Ini Penyebabnya Gunung Es Langka di Antartika Berwarna Hijau

Dinar Surya Oktarini, Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 08 Maret 2019 | 20:14 WIB
Ini Penyebabnya Gunung Es Langka di Antartika Berwarna Hijau
Gunung langka berwarna hijau. (Australian Antartic Division/ Doug McVeigh)

Suara.com - Fenomena gunung es langka Antartika berwarna hijau sebenarnya telah dikenal ratusan tahun lalu. Namun awalnya, manusia menganggap gunung tersebut hanyalah mitos dari sebuah syair. 

Dalam syair Inggris terkenal pada abad ke-18 yang berjudul ''The Rime of the Ancient Mariner'', pelaut diceritakan telah menemukan gunung es terapung berwarna hijau seperti zamrud.

Ketika kapal pelaut terhempas badai sampai Kutub Selatan, pelaut dikejutkan dengan bermacam-macam pemandangan yang fantastis.

Mereka pun menciptakan dan menuangkan pengalamannya ke dalam sebuah syair. Banyak yang menganggap bahwa itu adalah sebuah kiasan yang melebih-lebihkan khas sebuah syair kuno.

Namun 200 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1988, sebuah ekspedisi ilmuwan asal Australia berhasil menemukan gunung es langka di Antartika yang berwarna hijau.

Kini sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of Geophysical Research: Oceans berhasil mengungkapkan sebuah teori baru penyebab gunung es di Antartika berwarna hijau.

Gunung es berwarna hijau. (Australian Antartic Division)
Gunung es berwarna hijau. (Australian Antartic Division/ Doug McVeigh)

Penelitian yang lama mengungkapkan bahwa kemungkinan terdapat karbon yang mempengaruhi gunung es sehingga berwarna hijau.

Namun ilmuwan yang satu ini tampaknya membuat ilmuwan terdahulu harus merevisi teorinya.

Steve Warren, seorang ahli geofisika dan profesor emeritus di University of Washington mengungkapkan bahwa mineral oksida besi bertanggung jawab atas pewarnaan hijau yang timbul di gunung es.

baca juga

''Ada banyak pertanyaan di mana besi (di Samudra Selatan) ini berasal. Jika itu sudah terbentuk, gunung es ini dapat melakukan perjalanan ratusan kilometer,'' kata Warren dikutip dari Gizmodo.

Warren merupakan salah satu ilmuwan yang tergabung di dalam sebuah ekspedisi di tahun 1988.

Ia kembali lagi dan meneliti sampel dari gunung es langka di Antartika yang berwarna hijau.

Ilustrasi gunung es. (Pixabay/ Lurens)
Ilustrasi gunung es. (Pixabay/ Lurens)

Setelah dianalisis di laboratorium, ia menemukan zat organik terlarut atau DOM (Dissolved Organic Matter).

Zat itu terkenal dapat menghasilkan warna hijau dan kuning di sepanjang garis pantai ketika sungai membuang potongan kecil bahan organik ke laut.

Gunung es di laut biasanya berwarna biru sedangkan gunung es yang terbentuk di atas tanah akan berwarna buram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Pasca Jenazah ABK Teridentifikasi, Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib 5 Jurnalis yang Hilang

Pasca Jenazah ABK Teridentifikasi, Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib 5 Jurnalis yang Hilang

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:41 WIB

Indonesia dan 7 Negara Muslim Ultimatum Israel Soal Gaza, Puji Setinggi Langit Peran AS

Indonesia dan 7 Negara Muslim Ultimatum Israel Soal Gaza, Puji Setinggi Langit Peran AS

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:40 WIB

Bukan Cuma Buka Rekening Gratis, Pemerintah Cari Cara Agar Tak Jadi Dormant

Bukan Cuma Buka Rekening Gratis, Pemerintah Cari Cara Agar Tak Jadi Dormant

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:40 WIB

Mengenal Danjong di The King's Warden, Raja Kecil yang Pernah Pimpin Joseon

Mengenal Danjong di The King's Warden, Raja Kecil yang Pernah Pimpin Joseon

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 15:40 WIB

Jenderal AD Dipecat Abis Korupsi Jual Beli Jabatan, Langsung Dicap Pengkhianat China

Jenderal AD Dipecat Abis Korupsi Jual Beli Jabatan, Langsung Dicap Pengkhianat China

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:37 WIB

Kuliah Gratis PTN Didorong, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai PTS Kehilangan Mahasiswa

Kuliah Gratis PTN Didorong, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai PTS Kehilangan Mahasiswa

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 15:36 WIB

Promo Staycation Mewah di Jakarta & Bali, Dapatkan Diskon 10% dari BRI!

Promo Staycation Mewah di Jakarta & Bali, Dapatkan Diskon 10% dari BRI!

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 15:35 WIB

8 Contoh Nyata Pengamalan Sila ke-2 Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

8 Contoh Nyata Pengamalan Sila ke-2 Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 15:35 WIB

Bisa Bikin Flek Hitam, Ini 5 Ciri-ciri Sunscreen yang Tak Cocok untuk Kulit

Bisa Bikin Flek Hitam, Ini 5 Ciri-ciri Sunscreen yang Tak Cocok untuk Kulit

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:35 WIB

23 September Zodiak Apa? Ini Prediksi Keuangan dan Peluang Rezekinya

23 September Zodiak Apa? Ini Prediksi Keuangan dan Peluang Rezekinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:31 WIB

×