberapa orang, mengatakan kita akan kembali ke Bulan menyiratkan kita akan melakukan hal yang sama seperti 50 tahun yang lalu. Saya ingin tekankan bahwa itu bukan visi kami," ujar Bridenstine seperti dilansir dari The Independent, Senin (11/2/2019).

Ia menegaskan bahwa ambisi NASA pada saat ini adalah untuk mengungkap lebih jauh misteri yang menyelimuti Bulan.

"Kami akan pergi ke Bulan dengan teknologi dan sistem baru yang inovatif untuk menjelajahi lebih banyak lokasi di permukaan Bulan dari yang kita perkirakan," sambungnya.

Sebagai bentuk keseriusan NASA terhadap misi ambisiusnya, Bridenstine menginformasikan bahwa awal pekan ini pihaknya akan mengumpulkan sembilan perusahaan swasta yang ingin bekerja sama dengan NASA untuk mempersiapkan rencana tersebut, termasuk soal pengiriman kargo ke Bulan.

Bridenstine optimis, misi ini akan menjadi batu loncatan bagi NASA untuk mengirimkan astronotnya tidak hanya untuk Bulan, namun juga ke Planet Mars.

"Miliaran orang di seluruh dunia akan melihat sejarah dibuat ketika astronot menjelajahi lebih banyak permukaan untuk waktu yang lebih lama dibanding sebelumnya, dan membantu kita untuk mempersiapkan misi ke Mars dan destinasi lainnya," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Melintasi Mars, Dua Satelit NASA Hilang Misterius

Setelah Melintasi Mars, Dua Satelit NASA Hilang Misterius

Tekno | Minggu, 10 Februari 2019 | 11:29 WIB

Toilet di Stasiun Luar Angkasa Meledak, Astronot NASA Kerepotan

Toilet di Stasiun Luar Angkasa Meledak, Astronot NASA Kerepotan

Tekno | Jum'at, 08 Februari 2019 | 08:16 WIB

NASA : 2018 Tahun Terpanas Keempat dalam Sejarah

NASA : 2018 Tahun Terpanas Keempat dalam Sejarah

Tekno | Kamis, 07 Februari 2019 | 17:40 WIB

Kata Ilmuwan NASA, Gempa Palu Tergolong dalam Kategori Bencana Langka

Kata Ilmuwan NASA, Gempa Palu Tergolong dalam Kategori Bencana Langka

Tekno | Kamis, 07 Februari 2019 | 08:40 WIB

Gini Caranya Ikut Tur Luar Angkasa Gratis dari NASA

Gini Caranya Ikut Tur Luar Angkasa Gratis dari NASA

Tekno | Rabu, 06 Februari 2019 | 18:24 WIB

Begini Cara Rusia Bantu NASA Selamatkan Dunia dari Kiamat

Begini Cara Rusia Bantu NASA Selamatkan Dunia dari Kiamat

Tekno | Minggu, 20 Januari 2019 | 14:30 WIB

Terkini

7 Cara Mengatasi Vacuum Cleaner yang Kehilangan Daya Isap

7 Cara Mengatasi Vacuum Cleaner yang Kehilangan Daya Isap

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Jangan Telan Mentah-Mentah! Ini Alasan Video Jurnalisme Warga Tetap Butuh Verifikasi

Jangan Telan Mentah-Mentah! Ini Alasan Video Jurnalisme Warga Tetap Butuh Verifikasi

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 06:05 WIB

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

Bri | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 04:38 WIB

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

×