Sesuai Target, Satelit Nusantara Satu Resmi Meluncur dari Florida

Dythia Novianty
Sesuai Target, Satelit Nusantara Satu Resmi Meluncur dari Florida
Peluncuran Satelit Nusantara Satu. [YouTube/@SpaceX]

Satelit Nusantara Satu meluncur pagi ini dari Stasiun Angkatan Udara Cape Caneveral di Florida, Amerika Serikat.

Suara.com - Satelit Nusantara Satu meluncur pagi ini dari Stasiun Angkatan Udara Cape Caneveral di Florida, Amerika Serikat, Jumat (22/2) WIB. Berdasarkan situs resmi SpaceX, peluncuran ini sesuai dengan target SpaceX yang akan meluncurkan pada Kamis (21/2) pukul 8.45 waktu setempat.

Peluncuran Satelit Nusantara Satu ini bersamaan dengan pesawat ruang angkasa Beresheetlunar dan pesawat ruang angkasa Airforce Research Laboratory (AFRL) S5 ke orbit.

Penyebaran akan terjadi pada sekitar 33 dan 44 menit setelah lepas landas. Jendela peluncuran pembuka 32 minute setelah dibuka pada hari Jumat (22/2) pukul 8:41 malam EST.

Peluncuran Satelit Nusantara Satu (PSN) akan menggunakan roket pendorong buatan SpaceX, Falcon 9, sebelumnya mendukung penerimaan Iridium-7 pada bulan Juli 2018 dan misi OCAOM 1A pada bulan Oktober 2018. Setelah tahap pemisahan, SpaceX akan mencoba mendaratkan tahap pertama Falcon 9 dengan menggunakan drone “Of Course I Still Love You”, yang akan ditempatkan di Samudra Atlantik.

Nusantara Satu merupakan satelit Indonesia pertama yang menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS) berkapasitas hingga 15 Gbps. Teknologi ini diyakini mampu memberikan layanan internet broadband dengan kapasitas jauh lebih besar dibandingkan satelit konvensional yang saat ini ada di Indonesia.

Selain itu, PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) juga sudah melakukan berbagai persiapan jelang peluncuran ini, seperti pemasangan stage 1 dan stage 2 Falcon 9 ke Transport Erector pada 16 Februari 2019, dan uji static fire untuk melihat kesiapan dari mesin, sistem pendukung misi di darat, serta tim peluncuran SpaceX dan SSL pada 19 Februari 2019.

Di sisi lain, PSN menargetkan bahwa Nusantara Satu akan mulai beroperasi pada April 2019 dan diharapkan mampu mengurangi kesenjangan jaringan komunikasi yang belum merata di seluruh Indonesia.

"Kebutuhan internet atau broadband sangat tinggi. Perkiraan kami, ada 25 ribu desa yang tidak memiliki koneksi komunikasi internet memadai. Target kami membantu mencakup mereka," ujar Direktur Utama PSN, Adi Rahman Adiwoso.

Selain itu, Nusantara Satu juga akan menjadi satelit yang disewa BAKTI untuk kebutuhan internet di wilayah yang tidak terjangkau kabel serat optik sambil menunggu rampungnya satelit multifungsi yang dijadwalkan rampung pada 2023. Berikut live streaming dari laman resmi SpaceX:

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS