Diprediksi Gunung Es Raksasa Ini Akan Lepas dari Daratan Antartika

Dinar Surya Oktarini

Senin, 04 Maret 2019 | 20:03 WIB
Diprediksi Gunung Es Raksasa Ini Akan Lepas dari Daratan Antartika
Ilustrasi gunung es. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam waktu dekat, Antartika akan kehilangan sebagian besar dari datarannya. Bagaimana tidak, sebuah gunung es berukuran dua kali kota New York diprediksi akan segera lepas dari dataran es Antartika. 

Penyebab lepasnya gunung es ini dari dataran Antartika adalah keretakan yang menyebar dengan cepat dari pantauan intensif NASA.

Dilansir dari CNN, retakan ini rupanya berada di sepanjang gletser Brunt yang ada di Antartika. Retakan ini pertama kali muncul pada Oktober 2016 dan membesar ke arah timur sehingga dikenal sebagai celah Halloween.

Berdasarkan hasil pantauan NASA, retakan ini awalnya berhadapan dengan celah lain yang cukup stabil selama 35 tahun terakhir.

Gunung es yang diprediksi akan lepas dar Antartika. (NASA)
Gunung es yang diprediksi akan lepas dar Antartika. (NASA)

Entah apa yang terjadi sehingga celah Halloween ini menyebar ke utara dengan cepat yaitu berkecepatan sekitar 2,5 mil dalam satu tahun.

Jika celah yang menyebar dari timur bertemu dengan yang dari utara, diprediksi dalam waktu cepat, sebuah gunung es berukuran dua kali kota New York akan segera lepas dari dataran Antartika. Gunung es diprediksi memiliki tinggi kira-kira 660 mil persegi.

Sayangnya, prediksi ini masih tergantung pada perubahan iklim yang terjadi. Selain perubahan iklim, adanya pemanasan global juga mungkin akan berpengaruh pada prediksi NASA ini.

Sebelum ada prediksi gunung es berukuran dua kali kota New York yang akan lepas dari dataran Antartika, pada Juli tahun 2017, sebuah pecahan gletser terbesar yaitu Larsen C sudah mengalami proses serupa.

Gunung es berbentuk persegi. (nasa.gov)
Gunung es berbentuk persegi. (NASA)

Gletser Larsen C ini memiliki luas yang mencapai 2.200 mil persegi yang hampir dua kali ukuran negara bagian Delaware, Amerka Serikat.

baca juga

Lepasnya gunung es raksasa dari dataran Antartika tentu menjadi mimpi buruk bagi Bumi. Pasalnya, proses pelepasan tersebut memiliki pengaruh besar pada kenaikan permukaan laut di seluruh dunia.

Dalam laporan yang dirilis para ilmuwan Amerika Serikat dan Inggris, disebutkan bahwa pencairan lapisan es sudah mengalami peningkatan sebanyak tiga kali lipat dalam lima tahun terakhir.

Hingga kini, NASA masih melakukan pantauan serius untuk gunung es yang diprediksi akan lepas dari dataran Antartika ini.(HiTekno.com/Amelia Prisilia)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

New York Times Sorot Krisis Ekonomi Mengancam Indonesia: Bom Waktu yang Terus Berdetak

New York Times Sorot Krisis Ekonomi Mengancam Indonesia: Bom Waktu yang Terus Berdetak

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Karhutla Indonesia Masuk Cover The New York Times, Karya Seniman Ini Jadi Sorotan Dunia!

Karhutla Indonesia Masuk Cover The New York Times, Karya Seniman Ini Jadi Sorotan Dunia!

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Profil Sho Shibuya, Seniman Jepang Gambar Karhutla Indonesia di Cover The New York Times

Profil Sho Shibuya, Seniman Jepang Gambar Karhutla Indonesia di Cover The New York Times

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Menengok New York, Jakarta Bersiap Rancang Aturan Helikopter Perkotaan

Menengok New York, Jakarta Bersiap Rancang Aturan Helikopter Perkotaan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:36 WIB

DPRD DKI Dorong Subsidi Pangan Jadi Saldo Digital ala New York, Warga Bebas Pilih Bahan Pangan!

DPRD DKI Dorong Subsidi Pangan Jadi Saldo Digital ala New York, Warga Bebas Pilih Bahan Pangan!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:42 WIB

Bawa Isu Palestina hingga Ketahanan Global, RI Bersiap Sampaikan National Statement di New York

Bawa Isu Palestina hingga Ketahanan Global, RI Bersiap Sampaikan National Statement di New York

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:01 WIB

Ancaman Bom Sidang Majelis Umum PBB, Koper Misterius Ditemukan di Gedung Chrysler

Ancaman Bom Sidang Majelis Umum PBB, Koper Misterius Ditemukan di Gedung Chrysler

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:56 WIB

Pramono Ungkap Jurus Atasi Macet ke Wali Kota New York

Pramono Ungkap Jurus Atasi Macet ke Wali Kota New York

News | Senin, 21 September 2026 | 09:26 WIB

Asa Baru Pembiayaan Megapolitan, New York Siap Sokong Penerbitan Jakarta Bond

Asa Baru Pembiayaan Megapolitan, New York Siap Sokong Penerbitan Jakarta Bond

News | Senin, 21 September 2026 | 08:54 WIB

Pramono Anung ke New York, Bawa Jakarta ke Forum Pemimpin Kota Dunia U20

Pramono Anung ke New York, Bawa Jakarta ke Forum Pemimpin Kota Dunia U20

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:46 WIB

Terkini

Tangis Pilu Kakak Bobotoh yang Tewas Mengenaskan Usai Nonton Garudayaksa vs Persib

Tangis Pilu Kakak Bobotoh yang Tewas Mengenaskan Usai Nonton Garudayaksa vs Persib

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.089 per Dolar AS, Arus Modal Asing Jadi Beban

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp18.089 per Dolar AS, Arus Modal Asing Jadi Beban

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Shio Naga Emas Tahun Berapa? Kenali Karakter Unik dan Peruntungannya

Shio Naga Emas Tahun Berapa? Kenali Karakter Unik dan Peruntungannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Masih Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.540.000/Gram

Masih Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.540.000/Gram

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Chery Group Kenalkan Mobo Robot Humanoid Pendamping Keluarga Berteknologi MoAgent

Chery Group Kenalkan Mobo Robot Humanoid Pendamping Keluarga Berteknologi MoAgent

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:30 WIB

iPhone Duo Bermasalah? Pembeli Lapor Kerusakan di Layar Bagian Dalam

iPhone Duo Bermasalah? Pembeli Lapor Kerusakan di Layar Bagian Dalam

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:22 WIB

BUMI Akuisisi Perusahan Australia USD22 Miliar, Masuk Bisnis Tambang Emas

BUMI Akuisisi Perusahan Australia USD22 Miliar, Masuk Bisnis Tambang Emas

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:16 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:15 WIB

×