Benarkah Keseringan Pakai Ponsel Merusak Kinerja Otak?

Silfa Humairah Utami, Tivan Rahmat

Minggu, 03 Maret 2019 | 10:47 WIB
Benarkah Keseringan Pakai Ponsel Merusak Kinerja Otak?
ILustrasi keseringan pakai ponsel merusak kinerja otak. (Shutterstock)

Suara.com - Benarkah Keseringan Pakai Ponsel Merusak Kinerja Otak?

Di era yang serba digital seperti sekarang ini, manusia tidak terlepas dari genggaman ponsel dalam kesehariannya.

Tapi menurut para ilmuwan, terlalu menggunakan ponsel justru membawa akibat buruk bagi kinerja otak manusia.

Menurut laporan Business Insider yang dilansir pada Minggu (3/3/2019), para ilmuwan mempercayai bahwa penggunaan ponsel yang berlebihan bisa mendorong perilaku obsesif, mulai dari kecanduan menggunakan ponsel, mudah marah, hingga depresi dilansir dari Businessinsider.

Notifikasi yang muncul pada ponsel pun, menurut ilmuwan, dicap sebagai faktor yang mendorong perilaku obsesif tersebut. Misalnya, notifikasi membangunkan pengguna dari tidurnya, pemberitahuan email masuk ke inbox, notifikasi grup chat, panggilan telepon, dan lain-lain.

Meskipun 'gangguan-gangguan' tersebut sebenarnya bertujuan baik agar pengguna tidak melewatkan informasi terkini, namun asumsi tersebut tidak selaras dengan keinginan tubuh.

Pasalnya, notifikasi-notifikasi ini bisa meningkatkan level stress, detak jantung lebih cepat, hingga membuka kelenjar keringat. Padahal, respon tubuh seperti itu biasanya terjadi karena adanya tekanan.

Bahkan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa 89 persen mahasiswa merasakan ada getaran ponsel yang memanggil-manggil mereka meskipun pada kenyataannya ponsel tidak memberikan notifikasi. Para ilmuwan berpendapat bahwa reaksi tersebut merupakan respon palsu dari tubuh.

Sementara itu, 86 persen orang Amerika yang secara konstan aktif mengecek email dan akun medsos merasakan bahwa notifikasi ponsel meningkatkan level stres mereka.

baca juga

Ahli Endokrin Robert Lustig mengatakan bahwa notifikasi dari ponsel merangsang otak manusia untuk berada dalam kondisi tertekan.

Dalam kondisi terparah, notifikasi dari ponsel akan merusak bagian otak yang berhubungan dengan fungsi kognitif (korteks prefrontal). Ringkasnya, otak akan menjadi tumpul alias bodoh.

"Kemudian, kamu akan melakukan hal-hal yang gegabah, dan itu cenderung membuatmu dalam masalah karena kuantitas berlebihan pakai ponsel merusak kinerja otak," pungkas Lustig.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikuti Tren Ponsel Android, Apple Garap iPhone Layar Lipat

Ikuti Tren Ponsel Android, Apple Garap iPhone Layar Lipat

Tekno | Jum'at, 01 Maret 2019 | 22:00 WIB

Di Barcelona, Huawei Pamer Ponsel Layar Lipat Terbaru

Di Barcelona, Huawei Pamer Ponsel Layar Lipat Terbaru

Tekno | Minggu, 24 Februari 2019 | 08:40 WIB

Vivo Bakal Pasarkan iQOO ke Indonesia?

Vivo Bakal Pasarkan iQOO ke Indonesia?

Tekno | Sabtu, 23 Februari 2019 | 07:27 WIB

V50 ThinQ Resmi Dirilis, Smartphone Pertama LG Berteknologi 5G

V50 ThinQ Resmi Dirilis, Smartphone Pertama LG Berteknologi 5G

Tekno | Rabu, 20 Februari 2019 | 11:00 WIB

Terkini

Pramono Ungkap Jurus Atasi Macet ke Wali Kota New York

Pramono Ungkap Jurus Atasi Macet ke Wali Kota New York

News | Senin, 21 September 2026 | 09:26 WIB

UMKM Sudah Bisa Produksi, Kini Pemerintah Fokus Buka Akses Pasar

UMKM Sudah Bisa Produksi, Kini Pemerintah Fokus Buka Akses Pasar

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 09:25 WIB

Kinerja Pertamina Diakui, Raih Posisi Puncak Fortune Indonesia 100 Gala 2026

Kinerja Pertamina Diakui, Raih Posisi Puncak Fortune Indonesia 100 Gala 2026

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 09:25 WIB

Arti Mimpi Dililit Ular di Tangan, Pertanda Datang Jodoh atau Rezeki?

Arti Mimpi Dililit Ular di Tangan, Pertanda Datang Jodoh atau Rezeki?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 09:25 WIB

Badai Datang, Rumah Terancam: Perjuangan Tikus Kecil di The Outermost Mouse

Badai Datang, Rumah Terancam: Perjuangan Tikus Kecil di The Outermost Mouse

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 09:20 WIB

Pertamina Raih Penghargaan IABC 2026 lewat Komunikasi Digital untuk Misi Kemanusiaan

Pertamina Raih Penghargaan IABC 2026 lewat Komunikasi Digital untuk Misi Kemanusiaan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 09:18 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini, Pantau Saham ANTM

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini, Pantau Saham ANTM

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 09:17 WIB

Laptop AI Lenovo Mulai Bisa Ngobrol dengan Email dan Kalender Pengguna

Laptop AI Lenovo Mulai Bisa Ngobrol dengan Email dan Kalender Pengguna

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 09:15 WIB

Gubernur Khofifah Perluas Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan hingga Ponorogo

Gubernur Khofifah Perluas Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan hingga Ponorogo

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 09:04 WIB

Korea Utara Tembakkan Senjata Misterius, Jepang dan Korsel Deg-degan

Korea Utara Tembakkan Senjata Misterius, Jepang dan Korsel Deg-degan

News | Senin, 21 September 2026 | 09:02 WIB

×